24.4 C
Manado
Rabu, 6 Juli 2022

3.310 Petani Bolmut Dilindungi BPJS-TK

MANADOPOST.ID-Asisten II Bidang Perekonomian Pemkab Bolmut Jacomina Mamuaja menyebutkan sebanyak 3.310 petani di Bolmut akan dilindungi BPJS-Ketenagakerjaan.

Dia menjelaskan, program tersebut merupakan kerja sama antara Pemerintah Provinsi dengan BPJS- Ketenagakerjaan Cabang Manado untuk memberikan jaminan sosial kepada 36.000 Buruh Tani dan Petani Penggarap. ” Kabupaten Bolmut mendapatkan kuota sebanyak  3.310,” sebutnya.

Nantinya, lanjut dia,  BPJS- Ketenagakerjaan akan memberikan Jaminan Sosial berupa Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) jika tenaga kerja mengalami resiko kecelakaan kerja di lokasi kerja ataupun diperjalanan akan diberikan perawatan tanpa batas biaya, dan jika mengalami resiko meninggal maka kepada ahli waris yang sah diberikan santunan sebesar Rp. 48.000.000 serta bantuan beasiswa kepada 2 anak peserta senilai Rp. 174.000.000.

“Selain itu ada juga Jaminan Kematian (JKM) jika tenaga kerja mengalami resiko kematian diluar hibungan kerja, maka kepada ahli waris yang sah akan diberikan santunan kematian sebesar Rp. 42.000.000.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

Untuk itu saya sangat berharap para Buruh Tani dan Petani Penggarap agaremanfaatlan kesempatan ini dengan baik dan benar-benar peduli akan keselamatan dan jaminan kerja saudara sekalian dengan mengikuti BPJS Ketenagakerjaan ini,” kuncinya. (ctr-06/ayu)

MANADOPOST.ID-Asisten II Bidang Perekonomian Pemkab Bolmut Jacomina Mamuaja menyebutkan sebanyak 3.310 petani di Bolmut akan dilindungi BPJS-Ketenagakerjaan.

Dia menjelaskan, program tersebut merupakan kerja sama antara Pemerintah Provinsi dengan BPJS- Ketenagakerjaan Cabang Manado untuk memberikan jaminan sosial kepada 36.000 Buruh Tani dan Petani Penggarap. ” Kabupaten Bolmut mendapatkan kuota sebanyak  3.310,” sebutnya.

Nantinya, lanjut dia,  BPJS- Ketenagakerjaan akan memberikan Jaminan Sosial berupa Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) jika tenaga kerja mengalami resiko kecelakaan kerja di lokasi kerja ataupun diperjalanan akan diberikan perawatan tanpa batas biaya, dan jika mengalami resiko meninggal maka kepada ahli waris yang sah diberikan santunan sebesar Rp. 48.000.000 serta bantuan beasiswa kepada 2 anak peserta senilai Rp. 174.000.000.

“Selain itu ada juga Jaminan Kematian (JKM) jika tenaga kerja mengalami resiko kematian diluar hibungan kerja, maka kepada ahli waris yang sah akan diberikan santunan kematian sebesar Rp. 42.000.000.

Untuk itu saya sangat berharap para Buruh Tani dan Petani Penggarap agaremanfaatlan kesempatan ini dengan baik dan benar-benar peduli akan keselamatan dan jaminan kerja saudara sekalian dengan mengikuti BPJS Ketenagakerjaan ini,” kuncinya. (ctr-06/ayu)

Most Read

Artikel Terbaru

/