24 C
Manado
Minggu, 25 Oktober 2020

2020, 7.723 Warga Mengidap ISPA

MANADOPOST.ID— Penyakit Infeksi Saluran Akut Pernapasan (ISPA) menjadi salah satu penyakit yang paling banyak diderita masyarakat Kabupaten Bolsel.

Berdasrkan data yang dibeberkan Dinas Kesehatan (Dinkes) selang 10 bulan terakhir, sebanyak 7.723 masyarakat yang menderita penyakit tersebut. Dengan rincian kategori usia lima tahun ke atas 5.449 orang, sedangkan Balita berjumlah 2.274

Kepala Dinkse Bolsel dr Sadly Mokodongan melalui Kasi pencegahan dan pelayanan penyakit menular Juonenita R Tambun, S kep menjelaskan, untuk mengetahui gejala penyakit ISPA, awalnya sakit tenggorokan, beringus, Batuk dan Flu. “Oleh karenanya, kekebalan tubuh harus kuat, sehingga bisa melawan virus ISPA,” beber Tambun, Senin (5/10) kemarin.

Lanjutnya, untuk mencegah virus ini, harus banyak memakan makanan yang bergizi.

“Untuk balita, Air Susu Ibu (Asi) it penting hingga imunisasi yang baik. Hal itu, harus dijaga oleh orang tua yang memiliki balita, termasuk udara juga harus bersih,” terangnya.

Dia mengaku, dari bulan Januari- hingga sekarang tercatat untuk orang. Ini tersebar di tujuh kecamatan yang ada di Bolsel. “Jadi, totalnya warga Bolsel yang terinfeksi ISPA tahun ini,” kuncinya. (ctr-03/ayu)

-

Artikel Terbaru

Ibadah Sabat di GMAHK Tompaso, Hamba Tuhan Doakan VAP Jadi Gubernur Sulut

Dr (HC) Vonnie A Panambunan STh (VAP), Sabtu (24/10) beribadah Sabat di Gereja Advent Hari Ke Tujuh (GMAHK) Jemaat Pioner Kamanga, Tompaso, Minahasa.

SGR-NAP Nomor Satu di Minut, Pemimpin Tanah Tonsea 2021

Calon Bupati Shintia Gelly Rumumpe dan Calon Wakil Bupati Netty Agnes Pantouw (SGR - NAP) nomor satu di Minahasa Utara (Minut).

Avanza Terbalik di Turunan Senduk, Penumpang Ada Anak Kecil dan Lansia

Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di Jalan Trans Sulawesi tepatnya di Desa Senduk, Kecamatan Tombariri, Kabupaten Minahasa, Sabtu malam (24/10).

Massa Membludak, WL Tunda Kampanye Dialogis di Tara-Tara

Tahapan kampanye calon peserta pilkada sementara berlangsung. Termasuk para pasangan calon di Pilwako Tomohon. Ketatnya aturan kampanye untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 membuat paslon ikut hati-hati menggelar tahapan ini.