alexametrics
24.4 C
Manado
Senin, 23 Mei 2022

Banner Mobile (Anymind)

Harga Barito Melonjak, Warga Bolsel `Menjerit`

MANADOPOST.ID— Jelang Natal dan Tahun Baru (Nataru), beberapa bumbu dapur, seperti, Bawang, Rica, dan Tomat (Barito), alami lonjakan harga yang signifikan di Kabupaten Bolsel.

Salah satu pedagang bahan pokok Abdulah Panu, mengatakan, harga rica yang sebelumnya puluhan ribu sekarang sudah ratusan. “Harga normal itu Rp70 ribu, tapi sekarang Rp100 ribu. Istilahnya harga ‘pedas’,” jelasnya.

Diakuinya, kenaikan juga terjadi pada harga Bawang dan Tomat. “Untuk bawang sebelumnya Rp25 ribu, sekarang Rp35- Rp40 ribuan. Begitu, juga Tomat juga naik Rp8.000 Ribu, yang sebelumnya itu Rp. Rp5.000 per kilo,” akunya.

Ditambahkannya, bahan pokoknya dari luar daerah. Kalau ini dari kotamobagu. “Memang biasanya pada akhir tahun harga rica naik yang signifikan,” tukasnya.

Menanggapi ini, warga keluhkan kenaikan harga tersebut, mahal sekali harga Barito. “Mahal banget, tapi apa daya harus beli, meski pas-passan,” keluh Rita salah satu pembeli di Pasar Soguo ini, belum lama ini.

Bukan hanya itu, beberapa warung makan yang ada di seputaran Ibu Kota Bolsel pun berdampak dengan naik harga tersebut. “Iya masakan kami banyak menggunakan bahan dasar ini, sehingganya profit kami sangat tipis. Semoga, Dinas terkait dapat memperhatikan hal ini,” tegas, salah satu pemilik rumah makan di Desa Sondana, ketika ditemui, Selasa (21/12).

Di sisi lain, dia berharap agar kenaikan harga ini tidak berlangsung lama. “Semoga tidak lama naiknya,” harapnya.

Ditambahkannya, apabila ada produsen atau penjual yang sengaja main harga, alias nakal. Wajib ditelusuri oleh instansi terkait. “Kami minta apabila ada pedagang ataupun produsen nakal wajib diproses sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” kuncinya. (rom/ayu)

MANADOPOST.ID— Jelang Natal dan Tahun Baru (Nataru), beberapa bumbu dapur, seperti, Bawang, Rica, dan Tomat (Barito), alami lonjakan harga yang signifikan di Kabupaten Bolsel.

Salah satu pedagang bahan pokok Abdulah Panu, mengatakan, harga rica yang sebelumnya puluhan ribu sekarang sudah ratusan. “Harga normal itu Rp70 ribu, tapi sekarang Rp100 ribu. Istilahnya harga ‘pedas’,” jelasnya.

Diakuinya, kenaikan juga terjadi pada harga Bawang dan Tomat. “Untuk bawang sebelumnya Rp25 ribu, sekarang Rp35- Rp40 ribuan. Begitu, juga Tomat juga naik Rp8.000 Ribu, yang sebelumnya itu Rp. Rp5.000 per kilo,” akunya.

Ditambahkannya, bahan pokoknya dari luar daerah. Kalau ini dari kotamobagu. “Memang biasanya pada akhir tahun harga rica naik yang signifikan,” tukasnya.

Menanggapi ini, warga keluhkan kenaikan harga tersebut, mahal sekali harga Barito. “Mahal banget, tapi apa daya harus beli, meski pas-passan,” keluh Rita salah satu pembeli di Pasar Soguo ini, belum lama ini.

Bukan hanya itu, beberapa warung makan yang ada di seputaran Ibu Kota Bolsel pun berdampak dengan naik harga tersebut. “Iya masakan kami banyak menggunakan bahan dasar ini, sehingganya profit kami sangat tipis. Semoga, Dinas terkait dapat memperhatikan hal ini,” tegas, salah satu pemilik rumah makan di Desa Sondana, ketika ditemui, Selasa (21/12).

Di sisi lain, dia berharap agar kenaikan harga ini tidak berlangsung lama. “Semoga tidak lama naiknya,” harapnya.

Ditambahkannya, apabila ada produsen atau penjual yang sengaja main harga, alias nakal. Wajib ditelusuri oleh instansi terkait. “Kami minta apabila ada pedagang ataupun produsen nakal wajib diproses sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” kuncinya. (rom/ayu)

Most Read

Artikel Terbaru

/