27.4 C
Manado
Kamis, 7 Juli 2022

SB-RG Siapkan 17 Program untuk Boltim Baru

MANADOPOST.ID- KPU Boltim, Jumat siang (13/11) menggelar debat publik pertama calon bupati dan wakil bupati Boltim.

Debat ini mengangkat tema pelayanan publik untuk kesejahteraan masyarakat, pendidikan, hukum, lingkungan dan pemberdayaan disabilitas.

Lewat tayangan video, paslon nomor urut 3, Drs H Suhendro Boroma MSi dan Drs Rusdi Gumalangit (SB-RG), memaparkan visi, terwujudnya Boltim yang berdikari dan berdaya saing dalam ekonomi, berdaulat dalam politik, dan berkepribadian dalam budaya.

Misinya, yang pertama, mewujudkan kemandirian ekonomi dengan memperkuat sektor pertanian, perikanan, dan sumber daya kelautan, serta mendorong sektor industri dan jasa yang berdaya saing.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

Kedua, memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih dan baik, serta memperkuat budaya politik yang berorientasi pada kepentingan rakyat. Kemudian, mewujudkan pemerataan kesejahteraan masyarakat yang tinggi, maju, mandiri serta berkepribadian dalam budaya.

“Visi ini dielaborasi dalam sembilan misi, 12 tujuan dan 17 program. Dalam kaitan dengan tema debat hari ini, untuk pendidikan kami mengadakan sekolah unggul, beasiswa, bantuan pendidikan, pemerataan pendidikan, dan kesejahteraan guru. Untuk disabilitas, menampung tenaga kerja dari disabilitas. Untuk hukum, antara lain memberdayakan hukum lokal untuk menangani perkara di daerah ini,” urai SB.(mpid)

MANADOPOST.ID- KPU Boltim, Jumat siang (13/11) menggelar debat publik pertama calon bupati dan wakil bupati Boltim.

Debat ini mengangkat tema pelayanan publik untuk kesejahteraan masyarakat, pendidikan, hukum, lingkungan dan pemberdayaan disabilitas.

Lewat tayangan video, paslon nomor urut 3, Drs H Suhendro Boroma MSi dan Drs Rusdi Gumalangit (SB-RG), memaparkan visi, terwujudnya Boltim yang berdikari dan berdaya saing dalam ekonomi, berdaulat dalam politik, dan berkepribadian dalam budaya.

Misinya, yang pertama, mewujudkan kemandirian ekonomi dengan memperkuat sektor pertanian, perikanan, dan sumber daya kelautan, serta mendorong sektor industri dan jasa yang berdaya saing.

Kedua, memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih dan baik, serta memperkuat budaya politik yang berorientasi pada kepentingan rakyat. Kemudian, mewujudkan pemerataan kesejahteraan masyarakat yang tinggi, maju, mandiri serta berkepribadian dalam budaya.

“Visi ini dielaborasi dalam sembilan misi, 12 tujuan dan 17 program. Dalam kaitan dengan tema debat hari ini, untuk pendidikan kami mengadakan sekolah unggul, beasiswa, bantuan pendidikan, pemerataan pendidikan, dan kesejahteraan guru. Untuk disabilitas, menampung tenaga kerja dari disabilitas. Untuk hukum, antara lain memberdayakan hukum lokal untuk menangani perkara di daerah ini,” urai SB.(mpid)

Most Read

Artikel Terbaru

/