30 C
Manado
Jumat, 4 Desember 2020

Tiga Paslon Jual Program

MANADOPOST.ID—Tiga pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) mulai ‘duel’ dalam menjual program kepada masyarakat. Tiga paslon tersebut, ‘tarung’ terbuka dengan gagasan dalam debat pertama calon Bupati dan Wakil Bupati Minsel.

Dalam sambutannya, Ketua KPU Minsel Rommy Sambuaga mengatakan tahapan demi tahapan telah terlaksana. Dan kesempatan kali ini KPU Minsel melaksanakan debat publik.

“Tentu kita sangat bersyukur debat pertama ini telah selesai. Semua paslon telah menunjukkan yang terbaik dengan menjawab pertanyaan yang telah disusun ahli. Kami berharap masyarakat, dapat melihat visi misi paslon dan tertarik untuk datang ke TPS untuk memilih,” ungkapnya.

Dalam debat pertama, paslon nomor urut 1 Michaela Elsiana Paruntu dan Ventje Tuela (MEP-VT) tampil dengan setelan batik. Dalam argumennya Michaela Elsiana Paruntu mengatakan, pihaknya memberikan visi misi membawa Minsel maju makmur dan mandiri.

“Tentu indikator dalam mengukur kesuksesan program kita sangat jelas. Yakni sesuai indikator makro ekonomi, atau dengan angka-angka kemiskinan, pengangguran terbuka serta gini rasio,” terangnya.

Paruntu juga mengatakan, program MEP-VT terkait Minsel makmur juga memiliki makna terkait Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul.

“Kalau Minsel mandiri, kita akan melakukan kemandirian bagi Minsel. Salah satu contohnya adalah desa mandiri. Kita akan mengangkat produk unggulan di setiap desa. Itu dimaksudkan untuk kesejahteraan masyarakat di desa. MEP-VT juga bakal meninjau semua regulasi terkait investasi ataupun penciptaan lapangan pekerjaan,” bebernya.

Sementara itu, paslon nomor urut 2 Royke Sondakh dan Harits Andri Umboh (ROSO-HARUM) juga menjual sejumlah program.

Menurut Royke Sondakh, bahwa jika dirinya dipercayakan menjadi bupati maka Minsel akan dijadikan sebagai pusat bisnis dan ekonomi. Bukan hanya itu, pihaknya juga akan menyelenggarakan pemerintahan dengan menajemen kebenaran.

“Dengan menajemen kebenaran, maka pengelolaan keuangan daerah semakin tertata. Kita akan menempatkan masalah kesehatan dan keselamatan hal utama. Juga kita akan menurunkan harga barang yang ada di Kabupaten Minsel. Salah satunya dengan pemanfaatan Pelabuhan Amurang,” ungkap Royke.

Royke juga memastikan bakal meningkatkan pendapatan masyarakat Minsel kedepannya. “ROSO-HARUM jika terpilih, akan menyiapkan Peraturan bupati (Perbup) sebagai payung hukum untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pergub ini akan melindungi kebijakan dalam upaya memberikan upah yang lebih layak bagi masyarakat, khususnya petani, buruh maupun nelayan. Itu semua sudah kita susun. Jadi jangan takut, ROSO-HARUM pasti buktikan. Selain itu dalam menjaga kesehatan dan keselamatan masyarakat, maka kita akan menjadikan masker dan hand sanitizer sebagai kebutuhan utama. Dan itu juga akan diberikan secara penuh kepada semua masyarakat Minsel. Sehingga semua kebutuhan rakyat akan terakomodir dalam kepemimpinan ROSO-HARUM,” jelasnya.

Sementara itu, Paslon nomor urut 3 Franky Donny Wongkar dan Pdt Petra Yani Rembang juga tampil meyakinkan dalam debat tersebut. Dalam argumennya, Franky Donny Wongkar mengatakan bahwa, FDW-PYR bakal mewujudkan pembangunan berkelanjutan serta tata kelola pemerintahan yang baik. Itu juga sebutnya, menjadi salah satu program unggulan dari Paslon FDW-PYR.

“Visi misi yang telah kita susun itu, sesuai dengan benang merah antara Pemerintah Pusat, provinsi serta FDW-PYR pusat provinsi hingga FDW-PYR. Selain itu kita juga akan mendorong program pendidikan karakter bersama tokoh agama dan masyarakat. FDW-PYR juga memasukkan paham radikal, laboratorium PCR di Kabupaten Minsel, sebagai program unggulan kita,” bebernya.

FDW-PYR juga mengatakan, bahwa penindakan serta profesionalitas hukum agar kualitas hukum di Kabupaten Minsel menjadi lebih baik, adalah salah satu program.

“Jika FDW-PYR terpilih, tidak ada istilah hukum tajam ke bawah tumpul ke atas. Profesionalitas hukum alam semakin baik. Kita juga kedepan, akan melakukan program penyiapan pendamping hukum bagi masyarakat kurang mampu yang membutuhkan. Dan itu gratis untuk rakyat. Namun sebagai upaya pencegahan, kita akan menjalin hubungan komunikasi yang intensif dengan tokoh-tokoh agama dan masyarakat agar permasalahan-permasalahan hukum bisa diantisipasi pemerintah,” katanya.(ewa/gel)

-

Artikel Terbaru

Desa Wisata Penglipuran Batasi Kapasitas Pengunjung Hingga 50%

Selalu ada hal menarik untuk diceritakan mengenai Pulau Dewata Bali, salah satunya adalah Desa Penglipuran yang terletak di Kelurahan Kubu, Kabupaten Bangli, Bali.

Desa Wisata Candirejo Borobudur Tawarkan Sensasi Budaya Jawa

Salah satu desa wisata tradisional yang terkenal #DiIndonesiaAja adalah Desa Penglipuran, Bali. Nah, selain itu, masih banyak desa wisata tradisional lain, termasuk yang lokasinya tak jauh dari Candi Borobudur, Jawa Tengah.

Bajeto 341 Lingkungan Solid Menangkan JGE-VB

Kekuatan pendukung dan simpatisan Pasangan Calon (Paslon) Jilly Gabriella Eman-Virgie Baker, (JGE-VB) kian hari terus bertambah.

Pilih Mor, Rekaman Bersama Enda Ungu

Personel Band Ungu Franco Medjaya Kusumah atau akrab disapa Enda, menunjukkan keseriusannya memenangkan Pasangan Calon (Paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Manado, Mor Bastiaan-Hanny Joost Pajouw (Mor-HJP).

VAP – HR Merajai Pelosok Sulut

Sosok calon Gubernur Sulut Dr (HC) Vonnie Anneke Panambunan STh yang selalu peduli masyarakat kecil, terus dicintai warga hingga di daerah pelosok di 15 kabupaten/kota se-Sulut.