25 C
Manado
Kamis, 6 Agustus 2020

Belum Sebulan, Jalan Setapak Rusak

BOLSEL- Di tengah wabah Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) Pemerintah Desa (Pemdes) Salango Induk, Kecamatan Bolaang Uki, Kabupaten Bolmong Selatan (Bolsel), membangun jalan setapak. Namun, disayangkan pembangunan jalan yang sudah 100 persen jadi tidak bisa dinikmati oleh masyarakat sekitar. Pasalnya jalan yang belum genap sebulan itu sudah rusak.

Beberapa masyarakat mengungkapkan kekecewaannya terhadap pembuatan jalan yang diduga asal jadi tersebut. “Belum sempat dinikmati jalannya sudah rusak,” keluh beberapa masyarakat yang enggan menyebutkan namanya, Rabu (16/6).

Lanjutnya, dibandingkan pembangunan jalan di dusun sebelah lebih bagus, dan pavingnya juga berkualitas. “Waktu pembuatan jalan setapak ini, dasarnya hanya tanah kemudian pasir lalu dipasang paving dis amping jalan. Pasti dasarnya tidak kuat, sehingga badan jalan akan ke bawah,” keluh dia.

Sementara itu, Ketua Badan Pemusyawaratan Desa (BPD) Salongo Moh. Idul Abu Bakar mengatakan bahwa pihaknya memang dari awal tidak setuju dengan pembangunan jalan tersebut. “BPD memang tidak setuju, namun karena pihak Pemdes mengatakan dengan membangun jalan ini maka menyerap tenaga kerja di desa,” sebut Idul.

Anehnya, kata dia pada pembangunan itu Rancangan Anggaran Biaya (RAB) yang digunakan memakai Desa Kombot Kecamatan Pinolosian. “Setelah dipertanyakan masalah ini Pemdes, mengatakan bahwa salah ketik saja,” tanyanya.

Selain itu, bebernya kalaupun salah ketik kenapa satuan harga yang digunakan masih berpatokan dengan Desa Kombot. “Sebab, satuan harga Kecamatan Bolaang Uki itu lebih rendah, dibandingkan dengan Kecamatan Pinolosian. Dan kami pertanyakan dimana RAB yang sebenarnya,” jelasnya.

Lebih jauh, dia jelaskan panjang jalan berkisar 169,5 meter dan pagu anggarannya sekitar 147 juta. “Berdasarkan RAB yang ada,” sebutnya.

Di sisi lain ungkapnya, mengenai jalan Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) sudah berjanji kepada sangadi akan memperbaiki jalan yang rusak yang telah mereka kerjakan setelah Lebaran. “Namun, sampai dengan hari ini (Rabu, red) belum juga realisasi,” tegas Paman sapaan akrabnya.

Terpisah, Pejabat Sementara (PJS) Kepala Desa Salongo Lilis Lawajo mengatakan bahwa TPKnya akan memperbaiki jalan yang rusak itu. “Soalnya belum lama jadi, sudah dilewati mobil, tapi belum lama ini ada rapat dan TPK akan memperbaiki. Sebelum pemeriksaan,” dalih Lawajo.

Terkait dengan RAB katanya itu kesalahan ketik. “Soalnya Pak Deni yang buat, saya sudah konfirmasi,” bebernya.

Dia menambahkan, bahwa perencanaan pembangunan jalan ini sebelum dirinya menjabat. “Perencanaanya tahun kemarin, saya menjabat bulan Januari 2020,” tukasnya. (ctr-03)

-

Artikel Terbaru

Cek Data Pemilih, Kowaas: Nomor Bebas Pulsa

Pendataan pemilih menjadi hal krusial demi suksesnya Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2020.

Jika Ada Kecurangan Pilkada, Soputan: Lapor di Aplikasi Gowaslu

Peran teknologi informasi turut mendukung pelaksanaan penyelenggaraan Pilkada.

OD Minta Kepala Daerah Sosialisasikan Gerakan Kibar Serentak Merah Putih

Gerakan Kibar Serentak Merah Putih oleh Gubernur Sulut Olly Dondokambey (OD) yang dimulai sejak 1-31 Agustus untuk memperingati Hari Kemerdekaan RI ke-75 masih belum tersosialisasi dengan baik.

Airmadidi Banjir Bantuan SGR-PDM

Kepedulian Shintia Gelly Rumumpe (SGR) dan Petrus Defni Macarau (PDM) untuk warga Minahasa Utara (Minut) tak hanya isapan jempol semata. Mengawali bulan kemerdekaan, SGR dan PDM terus turun langsung membagikan bantuan untuk warga yang membutuhkan.

MEP Nahkodai Golkar Minsel

Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Minsel resmi memiliki nahkoda baru. Seperti diketahui dalam Musyawarah Daerah (Musda) Golkar ke-IV, yang digelar pada Senin (3/8) kemarin, bertempat di Hotel Sutanraja Amurang, dr Michaela Elsiana Paruntu MARS atau yang akrab disapa MEP, resmi menahkodai Golkar Minsel.