29.4 C
Manado
Kamis, 11 Agustus 2022

Diduga Tak Miliki Izin, Galian C PT Margahasta Citramukti di Sungai Kombot Disorot Warga

MANADOPOST.ID – Aktivitas galian C di Sungai Desa Kombot, Kecamatan Pinolosian, Kabupaten Bolmong Selatan, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) disorot warga.

Pasalnya, kegiatan yang dilakukan oleh PT Margahasta Citramukti, diduga tak memiliki izin lingkungan. Kepada Manado Post, salah satu sumber resmi menuturkan aktivitas PT Margahasta Citramukti di Sungai Kombot itu sudah dari beberapa bulan lalu.

“Sangat disayangkan, pengambilan material di Sungai Kombot itu, ternyata diduga kuat tak memiliki izin lingkungan,” beber sumber yang enggan menyebutkan namanya itu, Senin (11/7).

Selain itu, katanya apabila PT Marga tak memiliki izin dalam aktivitas galian C tersebut, maka otomatis tak ada pengkajian dampak lingkungan. “Nah, kalau begitu otomatis warga yang akan dirugikan, karena dampaknya pasti akan dirasakan warga, meski belum saat ini dirasakan,” keluhnya.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

Lebih jauh, katanya pengambilan material di Sungai, seperti ini akan berdampak pada kerusakan lingkungan, dan pasti warga yang akan merasakan dampaknya. “Olehnya, aktivitas seperti ini harus dihentikan, karena dampak lingkungan yang rusak akan dirasakan anak cucu kita nantinya,” harapnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Basc Camp PT. Margahasta Citramukti Cristofel Pratasi, mengatakan bahwa pekerjaan di Sungai Kombot itu, ialah normalisasi sungai. “Jadi, di Desa Kombot itu pekerjaan normalisasi Sungai. Selain itu, kami juga bangun bahu jalan disebelah Masjid,” kelihnya.

Ketika ditanyai izin, dia mengatakan pihaknya hanya mengantongi surat rekom dari dinas DLH. “Karena tidak dapat izin. Izin tidak bisa sebenarnya, makanya, kita ikat kerjasama dengan Desa. Desa, minta sama kita, lalu kami minta rekomendasi dari DLH,” kelihnya lagi. (Romansyah Banjar)

MANADOPOST.ID – Aktivitas galian C di Sungai Desa Kombot, Kecamatan Pinolosian, Kabupaten Bolmong Selatan, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) disorot warga.

Pasalnya, kegiatan yang dilakukan oleh PT Margahasta Citramukti, diduga tak memiliki izin lingkungan. Kepada Manado Post, salah satu sumber resmi menuturkan aktivitas PT Margahasta Citramukti di Sungai Kombot itu sudah dari beberapa bulan lalu.

“Sangat disayangkan, pengambilan material di Sungai Kombot itu, ternyata diduga kuat tak memiliki izin lingkungan,” beber sumber yang enggan menyebutkan namanya itu, Senin (11/7).

Selain itu, katanya apabila PT Marga tak memiliki izin dalam aktivitas galian C tersebut, maka otomatis tak ada pengkajian dampak lingkungan. “Nah, kalau begitu otomatis warga yang akan dirugikan, karena dampaknya pasti akan dirasakan warga, meski belum saat ini dirasakan,” keluhnya.

Lebih jauh, katanya pengambilan material di Sungai, seperti ini akan berdampak pada kerusakan lingkungan, dan pasti warga yang akan merasakan dampaknya. “Olehnya, aktivitas seperti ini harus dihentikan, karena dampak lingkungan yang rusak akan dirasakan anak cucu kita nantinya,” harapnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Basc Camp PT. Margahasta Citramukti Cristofel Pratasi, mengatakan bahwa pekerjaan di Sungai Kombot itu, ialah normalisasi sungai. “Jadi, di Desa Kombot itu pekerjaan normalisasi Sungai. Selain itu, kami juga bangun bahu jalan disebelah Masjid,” kelihnya.

Ketika ditanyai izin, dia mengatakan pihaknya hanya mengantongi surat rekom dari dinas DLH. “Karena tidak dapat izin. Izin tidak bisa sebenarnya, makanya, kita ikat kerjasama dengan Desa. Desa, minta sama kita, lalu kami minta rekomendasi dari DLH,” kelihnya lagi. (Romansyah Banjar)

Most Read

Artikel Terbaru

/