30.4 C
Manado
Jumat, 19 Agustus 2022

Kunjungi Om Edo, PPK-PPS Tutuyan Dua Jemput Bola Verifikasi Faktual

MANADOPOST.ID– Komisi Pemilihan Umum (KPU) Boltim terus memastikan semua wajib pilih terdaftar dalam Daftar Pemilih Sementara (DPS), yang selanjutnya akan ditetapkan menjadi Daftar Pemilih Tetap (DPT).

Salah satu langkah yaitu dengan melakukan verifikasi faktual pemilih. Seperti yang dilakukan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Tutuyan dengan mengunjungi calon Bupati Boltim Drs H Suhendro Boroma MSi di Rumah Perjuangan Tutuyan, Kamis (1/10/2020).

Ketua PPK Tutuyan Kiswanto Paputungan mengatakan, saat ini DPS sudah ditempel untuk uji publik. Jadi masyarkat bisa melihat langsung apakah namanya terdaftar atau tidak.

“Ada dua langkah yang kami lakukan yaitu meminta masyarkat yang belum terdaftar untuk melapor ke Posko Pengaduan. Atau kami turun langsung ketika sudah mendapatkan informasi. Seperti kepada Pak Hendro ini yang sudah memiliki KTP Tutuyan Dua namun belum terdaftar,” ujarnya.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

Lanjutnya, untuk proses uji publik hanya sampai 3 Oktober. Sehingga diharapkan masyarakat pro aktif mengecek apakah namanya sudah terdaftar atau belum.

Dalam kunjungan lapangan ini, Ketua PPK Tutuyan Kiswanto Paputungan didampingi rekan PPK Imam Handoyo, anggota PPS Tutuyan Dua Assa Laode, Tirta Modeong, dan Indayanti Paputungan. (can)

MANADOPOST.ID– Komisi Pemilihan Umum (KPU) Boltim terus memastikan semua wajib pilih terdaftar dalam Daftar Pemilih Sementara (DPS), yang selanjutnya akan ditetapkan menjadi Daftar Pemilih Tetap (DPT).

Salah satu langkah yaitu dengan melakukan verifikasi faktual pemilih. Seperti yang dilakukan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Tutuyan dengan mengunjungi calon Bupati Boltim Drs H Suhendro Boroma MSi di Rumah Perjuangan Tutuyan, Kamis (1/10/2020).

Ketua PPK Tutuyan Kiswanto Paputungan mengatakan, saat ini DPS sudah ditempel untuk uji publik. Jadi masyarkat bisa melihat langsung apakah namanya terdaftar atau tidak.

“Ada dua langkah yang kami lakukan yaitu meminta masyarkat yang belum terdaftar untuk melapor ke Posko Pengaduan. Atau kami turun langsung ketika sudah mendapatkan informasi. Seperti kepada Pak Hendro ini yang sudah memiliki KTP Tutuyan Dua namun belum terdaftar,” ujarnya.

Lanjutnya, untuk proses uji publik hanya sampai 3 Oktober. Sehingga diharapkan masyarakat pro aktif mengecek apakah namanya sudah terdaftar atau belum.

Dalam kunjungan lapangan ini, Ketua PPK Tutuyan Kiswanto Paputungan didampingi rekan PPK Imam Handoyo, anggota PPS Tutuyan Dua Assa Laode, Tirta Modeong, dan Indayanti Paputungan. (can)

Most Read

Artikel Terbaru

/