31 C
Manado
Selasa, 20 Oktober 2020

Lensun: Susah Cari Kekurangan Om Edo

MANADOPOST.ID—Demi kemajuan Boltim, masyarakat harus memilih pemimpin berkualitas. Hal itu diungkapkan Ketua PDI Perjuangan Boltim Medy Lensun, saat menyampaikan orasi politik di kampanye dialogis di Modayag, Kecamatan Modayag, Senin (12/10) lalu.

Medy mengatakan, dia mengenal persis kemampuan semua calon. Karena semua sahabatnya. Dari semua kontestan, calon Bupati Suhendro Boroma dan cawabup Rusdi Gumalangit adalah yang paling berkualitas.

“Torang harus cari yang paling tepat. Dan itu adalah Suhendro Boroma. Saya kenal seluruh calon di Boltim. Kemampuan mereka saya kenal persis karena bersahabat. Dan faktanya calon kita yang terbaik dari segala aspek. Untuk itu, saya percaya kita akan memenangkan pilkada ini,” ujarnya.

Menurut Wakil Ketua DPRD Boltim ini, Om Edo, sapaan akrab calon bupati, adalah putra asli Boltim yang karena kepintaran, kejujuran, dan kerja keras dipercayakan menjadi pemimpin tertinggi di Jawa Pos Grup.

“Karena tuntutan karir, beliau bekerja di luar daerah. Torang harusnya bersyukur orang berkualitas seperti beliau, mau turun ke daerah kecil seperti Boltim. Karena posisinya sebagai Dirut Jawa Pos Grup sudah sangat nyaman,” katanya.

Medy juga membeberkan, awalnya Om Edo memang tidak diusulkan sebagai calon bupati PDI Perjuangan. Tapi Bendahara Umum DPP PDI Perjuangan yang sekaligus Ketua DPD PDI Perjuangan Sulut Olly Dondokambey meminta menambah nama Om Edo. “Sejak itu saya sudah tahu, pilihan PDI Perjuangan ada pada Om Edo,” katanya.

Lanjut Medy, mencari kekurangan calon-calon lain banyak. “Tapi untuk Pak Hendro mo cari depe kurang susah. Kalau untuk kelebihannya banyak. Dari semua aspek memang calon kita unggul jauh. Pak Hendro adalah tokoh nasional dengan jaringan luas,” jelasnya.

Dia secara khusus mengingatkan masyarakat Modayag bersatu agar jangan terbawa arus sentimen kewilayahan. “Orang Modayag memang tidak ada salahnya memilih orang Modayag. Tapi jika masih ada calon yang lebih baik, dan lebih berkualitas dari calon Modayag, kenapa kita tidak pilih?” katanya.

Medy juga menyinggung, selama 10 tahun ini Boltim dipimpin orang yang hanya mengandalkan retorika. “Selama 10 tahun Boltim dipimpin orang yang tidak tepat, yang hanya mengandalkan retorika. Sedangkan Om Edo adalah tokoh nasional yang memiliki jaringan luas dengan kemampuan manajerial mumpuni,” katanya.

Dalam kampanye dialogis ini dihadiri pasangan calon bupati dan wakil bupati Boltim Drs H Suhendro Boroma MSi-Drs Rusdi Gumalangit, Ketua PKS Boltim Rita Lamusu, Robby Wowor, Lily Djenaan, anggota DPRD Boltim Buang Muaya, Wilken Dareho, dan Sutanti Ginoga. (can)

-

Artikel Terbaru

Demi Bolsel, Iskandar-Deddy Ubah Lawan Jadi Teman

MANADOPOST.ID—Pesta demokrasi lima tahunan di Kabupaten Bolmong Selatan (Bolsel) kian menarik saja. Sebab hampir dipastikan seluruh elemen masyarakat pesisir selatan BMR ini, mendukung

Gorango Community Menangkan OD-AA

MANADOPOST.ID—Calon Gubernur Sulut Olly Dondokambey (OD) dan calon Wali Kota Manado Andrei Angouw (AA) menghadiri peresmian Rumah Relawan Gorango Community di Paal II Manado.

ODC Perkuat SB-RG di Boltim

MANADOPOST.ID—Kehadiran Olly Dondokambey Center (ODC) di bawah komando Ketum Ferry Wowor di Boltim, menambah kekuatan paslon Drs H Suhendro Boroma MSi-Drs Rusdi Gumalangit (SB-RG).

Money Politics Naik, Modus Sembako Uang Tunai

MANADOPOST.ID—Sejumlah pelanggaran diduga terjadi selama tahapan pilkada, yang saat ini sementara berlangsung di Sulawesi Utara (Sulut). Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Sulut membeber, sudah ada aduan masuk dari 15 kabupaten/kota.

Dukung Olly-Steven, Sesepuh Golkar `Reuni` di SaVeRo

MANADOPOST.ID—Pemandangan menarik terlihat di Tondano, Senin (19/10) kemarin. Panji berwarna kuning terlihat menyatu dengan warna merah.