24.6 C
Manado
Jumat, 18 Juni 2021
spot_img

Astaga, Minim Anggaran Seleksi CPNS Boltim Terancam Batal

MANADOPOST.ID – Seleksi penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Kabupaten Boltim diprediksi batal dilaksanakan. Pasalnya, pembatalan bisa saja terjadi mengingat tidak adanya ketersediaan anggaran yang disiapkan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boltim.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Boltim Rezha Mamonto S.Kom mengatakan, sedianya pelaksanaan seleksi CPNS tinggal menunggu petunjuk teknis (juknis) dari pemerintah pusat.

Namun, terkait anggaran sekarang belum tersedia karena pada sebelumnya telah di refocusing atau dialihkan untuk penanganan dan antisipasi dampak Covid-19.

“Kuota CPNS memang sudah ditetapkan. Kami tinggal tunggu juknis. Yang menjadi persoalan dana pelaksanaan kegiatan sudah dialihkan. Tentunya perihal ini menjadi perhatian,” ujar Mamonto, usai ditemui Manado Post, Rabu (09/06), siang tadi.

Mamonto menyebutkan, besaran kuota CPNS Boltim di Tahun 2021 mencapai 383 formasi, dengan rincian 173 formasi P3K atau tenaga pendidik, 90 tenaga kesehatan dan 121 tenaga teknis. Penerimaan CPNS formasi P3K nantinya menjadi tanggung jawab Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

Sedangkan 211 formasi kesehatan dan teknis menjadi tanggung jawab Pemkab Boltim.

“Jadi sembari menunggu juknis, tentunya terkait anggaran kegiatan seleksi penerimaan CPNS masih akan dibahas bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan para Anggota DPRD. Semoga anggaran kegiatan seleksi CPNS ini akan dikawal pihak DPRD, supaya dapat dilaksanakan pada tahun ini,” kata Mamonto.

Terpisah, Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Boltim Dr Sonny Waroka P.hD memastikan, jika tidak ada anggaran yang tersedia, pastinya pelaksanaan seleksi CPNS bisa jadi batal dilaksanakan.

Menurutnya, sejauh ini belum ada kepastian soal telnis pelaksanaan seleksi CPNS oleh Pemerintah Pusat.

“Jika anggaran memungkinkan tentu bisa dilaksanakan seleksi CPNS. Tetapi sampai saat ini belum ada kepastian mengenai pelaksanaan kegiatan. Yang pasti kita tunggu saja,” pungkas Warokka.

 

(bili/ayu)

 

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Artikel Terbaru