24.4 C
Manado
Kamis, 7 Juli 2022

Retribusi Tempat Wisata Tidak Maksimal

MANADOPOST.ID-Penerapan tarif retribusi di sejumlah tempat Wisata di Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) masih kurang maksimal. Seperti di salah satu objek wisata kawasan pantai Batu Pinagut.

Pantauan Manado Post, sepekan terakhir sudah tidak adanya pungutan retribusi bagi masyarakat yang datang berkunjung di Pantai Batu Pinagut.

hal ini tentu bertolak belakang dengan gencarnya Pemerintah menerapkan tarif retribusi guna meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Yang ditindaklanjuti dengan Perda Nomor 3 Tahun 2020 tentang retribusi sudah merupakan produk hukum daerah dan telah dibahas sejak Tahun 2013 silam serta disahkan pada 1 september Tahun 2020 oleh Eksekutif dan Legislatif

Menanggapi hal ini, Kepala Bidang (Kabid) Destinasi Wisata Bolmut Remi Pontoh menegaskan, Perda Retribusi di tempat wisata itu tetap berjalan sebagaimana aturan yang ada.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

“Itu tetap jalan kok, sudah ada petugas yang siap siaga di Pintu masuk tempat wisata untuk memungut tarif retribusi kepada pengunjung,” kata Pontoh

Dikatakannya, terkait dengan sudah tidak berjalannya tarif retribusi ini, diakibatkan karena pandemi covid-19 saat ini.

“Jadi mungkin disebabkan karena adanya peningkatan kasus covid-19 di Kabupaten Bolmut makanya ada pengurangan jumlah pengunjung tempat wisata,” jelasnya.

Selain itu, kata dia, petugas tetap disiagakan di Pintu masuk wisata batu Pinagut untuk memberikan karcis.

“Jika pada saat masuk tidak ada petugas yang berjaga, itu karena mungkin petugas sedang istirahat makan, dan pergantian shift,” pungkasnya. (ctr-06/ayu)

MANADOPOST.ID-Penerapan tarif retribusi di sejumlah tempat Wisata di Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) masih kurang maksimal. Seperti di salah satu objek wisata kawasan pantai Batu Pinagut.

Pantauan Manado Post, sepekan terakhir sudah tidak adanya pungutan retribusi bagi masyarakat yang datang berkunjung di Pantai Batu Pinagut.

hal ini tentu bertolak belakang dengan gencarnya Pemerintah menerapkan tarif retribusi guna meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Yang ditindaklanjuti dengan Perda Nomor 3 Tahun 2020 tentang retribusi sudah merupakan produk hukum daerah dan telah dibahas sejak Tahun 2013 silam serta disahkan pada 1 september Tahun 2020 oleh Eksekutif dan Legislatif

Menanggapi hal ini, Kepala Bidang (Kabid) Destinasi Wisata Bolmut Remi Pontoh menegaskan, Perda Retribusi di tempat wisata itu tetap berjalan sebagaimana aturan yang ada.

“Itu tetap jalan kok, sudah ada petugas yang siap siaga di Pintu masuk tempat wisata untuk memungut tarif retribusi kepada pengunjung,” kata Pontoh

Dikatakannya, terkait dengan sudah tidak berjalannya tarif retribusi ini, diakibatkan karena pandemi covid-19 saat ini.

“Jadi mungkin disebabkan karena adanya peningkatan kasus covid-19 di Kabupaten Bolmut makanya ada pengurangan jumlah pengunjung tempat wisata,” jelasnya.

Selain itu, kata dia, petugas tetap disiagakan di Pintu masuk wisata batu Pinagut untuk memberikan karcis.

“Jika pada saat masuk tidak ada petugas yang berjaga, itu karena mungkin petugas sedang istirahat makan, dan pergantian shift,” pungkasnya. (ctr-06/ayu)

Most Read

Artikel Terbaru

/