22.4 C
Manado
Jumat, 19 Agustus 2022

Polres Bolsel Lidik  Kasus Kantor Desa Tabilaa

Tak Kunjung Selesai, Telan Anggaran Ratusan Juta

MANADOPOST.ID–Proyek pembangunan kantor Desa Tabilaa, Kecamatan Bolaang Uki, lima tahun lamanya belum juga selesai.

Dari data yang dihimpun Manado Post, pembangunan tersebut berawal dari tahun 2015, dengan anggaran Rp 90 juta. Selanjutnya, pihak Pemdes kembali menggelontorkan dana sekitar Rp 49 juta. Mirisnya, hingga saat ini, pembangunan tersebut tak kunjung selesai.

Saat dikonfirmasi, Kapolres Bolsel AKBP Yuli Kurnianto mengatakan jika pihaknya sudah mulai melakukan lidik terhadap gedung berbandrol ratusan juta tersebut.

“Pihaknya sudah masuk, dan sekarang masih dalam tahapan lidik,” ujar Kurnianto, akhir pekan kemarin.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

Lanjutnya, pihaknya menemukan keganjalan pada pembangunan kantor Desa Tabilaa tersebut.  “Kami sudah minta berkas-berkasnya ke Pemdes, tapi katanya mereka masih sibuk dengan penanganan Covid-19,” tuturnya

Perwira dua melati ini menegaskan, jika pihaknya serius dalam menangani perkara ini. “Jika memang ada yang salah dalam pembangunan tersebut, kami siap proses ke tahapan penyidikan,” tegas orang nomor satu di Polres ini.

Terpisah, Kepala Desa Tabilaa Erwin Ali mengatakan jika pihaknya sudah menerima surat permintaan data dari Polres Bolsel.

“Suratnya sudah kami terima, tapi kami minta waktu karena lagi sibuk dengan Covid-19,” tandasnya. (ctr-03/ayu)

MANADOPOST.ID–Proyek pembangunan kantor Desa Tabilaa, Kecamatan Bolaang Uki, lima tahun lamanya belum juga selesai.

Dari data yang dihimpun Manado Post, pembangunan tersebut berawal dari tahun 2015, dengan anggaran Rp 90 juta. Selanjutnya, pihak Pemdes kembali menggelontorkan dana sekitar Rp 49 juta. Mirisnya, hingga saat ini, pembangunan tersebut tak kunjung selesai.

Saat dikonfirmasi, Kapolres Bolsel AKBP Yuli Kurnianto mengatakan jika pihaknya sudah mulai melakukan lidik terhadap gedung berbandrol ratusan juta tersebut.

“Pihaknya sudah masuk, dan sekarang masih dalam tahapan lidik,” ujar Kurnianto, akhir pekan kemarin.

Lanjutnya, pihaknya menemukan keganjalan pada pembangunan kantor Desa Tabilaa tersebut.  “Kami sudah minta berkas-berkasnya ke Pemdes, tapi katanya mereka masih sibuk dengan penanganan Covid-19,” tuturnya

Perwira dua melati ini menegaskan, jika pihaknya serius dalam menangani perkara ini. “Jika memang ada yang salah dalam pembangunan tersebut, kami siap proses ke tahapan penyidikan,” tegas orang nomor satu di Polres ini.

Terpisah, Kepala Desa Tabilaa Erwin Ali mengatakan jika pihaknya sudah menerima surat permintaan data dari Polres Bolsel.

“Suratnya sudah kami terima, tapi kami minta waktu karena lagi sibuk dengan Covid-19,” tandasnya. (ctr-03/ayu)

Most Read

Artikel Terbaru

/