24.4 C
Manado
Senin, 15 Agustus 2022

Dua pekan Razia Samrat, 144 Pengendara Terjaring

MANADOPOST.ID— Dua pekan, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bolmong Selatan (Bolsel), gelar Operasi Zebra Samrat dari tanggal 26 Oktober- 8 November di beberapa titik.

Kepada Manado Post, Kasatlantas Polres Bolsel Iptu Nofri Van Umar, menuturkan selama kurang lebih dua minggu ini, pihaknya telah mengeluarkan ratusan teguran lisan maupun tulisan kepada pengendara.

“Meski operasi ini sudah berakhir, namun dirinya meminta kepada masyarakat untuk mentaati aturan rambu lalu lintas dan protap pencegahan wabah Covid-19,” beber Umar, Selasa (10/11) kemarin.

Lanjutnya, minggu pertama 75, ke dua 69 pengendara Roda dua maupun roda empat ditegur oleh pihaknya. “Jadi, berkisar 144 pengendara yang terkena razia ini,” ujarnya.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

Disisi lain, katanya sesuai dengan instruksi Kapolri RI pihaknya hanya bisa keluarkan teguran, kecuali pelanggaran berat seperti tidak memiliki surat-surat berkendara.

“Karena itu, kurang lebih ada tiga kendaraan Roda Dua (R2) yang diamankan saat razia berlangsung, karena tak punya STNK,” ujarnya.

Dia meminta, agar pemilik kendaraan, bisa melengkapi semua surat berkendara, agar bisa diambil kembali. “Intinya, lengkapi dulu suratnya, setelah itu kami kembalikan R2nya,” ucapnya.

Khusus untuk teguran, dia mengaku paling banyak diberikan untuk masyarakat yang tak memakai masker. “Masih banyak yang tidak pakai masker,” akunya.

Dia pun, berpesan bagi masyarakat yang hendak keluar rumah menggunakan kendaraan, sebaiknya menyiapkan semua surat-surat seperti SIM dan STNK.

“Sebab, dengan mentaati aturan lalu lintas, sama saja para pengendara melindungi diri dan orang lain dari marabahaya,” kuncinya. (ctr-03/ayu)

MANADOPOST.ID— Dua pekan, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bolmong Selatan (Bolsel), gelar Operasi Zebra Samrat dari tanggal 26 Oktober- 8 November di beberapa titik.

Kepada Manado Post, Kasatlantas Polres Bolsel Iptu Nofri Van Umar, menuturkan selama kurang lebih dua minggu ini, pihaknya telah mengeluarkan ratusan teguran lisan maupun tulisan kepada pengendara.

“Meski operasi ini sudah berakhir, namun dirinya meminta kepada masyarakat untuk mentaati aturan rambu lalu lintas dan protap pencegahan wabah Covid-19,” beber Umar, Selasa (10/11) kemarin.

Lanjutnya, minggu pertama 75, ke dua 69 pengendara Roda dua maupun roda empat ditegur oleh pihaknya. “Jadi, berkisar 144 pengendara yang terkena razia ini,” ujarnya.

Disisi lain, katanya sesuai dengan instruksi Kapolri RI pihaknya hanya bisa keluarkan teguran, kecuali pelanggaran berat seperti tidak memiliki surat-surat berkendara.

“Karena itu, kurang lebih ada tiga kendaraan Roda Dua (R2) yang diamankan saat razia berlangsung, karena tak punya STNK,” ujarnya.

Dia meminta, agar pemilik kendaraan, bisa melengkapi semua surat berkendara, agar bisa diambil kembali. “Intinya, lengkapi dulu suratnya, setelah itu kami kembalikan R2nya,” ucapnya.

Khusus untuk teguran, dia mengaku paling banyak diberikan untuk masyarakat yang tak memakai masker. “Masih banyak yang tidak pakai masker,” akunya.

Dia pun, berpesan bagi masyarakat yang hendak keluar rumah menggunakan kendaraan, sebaiknya menyiapkan semua surat-surat seperti SIM dan STNK.

“Sebab, dengan mentaati aturan lalu lintas, sama saja para pengendara melindungi diri dan orang lain dari marabahaya,” kuncinya. (ctr-03/ayu)

Most Read

Artikel Terbaru

/