30.4 C
Manado
Selasa, 5 Juli 2022

Punya Banyak Pengalaman, Lumali Pantas Komisioner KPU

MANADOPOST.ID–Pengisian kekosongan Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bolmong Selatan (Bolsel) memanas, pasalnya beredar isu calon tunggal Liswan Lumali masuk dalam Sistem Informasi Partai Politik (Sipol).

Saat dihubungi Manado Post, Ketua Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Bolsel Sofyan Mooduto memastikan nama Liswan Lumali sudah tidak terdaftar lagi sebagai pengurus partai. “Sudah kami hapus, dan sekarang sudah tak ada lagi nama Liswan Lumali di Sipil PPP,” tegasnya, Jumat (11/12) kemarin.

Dia mengaku, jika pihaknya mencatat nama Liswan Lumali tanpa memberitahu terlebih dahulu kepada yang bersangkutan.

“Iya, kami pada waktu itu terburu-buru untuk ikut verifikasi faktual dari KPU, jadi kami pun mencatat nama bersangkutan tanpa memberi tahukan lebih dulu,”  bebernya.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

Lebih jauh dia juga menuturkan pihaknya telah mengeluarkan surat permohonan maaf kepada saudara Liswan Lumali. “Kami memohon maaf, karena sudah mencatat nama tanpa pernah memberitahu,” pintanya.

Terpisah, Koordinator Sekertaris Bawaslu Bolsel, Arthur Waroka mengaku Liswan Lumali merupakan calon pengganti Antar Waktu (PAW) yang paling pas menggantikan Komisioner KPU Bolsel untuk mengisi kekosongon Personil di KPU Bolsel.

“Track Rekord Liswan Lumali, dalam dunia penyelenggara tidak bisa di pungkiri lagi, hampir 4 tahun aktif sebagai staf Pelaksana yang membidangi Khusus Divisi Pengawasan Bawaslu Bolsel tentunya bukan sembarang,” beber Waroka.

Lanjutnya, Divisi Pengawasan yang menjadi ujung Tombak Bawaslu Bolsel tentunya tidak bisa terlepas dari Peran-Peran Staf Pelaksana salah satunya saudara Lumali.

“Capaian-capaian Bawaslu Bolsel dalam mensukseskan Pemilu 2019 dan Pemilukada 2020 yang baru selesai dilaksanakan tidak lepas dari peran-peran strategis Khususnya Divisi Pengawasan Bawaslu Bolsel,” ungkapnya.

Dimana Peran Penting Staf Pelaksana, katanya dalam mensuport kinerja-kinerja Dari Komisioner Bawaslu Bolsel dalam mengawal Pesta Demokrasi yang ada di Bolsel.

“Secara Sumber Daya Manusia (SDM) Liswan Lumali yang selalu mendapat kesempatan mengikuti Pelatihan diantaranya Pelatihan Penyusunan Kerangka Tertulis dalam Persiapan sidang PHPU tahun 2019, dan Menjadi utusan Bawaslu Bolsel mengikuti Pelatihan Legal Opinion yang dilaksanakan Oleh Peradi Perhimpunan Advokat Indonesia Cabang Surabaya,” ucapnya.

Disisi lain, Waroka menegaskan dalam dunia kepemiluan tentunya dibutuhkan pengalaman dan SDM yang mumpuni untuk masuk dalam Sebuah lembaga KPU yang diamanatkan oleh Undang-undang dalam melaksanakan Proses Demokrasi di setiap Daerah,” jelasnya.

Ditambahkannya, selain sudah cukup mapan sebagai penyelenggara Pemilu, Liswan Lumali juga aktif sebagai aktivis ditengah masyarakat sebagai Pemerhati Sosial. “Sosoknya ini sangat pantas, sebagai komisioner,” tukasnya.

Sekedar diketahui, Liswan Lumali merupakan calon tunggal pengganti Komisioner KPU Bolsel yakni Almarhum Rommy Pabela, yang baru-baru ini meninggal dunia.

Liswan adalah satu-satunya calon tunggal didaftar tunggu pengganti Rommy di Komisioner KPU Bolsel. (ctr-03/ayu)

MANADOPOST.ID–Pengisian kekosongan Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bolmong Selatan (Bolsel) memanas, pasalnya beredar isu calon tunggal Liswan Lumali masuk dalam Sistem Informasi Partai Politik (Sipol).

Saat dihubungi Manado Post, Ketua Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Bolsel Sofyan Mooduto memastikan nama Liswan Lumali sudah tidak terdaftar lagi sebagai pengurus partai. “Sudah kami hapus, dan sekarang sudah tak ada lagi nama Liswan Lumali di Sipil PPP,” tegasnya, Jumat (11/12) kemarin.

Dia mengaku, jika pihaknya mencatat nama Liswan Lumali tanpa memberitahu terlebih dahulu kepada yang bersangkutan.

“Iya, kami pada waktu itu terburu-buru untuk ikut verifikasi faktual dari KPU, jadi kami pun mencatat nama bersangkutan tanpa memberi tahukan lebih dulu,”  bebernya.

Lebih jauh dia juga menuturkan pihaknya telah mengeluarkan surat permohonan maaf kepada saudara Liswan Lumali. “Kami memohon maaf, karena sudah mencatat nama tanpa pernah memberitahu,” pintanya.

Terpisah, Koordinator Sekertaris Bawaslu Bolsel, Arthur Waroka mengaku Liswan Lumali merupakan calon pengganti Antar Waktu (PAW) yang paling pas menggantikan Komisioner KPU Bolsel untuk mengisi kekosongon Personil di KPU Bolsel.

“Track Rekord Liswan Lumali, dalam dunia penyelenggara tidak bisa di pungkiri lagi, hampir 4 tahun aktif sebagai staf Pelaksana yang membidangi Khusus Divisi Pengawasan Bawaslu Bolsel tentunya bukan sembarang,” beber Waroka.

Lanjutnya, Divisi Pengawasan yang menjadi ujung Tombak Bawaslu Bolsel tentunya tidak bisa terlepas dari Peran-Peran Staf Pelaksana salah satunya saudara Lumali.

“Capaian-capaian Bawaslu Bolsel dalam mensukseskan Pemilu 2019 dan Pemilukada 2020 yang baru selesai dilaksanakan tidak lepas dari peran-peran strategis Khususnya Divisi Pengawasan Bawaslu Bolsel,” ungkapnya.

Dimana Peran Penting Staf Pelaksana, katanya dalam mensuport kinerja-kinerja Dari Komisioner Bawaslu Bolsel dalam mengawal Pesta Demokrasi yang ada di Bolsel.

“Secara Sumber Daya Manusia (SDM) Liswan Lumali yang selalu mendapat kesempatan mengikuti Pelatihan diantaranya Pelatihan Penyusunan Kerangka Tertulis dalam Persiapan sidang PHPU tahun 2019, dan Menjadi utusan Bawaslu Bolsel mengikuti Pelatihan Legal Opinion yang dilaksanakan Oleh Peradi Perhimpunan Advokat Indonesia Cabang Surabaya,” ucapnya.

Disisi lain, Waroka menegaskan dalam dunia kepemiluan tentunya dibutuhkan pengalaman dan SDM yang mumpuni untuk masuk dalam Sebuah lembaga KPU yang diamanatkan oleh Undang-undang dalam melaksanakan Proses Demokrasi di setiap Daerah,” jelasnya.

Ditambahkannya, selain sudah cukup mapan sebagai penyelenggara Pemilu, Liswan Lumali juga aktif sebagai aktivis ditengah masyarakat sebagai Pemerhati Sosial. “Sosoknya ini sangat pantas, sebagai komisioner,” tukasnya.

Sekedar diketahui, Liswan Lumali merupakan calon tunggal pengganti Komisioner KPU Bolsel yakni Almarhum Rommy Pabela, yang baru-baru ini meninggal dunia.

Liswan adalah satu-satunya calon tunggal didaftar tunggu pengganti Rommy di Komisioner KPU Bolsel. (ctr-03/ayu)

Most Read

Artikel Terbaru

/