33.4 C
Manado
Jumat, 19 Agustus 2022

Mantapkan Koordinasi untuk Penanganan Bencana

BOLMONG— Wakil Bupati Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) Yanny Ronny Tuuk memimpin apel kesiapsiagaan, Kamis (5/11) kemarin.

Dalam sambutan yang dibacakannya, Yanny mengatakan, pelaksanaan apel kesiapsiagaan tersebut, merupakan bentuk respon Pemerintah Daerah bersama pihak terkait terhadap Fenomena La Nina, guna mengantisipasi kejadian bencana secara terpadu.

“Hal ini penting untuk dilakukan karena potensi terjadinya bencana perlu mendapatkan perhatian bersama, baik itu pemerintah daerah, pihak TNI-POLRI, relawan, organisasi dan masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, ada 4 strategi umum dalam penanggulangan bencana di daerah, yakni pencegahan yang mengutamakan upaya preventif, agar kerusakan dan korban jiwa dapat diminimalisir.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

Selanjutnya, tanggap darurat, yaitu upaya penyelamatan, pencarian, dan evakuasi, serta pemberian bantuan darurat berupa tempat penampungan sementara, bantuan pangan dan pelayanan medis bagi korban bencana.

“Lalu, tahap rehabilitasi, yaitu upaya perbaikan fisik dan non fisik, serta pemberdayaan dan mengembalikan harkat hidup korban bencana secara manusiawi,” ujarnya.

Yang terakhir, tambahnya, adalah rekonstruksi yaitu upaya pembangunan kembali sarana dan prasarana serta fasilitas umum yang rusak akibat bencana.

Sekali pun berada pada kondisi aman, namun menurutnya, semua pihak tidak boleh lengah dan perlu mengantisipasi melalui rencana penanggulangan bencana yang baik.

“Kepada BPBD, saya minta untuk terus berkoordinasi dan berkomunikasi dengan berbagai pihak, serta sekecil apapun informasi yang didapat perlu dikaji dan ditindaklanjuti, guna mengurangi tingkat resiko bencana yang mungkin akan terjadi,” pungkasnya. (ctr-04/ayu)

BOLMONG— Wakil Bupati Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) Yanny Ronny Tuuk memimpin apel kesiapsiagaan, Kamis (5/11) kemarin.

Dalam sambutan yang dibacakannya, Yanny mengatakan, pelaksanaan apel kesiapsiagaan tersebut, merupakan bentuk respon Pemerintah Daerah bersama pihak terkait terhadap Fenomena La Nina, guna mengantisipasi kejadian bencana secara terpadu.

“Hal ini penting untuk dilakukan karena potensi terjadinya bencana perlu mendapatkan perhatian bersama, baik itu pemerintah daerah, pihak TNI-POLRI, relawan, organisasi dan masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, ada 4 strategi umum dalam penanggulangan bencana di daerah, yakni pencegahan yang mengutamakan upaya preventif, agar kerusakan dan korban jiwa dapat diminimalisir.

Selanjutnya, tanggap darurat, yaitu upaya penyelamatan, pencarian, dan evakuasi, serta pemberian bantuan darurat berupa tempat penampungan sementara, bantuan pangan dan pelayanan medis bagi korban bencana.

“Lalu, tahap rehabilitasi, yaitu upaya perbaikan fisik dan non fisik, serta pemberdayaan dan mengembalikan harkat hidup korban bencana secara manusiawi,” ujarnya.

Yang terakhir, tambahnya, adalah rekonstruksi yaitu upaya pembangunan kembali sarana dan prasarana serta fasilitas umum yang rusak akibat bencana.

Sekali pun berada pada kondisi aman, namun menurutnya, semua pihak tidak boleh lengah dan perlu mengantisipasi melalui rencana penanggulangan bencana yang baik.

“Kepada BPBD, saya minta untuk terus berkoordinasi dan berkomunikasi dengan berbagai pihak, serta sekecil apapun informasi yang didapat perlu dikaji dan ditindaklanjuti, guna mengurangi tingkat resiko bencana yang mungkin akan terjadi,” pungkasnya. (ctr-04/ayu)

Most Read

Artikel Terbaru

/