30.4 C
Manado
Jumat, 19 Agustus 2022

Hadiri Rapat Pengendalian Inflasi, Jokowi Beri Pesan untuk Pemkab Bolmut

MANADOPOST. ID–Wakil Bupati Bolmut Drs Amin Lasena mengikuti rapat pengendalian inflasi 2021, yang dipimpin langsung Presiden Joko Widodo.

Pada kesempatan itu Jokowi menyampaikan rasa syukurnya karena di tengah ketidakpastian saat ini perekonomian Indonesia semakin baik dengan tingkat inflasi terkendali.

“Kita wajib bersyukur, meskipun kita masih menghadapi ketidakpastian perekonomian negara kita semakin membaik. Tetapi kita harus menjaga kewaspadaan,” pesannya.

Dia menyebut, pada kuartal II-2021 perekonomian Indonesia mampu tumbuh 7,07 persen (year-on-year/YoY) dengan tingkat inflasi nasional yang terkendali di angka 1,52 persen (YoY).

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

Jokowi menyampaikan, angka inflasi tersebut jauh di bawah target inflasi 2021, yaitu sebesar tiga persen.

“Tetapi kita juga tahu bahwa inflasi yang rendah juga bisa bukan hal yang menggembirakan, karena bisa saja ini mengindikasikan turunnya daya beli masyarakat akibat pembatasan aktivitas dan mobilitas,” tuturnya.

Oleh karena itu, lanjutnya, Kepala Negara juga Menekankan kepada jajaran terkait untuk tetap  waspada dan hati-hati dalam mengatur keseimbangan antara upaya penganganan COVID-19 dan pemulihan ekonomi di kuartal III-2021 ini.

“Tetap harus waspada, tetap harus hati-hati mengatur keseimbangan antara kesehatan dan ekonomi, mengatur rem dan gas,” tutupnya.

MANADOPOST. ID–Wakil Bupati Bolmut Drs Amin Lasena mengikuti rapat pengendalian inflasi 2021, yang dipimpin langsung Presiden Joko Widodo.

Pada kesempatan itu Jokowi menyampaikan rasa syukurnya karena di tengah ketidakpastian saat ini perekonomian Indonesia semakin baik dengan tingkat inflasi terkendali.

“Kita wajib bersyukur, meskipun kita masih menghadapi ketidakpastian perekonomian negara kita semakin membaik. Tetapi kita harus menjaga kewaspadaan,” pesannya.

Dia menyebut, pada kuartal II-2021 perekonomian Indonesia mampu tumbuh 7,07 persen (year-on-year/YoY) dengan tingkat inflasi nasional yang terkendali di angka 1,52 persen (YoY).

Jokowi menyampaikan, angka inflasi tersebut jauh di bawah target inflasi 2021, yaitu sebesar tiga persen.

“Tetapi kita juga tahu bahwa inflasi yang rendah juga bisa bukan hal yang menggembirakan, karena bisa saja ini mengindikasikan turunnya daya beli masyarakat akibat pembatasan aktivitas dan mobilitas,” tuturnya.

Oleh karena itu, lanjutnya, Kepala Negara juga Menekankan kepada jajaran terkait untuk tetap  waspada dan hati-hati dalam mengatur keseimbangan antara upaya penganganan COVID-19 dan pemulihan ekonomi di kuartal III-2021 ini.

“Tetap harus waspada, tetap harus hati-hati mengatur keseimbangan antara kesehatan dan ekonomi, mengatur rem dan gas,” tutupnya.

Most Read

Artikel Terbaru

/