26.4 C
Manado
Selasa, 28 Juni 2022

Banner Mobile (Anymind)

Dibuka Bupati Iskandar Kamaru, 25 Sekolah di Bolsel Ikut ANBK

- Advertisement -

MANADOPOST.ID–Bupati Bolsel H. Iskandar Kamaru membuka pelaksanaan Asesment Nasional Berbasis Komputer (ANBK), pengganti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK).

Kamaru berharap, Assesment ini dapat meningkatkan mutu Pendidikan di daerah tercinta. “ANBK ini, sangatlah efektif dalam mengembangkan kompetensi dan karakter para siswa,” beber Kamaru, saat membuka ANBK, di SMPN Momalia, Kecamatan Posigadan, Rabu (6/10) kemarin.

Lanjutnya, ANBK ini berlaku untuk para guru dalam rangka tes kemampuan guru di setiap sekolah masing-masing. “Dengan begitu dunia Pendidikan di daerah tercinta bisa lebih baik lagi,” ujarnya.

Ditambahkan, Kepala Dinas Pendidikan Rante Hattani, mengatakan Assement ini dilaksanakan serentak di Indonesia, mulai dari tanggal 6 sampai 7 Oktober. “Di Bolsel melibatkan 25 Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang terbagi dari 21 SMP dan 4 Madrasah Tsanawiyah (MTs),” terang Hattani.

- Advertisement -

Peraih Woman Developmen ini, menjelaskan materi tes untuk siswa yaitu literasi membaca, literasi numerik dan survei karakter, sedangkan Asesment untuk Guru yaitu survei Kkarakater dan survei lingkungan. “Asesment Nasional tidak lagi mengevaluasi capaian peserta didik secara individu, akan tetapi mengevaluasi dan memetakan sistem pendidikan berupa input, proses, dan hasil,” tandasnya.

Diketahui, diwaktu yang sama Wakil Bupati Deddy Abdul Hamid, diwakili Asisten III Rikson Paputungan, membuka dan memantau ANBK di SMPN Pinolosian. (Romansyah Banjar)

MANADOPOST.ID–Bupati Bolsel H. Iskandar Kamaru membuka pelaksanaan Asesment Nasional Berbasis Komputer (ANBK), pengganti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK).

Kamaru berharap, Assesment ini dapat meningkatkan mutu Pendidikan di daerah tercinta. “ANBK ini, sangatlah efektif dalam mengembangkan kompetensi dan karakter para siswa,” beber Kamaru, saat membuka ANBK, di SMPN Momalia, Kecamatan Posigadan, Rabu (6/10) kemarin.

Lanjutnya, ANBK ini berlaku untuk para guru dalam rangka tes kemampuan guru di setiap sekolah masing-masing. “Dengan begitu dunia Pendidikan di daerah tercinta bisa lebih baik lagi,” ujarnya.

Ditambahkan, Kepala Dinas Pendidikan Rante Hattani, mengatakan Assement ini dilaksanakan serentak di Indonesia, mulai dari tanggal 6 sampai 7 Oktober. “Di Bolsel melibatkan 25 Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang terbagi dari 21 SMP dan 4 Madrasah Tsanawiyah (MTs),” terang Hattani.

Peraih Woman Developmen ini, menjelaskan materi tes untuk siswa yaitu literasi membaca, literasi numerik dan survei karakter, sedangkan Asesment untuk Guru yaitu survei Kkarakater dan survei lingkungan. “Asesment Nasional tidak lagi mengevaluasi capaian peserta didik secara individu, akan tetapi mengevaluasi dan memetakan sistem pendidikan berupa input, proses, dan hasil,” tandasnya.

Diketahui, diwaktu yang sama Wakil Bupati Deddy Abdul Hamid, diwakili Asisten III Rikson Paputungan, membuka dan memantau ANBK di SMPN Pinolosian. (Romansyah Banjar)

Most Read

Artikel Terbaru

/