24.4 C
Manado
Sabtu, 2 Juli 2022

Bawaslu Awasi Proses Pencoklitan

MANADOPOST.ID- Demi terciptanya pesta demokrasi yang aman dan nyaman, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Bolmong Selatan (Bolsel) melaksanakan rapat koordinasi pengawasan coklit bersama seluruh jajaran Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam) se-Bolsel dalam rangka pemilihan serentak tahun 2020, di Aula Kantor Kecamatan Bolaang Uki, Desa Molibagu, Jumat (7/8).

Diketahui, giat ini tetap memperhatikan protokol pencegahan Coronavirus Disease 2019 (Covid-19). Rakor kali ini bertujuan untuk mengevaluasi pengwasan coklit serta memastikan jajaran Pengawas Kelurahan Desa (PKD) melakukan kerja pengawasan dan mengisi Alat Kerja Pengawasan (AKP) berdasarkan pengawasan langsung.

Terkait rakor ini untuk mengetahui kendala di lapangan terkait tertutupnya data pemilih dalam A-KWK yang baik dari KPU, PPK, PPS sampai PPDP tidak berbagi info A-KWK untuk sama-sama dimutakhirkan, sehingga rakor ini dilakukan untuk menyamakan strategi serta inovasi pengawasan coklit yang efektif untuk memastikan administrasi pemilih tersusun efisien dan adil.

Menurut, Pimpinan Bawaslu Divisi Pengawasan Kifly Malonda, semua pimpinan Panwascam harus memastikan, semua PKD yang ada di setiap kecamatan melakukan pengawasan pencoklitan. “Jadi tugas dari PKD ini salah satunya melakukan pengawasan pencoklitan yang dilakukan oleh PPDP, dan wajib untuk mengisi AKP berdasarkan pengawasan langsung,” jelas Malonda.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

Dia juga menyampaikan, PKD harus benar-benar melakukan pengawasan dalam tahapan pencoklitan. “Masa pencoklitan ini sampai dengan 13 Agustus pekan depan, sehingga jikalau teman-teman PKD akan turun melakukan pengawasan pencoklitan harus didokumentasikan karena dokumentasi ini akan jadi arsip kita sebagai penyelenggara dalam hal pengawasan Pilkada serentak tahun 2020 nanti,” bebernya.

Senada, Korsek Bawaslu Bolsel Artur Waroka menuturkan, tugas dari pada PKD terkait dengan pengawasan di tingkatan desa sangat berat dalam menghadapi Pilkada serentak 9 Desember 2020 nanti. “Untuk itu, PKD harus bekerja dengan bersunggu-sungguh dalam hal pengawasan di tingkatan desa. Intinya, Bawaslu siap untuk menghadapi Pilkada serentak pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur serta pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Desember mendatang,” tandasnya. (ctr-03)

MANADOPOST.ID- Demi terciptanya pesta demokrasi yang aman dan nyaman, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Bolmong Selatan (Bolsel) melaksanakan rapat koordinasi pengawasan coklit bersama seluruh jajaran Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam) se-Bolsel dalam rangka pemilihan serentak tahun 2020, di Aula Kantor Kecamatan Bolaang Uki, Desa Molibagu, Jumat (7/8).

Diketahui, giat ini tetap memperhatikan protokol pencegahan Coronavirus Disease 2019 (Covid-19). Rakor kali ini bertujuan untuk mengevaluasi pengwasan coklit serta memastikan jajaran Pengawas Kelurahan Desa (PKD) melakukan kerja pengawasan dan mengisi Alat Kerja Pengawasan (AKP) berdasarkan pengawasan langsung.

Terkait rakor ini untuk mengetahui kendala di lapangan terkait tertutupnya data pemilih dalam A-KWK yang baik dari KPU, PPK, PPS sampai PPDP tidak berbagi info A-KWK untuk sama-sama dimutakhirkan, sehingga rakor ini dilakukan untuk menyamakan strategi serta inovasi pengawasan coklit yang efektif untuk memastikan administrasi pemilih tersusun efisien dan adil.

Menurut, Pimpinan Bawaslu Divisi Pengawasan Kifly Malonda, semua pimpinan Panwascam harus memastikan, semua PKD yang ada di setiap kecamatan melakukan pengawasan pencoklitan. “Jadi tugas dari PKD ini salah satunya melakukan pengawasan pencoklitan yang dilakukan oleh PPDP, dan wajib untuk mengisi AKP berdasarkan pengawasan langsung,” jelas Malonda.

Dia juga menyampaikan, PKD harus benar-benar melakukan pengawasan dalam tahapan pencoklitan. “Masa pencoklitan ini sampai dengan 13 Agustus pekan depan, sehingga jikalau teman-teman PKD akan turun melakukan pengawasan pencoklitan harus didokumentasikan karena dokumentasi ini akan jadi arsip kita sebagai penyelenggara dalam hal pengawasan Pilkada serentak tahun 2020 nanti,” bebernya.

Senada, Korsek Bawaslu Bolsel Artur Waroka menuturkan, tugas dari pada PKD terkait dengan pengawasan di tingkatan desa sangat berat dalam menghadapi Pilkada serentak 9 Desember 2020 nanti. “Untuk itu, PKD harus bekerja dengan bersunggu-sungguh dalam hal pengawasan di tingkatan desa. Intinya, Bawaslu siap untuk menghadapi Pilkada serentak pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur serta pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Desember mendatang,” tandasnya. (ctr-03)

Most Read

Artikel Terbaru

/