25 C
Manado
Kamis, 6 Mei 2021
spot_img

Cuaca Esktrem, Satu Nelayan Hanyut Dihantam Gelombang Laut

MANADOPOST.ID–Basarnas Manado menerima laporan nelayan hanyut, Senin (19/4). Kepala kantor langsung memerintahkan koordinator pos Kotamobagu untuk melaksanakan pencarian korban secepatnya.

Diketahui korban An Yuni Laiya (45) desa Telaga, kec. Bintauna, Yudas Kawa saksi mata menuturkan  mereka sedang melaut bersama-sama. Pada saat mau pulang ombak dan angin kencang datang secara tiba tiba dari arah belakang sebelum angin kencang datang korban memberitahukan untuk balik kanan.

“Setelah bercerita saya tengok ke belakang korban sudah dihantam ombak dari belakang dan korban terjatuh dari perahu, saya balik untuk membantu korban ternyata korban sudah tidak muncul kepermukaan jadi saya balik ke darat untuk meminta bantuan,” tuturnya.

Dengan laporan saksi mata tim sar gabungan seperti, Basarnas, TNI, Polisi, BPBD dan masyarakat setempat langsung bergerak ke lokasi yang diperkirakan korban jatuh.

Kejadian korban jatuh pada tanggal 18 April 2021 jam 16.00 sore, estimasi kejadian sudah 12 jam lebih tim sar gabungan melaksanakan pencarian ada yang di darat menyusuri pinggiran pantai dan menggunakan perahu keret dan perahu katinting, dengan memperlebar pencarian diharapakan pencarian bisa secepat nya dan korban ditemukan.

Kepala kantor Basarnas Manado Sinaga menyebut mengerahkan 1 tim anggota pos SAR Kotamobagu  agar berkoordinasi ke pemerintah setempat untuk melaksanakan pencarian korban.

Jaga kekompakan tim, dengan kekompakan tim diharapkan korban cepat ditemukan, harapan kami kepada nelayan yang akan melaut agar mematuhi himbauan himbauan pemerintah setempat dikarenakan saat ini telah terjadi badai Siklon Tropis Surigae yang melanda di wilayah indonesia timur, dengan adanya Badai ini cuaca berubah secara tiba tiba secara signifikan jadi semua nelayan agar berhati hati pada saat melaut,” tandasnya.(*)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Artikel Terbaru