29 C
Manado
Rabu, 25 November 2020

Soal UMP,  Pemkab- DPRD Patuh Instruksi Manaker

MANADOPOST.ID–Mengenai surat edaran nomor 11/HK04/X/2020 dari Menteri Ketenagakerjaan (Manaker) RI, Ida Fauziyah, yang memutuskan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2021 tidak dinaikan di masa pandemi covid-19.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolmong Selatan (Bolsel) bersama DPRD siap menjalankan instruksi tersebut.

Hal ini diakui Kepala Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Tenaga Kerja dan Transmigrasi (DPMPTSP- Nakertras), Arsalan Makalalag. Katanya, Pemerintah daerah siap menindaklanjuti instruksi Manaker RI, terkait penetapan UMP 2021 di masa pandemi.

“Kepada buruh, lebih khusus yang ada di Bolsel agar bersabar, sebab wabah ini tak ada yang menginginkannya,” tegas Makalalag, kepada Manado Post, selasa (3/11) kemarin.

Lanjutnya, kebijakan ini, diambil pastinya telah memenuhi kajian yang panjang. “Langkah ini, diambil demi kebaikan pengusaha, maupun buruh,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD Bolsel Abdul Rajak Bunsal, menuturkan dalam kondisi pandemi menjaga perputaran roda perekonomian patut menjadi pertimbangan prioritas.

“Saya kira langkah ini sudah pas, yang penting semua pengusaha ini masih bisa bertahan, semua karyawan masih bisa bekerja. Intinya, upah minimum tidak diturunkan. Jadi, tidak ada keberpihakan, ini pun untuk kesinambungan roda ekonomi,” terang Bunsal.

Menurutnya, jikalau, situasi ekonomi sudah membaik pasti akan ada penyesuaian terhadap upah para buruh. “Insya Allah, seandainya tahun depan ini baik kita bisa kembali atau juga lebih baik dari keadaan sebelumnya, kita pikirkan lagi bisa menaikkannya,” ucapnya.

Terpisah, pengamat ekonomi Sulawesi Utara (Sulut) Dr Robert Winerungan menjelaskan  jika penentuan UMP ditetapkan berdasar indikator tingkat inflasi tahun berjalan dan tingkat pertumbuhan ekonomi tahun berjalan,  maka pada tahun 2021 nanti UMP tidak akan naik, paling tidak tetap.

“Menurut prediksi pertumbuhan ekonomi tahun 2020 ini belum naik secara signifikan bahkan ada indikasi perekonomian Indonesia bisa mengalami resesi. Perekonomian yang resesi ditandai dengan pertumbuhan negatif dan pengangguran yang makin meluas,” beber Winerungan.

Ditambahkannya, dengan langkah ini, bisa menstabilkan perputaran perekonomian di Sulut. “Justru dengan UMP belum naik, investasi bisa bergairah dan lapangan pekerjaan bisa bertambah,” tandasnya. (ctr-03/ayu)

-

Artikel Terbaru

AHY Hadiri Media Gathering, Lombok Dapat Ucapan Spesial

Ketua Umum Partai Demokrat Sulut Agus Harimurti Yudhoyono kunjungi Kota Manado.

Gokil! BLACKPINK Joget Ampun Bang Jago

Apa jadinya Jennie, Jisoo, Rose dan Lisa joget dengan lagu Ampun Bang Jago? Eits, bukan hoax! Aksi keempat member BLACKPINK tersebut benar nyata terjadi. Ini terlihat lewat potongan klip singkat yang diunggah di akun Instagram Tokopedia kemarin (24/11).

Bersama Mor-HJP, Bahagia Warga Manado

Pasangan Calon (Paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Manado Nomor Urut 3 Mor Dominus Bastiaan-Hanny Jost Pajouw (Mor-HJP) berkomitmen menjadi orang yang paling melayani di Kota Doa dan Berkat.

Foto Simulasi Pencoblosan JPAR-Ai Sarat Rekayasa & Hoax

Wakil Ketua DPD Nasdem Kota Manado Arthur Rahasia secara tegas mengatakan, foto simulasi tatacara pencoblosan kertas suara yang dilakukan calon Wali Kota Manado Julyeta Paulina Amelia Runtuwene (JPAR) pada sesi closing statement acara debat publik yang dilaksanakan KPUD Kota Manado Selasa (24/11) malam yang beredar luas di publik adalah hoax dan sarat dengan rekayasa politik semata.

Kemanapun Berkunjung, VAP Selalu Didoakan Warga jadi Pemimpin Sulut

Dr (HC) Vonnie Anneke Panambunan STh adalah sosok yang tak kenal lelah. Di tengah kesibukannya sebagai calon Gubernur Sulut, VAP-sapaan akrab Panambunan, selalu menyempatkan diri memenuhi undangan dan menjawab keinginan warga.