alexametrics
28.4 C
Manado
Sabtu, 21 Mei 2022

Banner Mobile (Anymind)

Kasus Korupsi Dandes, Kepala Desa Beserta Saudaranya Ditahan

MANADOPOST.ID–Tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) Cabang Kejaksaan Negeri (Cabjari) Kotamobagu di Dumoga, terus memberantas korupsi di wilayahnya. Terbukti, setelah proses pengembangan oleh tim, kasus korupsi dana desa (Dandes), di Desa Ilohelumo Kecamatan Posigadan, Kabupaten Bolmong Selatan (Bolsel) tersangka Anwar Mooduto, masuk babak baru.

Pasalnya, mantan Kepala Desa atau Sangadi Ilohelumo berinisial SM, juga terlibat kuat dengan kasus korupsi korupsi dalam pengadaan mesin paras sebanyak 120 unit, tangki semprot sebanyak 120 unit dan mesin katingting sebanyak 7 unit di tahun anggaran 2018.

Tersangka AM tidak memberikan keterangan dan alasan kepada jaksa. Pengadaan bernilai Rp 509.500.000, pada desa iloheluma. Dari hasil Perhitungan Kerugian Negara (PKN) terdapat kerugian keuangan negara sebesar Rp. 321.931.931.

Penyerahan tersangka SM dan barang bukti (Tahap II) dari tim Penyidik pada Cabang Kejaksaan Negeri Kotamobagu di Dumoga kepada Tim Penuntut Umum pada Cabang Kejaksaan Negeri Kotamobagu di Dumoga.

“Berdasarkan penyidikan, ditemukan bahwa tersangka SM diduga melakukan tindak pidana korupsi,” beber Kacabjari di Dumoga Edwin Tumundo, saat dihubungi Manado Post, via WhatsApp, pekan kemarin.

“Ini bukti nyata, pihaknya memerangi tindak pidana korupsi, sesuai amanat Undang-Undang,” tegasnya.

Orang nomor satu di Cabjari Kotamobagu di Dumoga itu, menjelaskan tersangka SM ditahan selama 20 hari terhitung sejak tanggal 4 sampai dengan 23 November, untuk sementara tersangka ditipkan di Rutan Polsek Dumoga Utara.

“Berdasarkan, surat perintah penahanan yang ditandatangani oleh Kepala Cabang Kejaksaan Negeri Kotamobagu di Dumoga Nomor : PRINT – 16/P.1.12.8/Fd.2/11/2021 tanggal 4 November,” jelasnya, seraya menegaskan dalam waktu dekat akan dilimpahkan ke Rutan Kelas II a Manado.

Lanjutnya, berkas perkara SM akan segera dilimpahkan ke pengadilan tipikor. “Pihak kami dalam hal ini Penuntut Umum pada Cabjari Kotamobagu di Dimoga akan segera melimpahkan berkas perkara atas nama tersangka SM ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi di Pengadilan Negeri Manado,” sebutnya.

Ditambahkannya, tersangka SM diduga kuat bekerja sama dengan tersangka AM, selaku penyedia. “Dikala itu, SM menjabat Sangadi, dan kedua tersangka ini mempunyai hubungan emosional sebagai sudara,” kunci mantan Kasi Pidum Kejari Kota Bitung itu. (rom)

MANADOPOST.ID–Tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) Cabang Kejaksaan Negeri (Cabjari) Kotamobagu di Dumoga, terus memberantas korupsi di wilayahnya. Terbukti, setelah proses pengembangan oleh tim, kasus korupsi dana desa (Dandes), di Desa Ilohelumo Kecamatan Posigadan, Kabupaten Bolmong Selatan (Bolsel) tersangka Anwar Mooduto, masuk babak baru.

Pasalnya, mantan Kepala Desa atau Sangadi Ilohelumo berinisial SM, juga terlibat kuat dengan kasus korupsi korupsi dalam pengadaan mesin paras sebanyak 120 unit, tangki semprot sebanyak 120 unit dan mesin katingting sebanyak 7 unit di tahun anggaran 2018.

Tersangka AM tidak memberikan keterangan dan alasan kepada jaksa. Pengadaan bernilai Rp 509.500.000, pada desa iloheluma. Dari hasil Perhitungan Kerugian Negara (PKN) terdapat kerugian keuangan negara sebesar Rp. 321.931.931.

Penyerahan tersangka SM dan barang bukti (Tahap II) dari tim Penyidik pada Cabang Kejaksaan Negeri Kotamobagu di Dumoga kepada Tim Penuntut Umum pada Cabang Kejaksaan Negeri Kotamobagu di Dumoga.

“Berdasarkan penyidikan, ditemukan bahwa tersangka SM diduga melakukan tindak pidana korupsi,” beber Kacabjari di Dumoga Edwin Tumundo, saat dihubungi Manado Post, via WhatsApp, pekan kemarin.

“Ini bukti nyata, pihaknya memerangi tindak pidana korupsi, sesuai amanat Undang-Undang,” tegasnya.

Orang nomor satu di Cabjari Kotamobagu di Dumoga itu, menjelaskan tersangka SM ditahan selama 20 hari terhitung sejak tanggal 4 sampai dengan 23 November, untuk sementara tersangka ditipkan di Rutan Polsek Dumoga Utara.

“Berdasarkan, surat perintah penahanan yang ditandatangani oleh Kepala Cabang Kejaksaan Negeri Kotamobagu di Dumoga Nomor : PRINT – 16/P.1.12.8/Fd.2/11/2021 tanggal 4 November,” jelasnya, seraya menegaskan dalam waktu dekat akan dilimpahkan ke Rutan Kelas II a Manado.

Lanjutnya, berkas perkara SM akan segera dilimpahkan ke pengadilan tipikor. “Pihak kami dalam hal ini Penuntut Umum pada Cabjari Kotamobagu di Dimoga akan segera melimpahkan berkas perkara atas nama tersangka SM ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi di Pengadilan Negeri Manado,” sebutnya.

Ditambahkannya, tersangka SM diduga kuat bekerja sama dengan tersangka AM, selaku penyedia. “Dikala itu, SM menjabat Sangadi, dan kedua tersangka ini mempunyai hubungan emosional sebagai sudara,” kunci mantan Kasi Pidum Kejari Kota Bitung itu. (rom)

Most Read

Artikel Terbaru

/