24 C
Manado
Kamis, 26 November 2020

Har Bunsal, Dukung Program UMKM Iskandar-Deddy

MANADOPOST.ID—Program peningkatan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang diseriusi pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Hi Iskandar Kamaru-Deddy Abdul Hamid (Berkah), diapresiasi pengusaha muda Suharto Saputra Bunsal asal kecamatan Bolaang Uki.

Owner Alfatania ini, mengaku dengan adanya kebijakan Pemerintah Kabupaten Bolsel, tidak menerima investasi perusahaan retail terbesar seperti Indomaret dan Alfamart, merupakan langkah baik.

“Dengan begini Sumber Daya Manusia (SDM) Bolsel bisa memanfaatkan peluang yang ada,” beber Bunsal, saat ditemui Manado Post, di depan toko Alfatania, Desa Popodu, Kecamatan Bolaang Uki.

Bunsal muda ini percaya kaum Milenial di Bolsel, mampu memanfaatkan peluang ini. “Sebenarnya, langkah pemerintah ini sangat memberi ruang yang luas kepada seluruh masyarakat pesisir Selatan BMR, untuk meningkatkan UMKM yang ada di Bolsel,” tegas, Har sapaan akrabnya.

Selain itu program ini bisa meningkatkan perekonomian daerah. “Jadi peran pemuda itu sangat penting dalam mendorong perekonomian,” tegasnya.

Oleh karena itu, dia menuturkan program-program dari pasangan nomor urut satu ini wajib disuport oleh seluruh masyarakat Bolsel.

“Program seperti inilah yang dibutuhkan oleh masyarakat, apalagi kaum muda yang mempunyai niat, membangun daerah ini, maka mari bersama-sama melanjutkan bersama Berkah,” ajaknya.

Sementara itu, calon pasangan Bupati nomor urut satu Hi. Iskandar Kamaru, menegaskan mengukur kemajuan daerah itu, bukan nanti ada Alfamart dan Indomaret. “Karena itu, kami komitmen dengan UMKM lokal yang mau membangun di daerah tercinta ini,” tegas Kamaru.

Katanya, kalau dua perusahaan retail terbesar itu masuk di Bolsel, pastinya mengancam kios-kios kecil. “Bisa saja dengan hadirnya, Indomaret dan Alfamart, menutup warung-warung kecil,” sebutnya.

Pemimpin yang dikenal religius ini, berharap Alfatania kedepannya bisa membuka ekspansi lebih besar lagi. “Kami optimis, kedepannya di tujuh kecamatan yang ada di Bolsel, Alfatania Group dan UMKM lain bisa ada dan berkembang, untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,” harapnya.

Ditambahkannya, dirinya mengucapkan terima kasih, kepada seluruh masyarakat, yang telah mendukung dan mensuport kami dalam tahapan kampanye.

“Terima kasih, sebesar-besarnya atas dukungan dan doa, serta waktu dan tempat yang telah diberikan kepada kami selama melakukan tahapan kampanye,” tukasnya sembari mendoakan semoga Tuhan yang Maha Kuasa membalas semua kebaikan masyarakat. Sekadar informasi, Alfatania ini juga, menjual kebutuhan bahan pokok masyarakat. (ctr-03/gel)

-

Artikel Terbaru

Diego Maradona Dikabarkan Meninggal Dunia Akibat Serangan Jantung

Diego Maradona dikabarkan meninggal dunia, Rabu (25/11). Dilansir Daily Mail, legenda sepak bola dunia itu meninggal akibat serangan jantung di usia 60 tahun.

Meghan Markle Keguguran, Pangeran Harry Menangis

Kabar mengejutkan datang dari Meghan Markle. Istri Pangeran Harry itu ternyata mengalami keguguran pada Juli 2020 lalu. Kabar itu diketahui setelah The Duchess of Sussex menuliskan curhatannya di New York Times.

Dimulai Tahun 1956, Begini Sejarah Vaksin Massal di Indonesia

MANADOPOST.ID- Vaksin bukanlah hal baru buat masyarakat Indonesia. Sudah puluhan tahun Indonesia akrab dengan vaksin. Sejarah vaksin di Indonesia secara resmi dimulai tahun 1956, ketika dilakukannya vaksinasi cacar. Pemberian vaksin ini diakui sebagai salah satu upaya pencegahan yang cukup efektif dalam upaya memerangi satu wabah penyakit.

DMR Resmi Wakil Ketua DPRD Minut

Kursi Wakil Ketua DPRD Minahasa Utara (Minut), resmi diduduki Daniel Mathew Rumumpe. DMR, sapaan akrab Rumumpe, menggantikan kakaknya Shintia Gelly Rumumpe (SGR) yang saat ini maju sebagai calon bupati Minut.

Zaman Kapolri Idham Azis, tidak Ada Anjak yang Habis Sekolah

Dalam Apel Kasatwil 2020 di Mabes Polri pada Rabu (25/11), Kapolri Jenderal Idham Azis menyampaikan perihal pembinaan personel kepolisian. Ada hukuman dan penghargaan bagi anggotanya. Bahkan, seluruh personel Bhayangkara akan mendapatkan jabatan sesuai dengan kompetensi individu.