24.4 C
Manado
Kamis, 30 Juni 2022

Banner Mobile (Anymind)

472 Orang Dinyatakan Positif

- Advertisement -

MANADOPOST.ID– Angka kehamilan ibu di Kabupaten Boltim terus mengalami peningkatan. Berdasarkan data Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP2KB),  472 orang positif hamil terhitung Januari sampai Agustus 2020.

Kepala DP2KB Boltim Nurtini Modeong melalui Kepala Bidang (Kabid) Keluarga Berenca (KB) Julius Sanding mengatakan, dalam rangka meminimalisir angka kehamilan di Boltim, pihaknya terus melakukan sosialisasi dan memberikan edukasi agar bisa menekan angka kehamilan.

“Meski ditengah pendemi Covid-19, pelayanan KB secara gratis terus kami lakukan. Upaya ini sebagai langka untuk menekan angka kehamilan ditengah pembatasan aktivitas warga ditengah penanganan Covid-19,” ujar Sanding, kepada Manado Post, Selasa (06/10) kemarin.

Sanding mengemukakan, adapun pelayanan KB dilakukan di seluruh wilayah kecamatan se-Kabupaten Boltim. Bahkan, pihaknya memprioritaskan pelayanan KB untuk desa-desa dengan kategori skala urgensi.

- Advertisement -

“Jadi semua desa terutama kampung KB menjadi prioritas pelayanan. Disamping memberikan edukasi, kita juga memberikan pelayanan KB namun disesuaikan dengan kebutuhan,” ucap Sanding.

Sanding pun menambahkan, di dalam pelaksanaan sosialisasi pihaknya begitu fokus dalam upaya pendewasaan usia perkawinan. Pihaknya melakukan pembinanaan kepada generasi muda sebelum berkeluarga.

“Pada prinsipnya kita memberikan pengertian dengan tujuan kesejahteraan keluarga. Jika sudah matang untuk usia perkawinan, maka pastinya keluarga sejahtera ketika berkeluarga,” pungkasnya. (ctr-05/ayu)

MANADOPOST.ID– Angka kehamilan ibu di Kabupaten Boltim terus mengalami peningkatan. Berdasarkan data Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP2KB),  472 orang positif hamil terhitung Januari sampai Agustus 2020.

Kepala DP2KB Boltim Nurtini Modeong melalui Kepala Bidang (Kabid) Keluarga Berenca (KB) Julius Sanding mengatakan, dalam rangka meminimalisir angka kehamilan di Boltim, pihaknya terus melakukan sosialisasi dan memberikan edukasi agar bisa menekan angka kehamilan.

“Meski ditengah pendemi Covid-19, pelayanan KB secara gratis terus kami lakukan. Upaya ini sebagai langka untuk menekan angka kehamilan ditengah pembatasan aktivitas warga ditengah penanganan Covid-19,” ujar Sanding, kepada Manado Post, Selasa (06/10) kemarin.

Sanding mengemukakan, adapun pelayanan KB dilakukan di seluruh wilayah kecamatan se-Kabupaten Boltim. Bahkan, pihaknya memprioritaskan pelayanan KB untuk desa-desa dengan kategori skala urgensi.

“Jadi semua desa terutama kampung KB menjadi prioritas pelayanan. Disamping memberikan edukasi, kita juga memberikan pelayanan KB namun disesuaikan dengan kebutuhan,” ucap Sanding.

Sanding pun menambahkan, di dalam pelaksanaan sosialisasi pihaknya begitu fokus dalam upaya pendewasaan usia perkawinan. Pihaknya melakukan pembinanaan kepada generasi muda sebelum berkeluarga.

“Pada prinsipnya kita memberikan pengertian dengan tujuan kesejahteraan keluarga. Jika sudah matang untuk usia perkawinan, maka pastinya keluarga sejahtera ketika berkeluarga,” pungkasnya. (ctr-05/ayu)

Most Read

Artikel Terbaru

/