29.4 C
Manado
Kamis, 11 Agustus 2022

Indomaret CS Bisa Masuk Bolsel, Asal Memenuhi Persyaratan Berikut Ini …

MANADOPOST.ID – Perusahaan ritel besar seperti Indomaret, Alfamart dan Alfamidi yang ingin masuk Kabupaten Bolmong Selatan (Bolsel) wajib penuhi beberapa persyaratan.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolmong Selatan (Bolsel) bakal memberikan izin bagi perusahaan ritel terbesar tersebut untuk beroperasi.

“Jadi produk UMKM asli Bolsel wajib ada di dalam perusahaan ritel, yang akan masuk di daerah tercinta ini,” beber Bupati H. Iskandar didampingi Sekkab Marzanzius Arvan Ohy, ketika bersuah dengan media ini di depan Kantor DPRD Bolsel, Kamis (7/7).

Lanjutnya, minimal 10 produk unggulan Bolsel, macam Minyak Kelapa Kampung, Abon, Kripik, roti khas Bolsel dan lain sebagainya. Apakah perusahaan ritel mampu menerima itu?

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

“Nah, ketika kami menerima perusahaan ritel tersebut masuk ke daerah tercinta. Tanpa adanya produk unggulan UMKM Bolsel, maka sama saja tidak ada manfaat buat masyarakat tercinta,” paparnya.

Lanjutnya, terkait kesiapan UMKM di Bolsel sudah siap mendampingi itu. “Ada beberapa produk yang sudah siap, seperti kripik yang berada di Desa Soguo, itu sudah keluar daerah Sulawesi Utara (Sulut), karena dia jajalkan produknya menggunakan internet, itu luar biasa. Hal itu, yang ingin kami tawarkan kepada pihak perusahaan,

Pemimpin yang dikenal religius itu, menjelaskan gerai-gerai yang ada di depan perusahaan ritel nanti, harus diisi oleh warga Bolsel. “Ketika, nantinya ada perusahaan ritel dibangun warga Bolsel yang wajib menjajalkan jualannya disitu, bukan orang dari luar Bolsel,” tegasnya.

Selain itu, katanya para karyawan yang akan dipekerjakan nanti harus warga Bolsel. “Sudah banyak surat masuk dari Indomaret Gorotalo maupun dari Manado, namun saya belum terima,” katanya.

“Terus terang, pihak perusahaan ingin bertemu dengan kami, tapi kita belum terima,” tambah alumnus Unsrat itu.

Lebih jauh dijelaskannya, kami ketika nanti ada perusahaan ritel yang ingin masuk kesini, kami akan tawarkan ketentuan-ketentuan tersebut.

“Sampai dengan hari ini, kami belum pernah bertemu dengan pihak perusahaan ritel manapun. Karena, banyaknya desakan dan se-Sulut itu hanya Bolsel saja yang tidak memiliki perusahaan ritel. Sebab itu, dua minggu terakhir ini saya dapat inspirasi, boleh diterima tapi dengan catatan,” kuncinya seraya mengatakan Dinas terkait sudah diperintahkan untuk ditindak lanjuti. (Romansyah Banjar)

MANADOPOST.ID – Perusahaan ritel besar seperti Indomaret, Alfamart dan Alfamidi yang ingin masuk Kabupaten Bolmong Selatan (Bolsel) wajib penuhi beberapa persyaratan.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolmong Selatan (Bolsel) bakal memberikan izin bagi perusahaan ritel terbesar tersebut untuk beroperasi.

“Jadi produk UMKM asli Bolsel wajib ada di dalam perusahaan ritel, yang akan masuk di daerah tercinta ini,” beber Bupati H. Iskandar didampingi Sekkab Marzanzius Arvan Ohy, ketika bersuah dengan media ini di depan Kantor DPRD Bolsel, Kamis (7/7).

Lanjutnya, minimal 10 produk unggulan Bolsel, macam Minyak Kelapa Kampung, Abon, Kripik, roti khas Bolsel dan lain sebagainya. Apakah perusahaan ritel mampu menerima itu?

“Nah, ketika kami menerima perusahaan ritel tersebut masuk ke daerah tercinta. Tanpa adanya produk unggulan UMKM Bolsel, maka sama saja tidak ada manfaat buat masyarakat tercinta,” paparnya.

Lanjutnya, terkait kesiapan UMKM di Bolsel sudah siap mendampingi itu. “Ada beberapa produk yang sudah siap, seperti kripik yang berada di Desa Soguo, itu sudah keluar daerah Sulawesi Utara (Sulut), karena dia jajalkan produknya menggunakan internet, itu luar biasa. Hal itu, yang ingin kami tawarkan kepada pihak perusahaan,

Pemimpin yang dikenal religius itu, menjelaskan gerai-gerai yang ada di depan perusahaan ritel nanti, harus diisi oleh warga Bolsel. “Ketika, nantinya ada perusahaan ritel dibangun warga Bolsel yang wajib menjajalkan jualannya disitu, bukan orang dari luar Bolsel,” tegasnya.

Selain itu, katanya para karyawan yang akan dipekerjakan nanti harus warga Bolsel. “Sudah banyak surat masuk dari Indomaret Gorotalo maupun dari Manado, namun saya belum terima,” katanya.

“Terus terang, pihak perusahaan ingin bertemu dengan kami, tapi kita belum terima,” tambah alumnus Unsrat itu.

Lebih jauh dijelaskannya, kami ketika nanti ada perusahaan ritel yang ingin masuk kesini, kami akan tawarkan ketentuan-ketentuan tersebut.

“Sampai dengan hari ini, kami belum pernah bertemu dengan pihak perusahaan ritel manapun. Karena, banyaknya desakan dan se-Sulut itu hanya Bolsel saja yang tidak memiliki perusahaan ritel. Sebab itu, dua minggu terakhir ini saya dapat inspirasi, boleh diterima tapi dengan catatan,” kuncinya seraya mengatakan Dinas terkait sudah diperintahkan untuk ditindak lanjuti. (Romansyah Banjar)

Most Read

Artikel Terbaru

/