28 C
Manado
Sabtu, 5 Desember 2020

Limpahkan Kasus ASN `Nakal` ke KASN

MANADOPOST.ID—Kasus dugaan pelanggaran netralitas ASN Kotamobagu berinisial SA, segera dilimpahkan ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN).

Hal ini, diungkapkan Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bolmong Selatan (Bolsel) Rolis Hasan.

Hasan mengaku, pihaknya telah memeriksa semua saksi pelapor dan oknum ASN yang bersangkutan. “Tiga saksi yang kami periksa, dan terlapor SA juga. Pemeriksaannya ditempat  dan waktu yang berbeda. Kalau oknum ASN diperiksa di Kotamobagu, sedangkan saksi di kantor Bawaslu,” bebernya, kepada Manado Post, kamis (29/10) kemarin.

Lanjutnya, barang bukti dugaan pelanggaran yang dilaporkan, telah dikumpulkan bersama berkas hasil pemeriksaan para saksi. “Setelah proses di Bawaslu, hasilnya akan kita serahkan ke KASN,” tegasnya.

Ditambahkannya, saat ini tinggal menunggu sidang, usai itu, langsung dilimpahkan pada KASN. “Intinya, kami bekerja sesuai dengan regulasi yang berlaku,” tandasnya.

Sebelumnya, diberitakan jumat (23/10) lalu. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bolmong Selatan (Bolsel) menindaklanjuti laporan, dugaan terlibatnya oknum ASN Kotamobagu berinisial SA, yang masuk dalam group WhatsApp tim pemenangan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Riston Mokoagow- Selvia Van Gobel (Riski).

ketika ditemui, Manado Post Komisioner Bawaslu Divisi Pengawasan, Kifly Y. Malonda membenarkan  laporan tersebut. “Saat ini, pihaknya tengah mengklarifikasi para saksi terkait dengan kedua kasus itu,” beber Malonda, saat dikonfirmasi di kantornya.

Lanjutnya, untuk dugaan keterlibatan Oknum ASN SA ini, apabila semua bukti memenuhi syarat pihaknya akan merekomendasikan ke KASN. “Karena KASN, yang mempunyai kewenangan menentukan hukuman bagi ASN yang melanggar aturan Netralitas dalam Pilkada,” jelasnya.

Ditambahkannya, Bawaslu Bolsel akan mengusut tuntas problem ini sesuai dengan aturan yang berlaku. “Demi terciptanya, Pilkada yang adil dan baik,” tegasnya.

Ditempat yang sama, saksi I mengaku dirinya dipanggil Bawaslu untuk mengklarifikasi keterlibatan Oknum ASN Kotamobagu SA yang terlibat politik praktis. “Kami berdua dipanggil sebagai saksi, intinya pertanyaan dari Bawaslu sendiri kami penuhi dengan bukti yang ada,” tukasnya, sembari meminta kepada harian ini, untuk jangan dipublish namanya. (ctr-03/ayu)

-

Artikel Terbaru

Para Pelaku Pariwisata Berharap Pada Vaksin

MANADOPOST.ID- Kehadiran vaksin menjadi penting ketika angka positif COVID-19 menunjukkan penambahan kasus setiap hari. Angka-angka kasus positif yang terus bertambah ini tidak hanya terjadi di Indonesia

50 Persen ASN Mitra WFH

MANADOPOST.ID—Mulai pekan depan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Minahasa Tenggara (Mitra), akan bekerja dari rumah atau Work From Home (WFH). Hal ini dikatakan Sekretaris Kabupaten (Sekkab) David Lalandos, Jumat (4/12).

Oknum Hukumtua Segera Ditahan Kejaksaan

MANADOPOST.ID—Oknum Hukum tua (Kumtua) Desa Malenos Baru, berinisial ST alias Sjeny dalam waktu dekat dipastikan ditahan dalam kasus dugaan penyalahgunaan Dana desa (Dandes).

Bertarung Nyawa, 40 Menit GSVL Dihantam Gelombang

MANADOPOST.ID-Cuaca buruk yang disertai dengan angin kencang dan gelombang tinggi selang 2 hari berturut-turut di kota Manado

DPR RI: Tarif Tol Manado-Bitung Mahal

MANADOPOST.ID—Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI) melaksanakan agenda rutin tahunan dengan mengunjungi Sulawesi Utara (Sulut), Jumat (4/12).