25C
Manado
Senin, 1 Maret 2021

OPD Bolsel Dilarang `Bapontar`

MANADOPOST.ID–Bupati Hi Iskandar Kamaru menginstruksikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang berada di lingkup Pemerintahan Kabupaten Bolmong Selatan (Bolsel), dilarang melakukan Tugas Luar (TL).

Kamaru, mengaku hal ini dilakukan, karena saat ini Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) Perwakilan Sulut sedang memeriksa LKPD tahun 2020 Pemkab Bolsel. “Jadi selama pemeriksaan ini, seluruh OPD tidak ada yang TL,” tegasnya.

Lanjutnya, bagi yang hendak kegiatan Dinas luar, wajib mendapatkan ijin Pimpinan, seperti, Bupati, Wabup, dan Sekkab. “Mungkin bisa TL, kecuali sifatnya penting dan segera. Baru diizinkan,” ucapnya.

Ditambahkannya, pemeriksaan akan berlangsung selama 35 hari kerja. Tujuan pemeriksaan interim LKPD TA 2020, yakni memantau tindak lanjut atas hasil pemeriksaan tahun sebelumnya, terutama temuan yang mempengaruhi opini.

“Menilai efektivitas SPI dalam penyusunan laporan keuangan. Melakukan pengujian subtantif terbatas pada transaksi/saldo, akun-akun untuk menilai kewajaran saldo dan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan dengan prioritas pada akun tertentu,” tegas Kamaru.

Atas dasar itu, dia minta kepada setiap OPD agar mempersiapkan dengan baik semua dokumen laporan keuangan dan bersikap proaktif agar pemeriksaan pendahuluan ini berjalan lancar,” pintanya.

Demi menunjang itu, dia menyebutkan Pemkab Bolsel telah membentuk gugus tugas untuk pemeriksaan LKPD TA 2020.

“Yang diketuai oleh Sekkab, beranggotakan Inspektorat, BPKAD dan perwakilan beberapa OPD yang bertugas sebagai fasilitator antara BPK dengan OPD terperiksa,” tukasnya.

Sekedar informasi, pemeriksaan pendahuluan, dimulai hari, Senin (25/1). Saat, Bupati H. Iskandar Kamaru bersama Wabup Deddy Abdul Hamid didampingi Sekkab Marzanzius Arvan Ohy, Asisten 3 Rikson Paputungan dan Inspektur melaksanakan giat Entry Meeting dengan Kepala perwakilan BPK Provinsi Sulut secara virtual di Ruang Rapat Bappelitbangda Bolsel. (ctr-03/ayu)

Artikel Terbaru