alexametrics
25.4 C
Manado
Sabtu, 28 Mei 2022

Banner Mobile (Anymind)

KASIHAN! Ratusan Tenaga Honor Dipecat Pemkab Boltim, Ini Alasannya

MANADOPOST.ID – Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Sulawesi Utara (Sulut), ‘memecat’ atau merumahkan ratusan tenaga harian lepas (THL).

Pemberitahuan ini disampaikan Pemkab Boltim melalui surat edaran Nomor: 800/setdkab/0326/I/2022 kepada masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang ditandatangani Sekretaris Daerah Ir J Sonny Warokka PhD atas nama Bupati Boltim.

“Terhitung mulai Januari tahun 2022 sampai dengan Maret 2022 untuk sementara Pemerintah Daerah tidak akan melakukan pengangkatan Tenaga Harian Lepas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Boltim,” demikian bunyi surat edaran poin pertama, Rabu (19/1/2022).

Isi surat edaran kemudian dilanjutkan dengan poin kedua yang berisi jenis jabatan yang dimaksud pada poin pertama di atas yaitu Operator komputer (Operator SIMDA, Operator SIMDA Aset, Operator SIMDA Gaji, Operator SIMDA SP2D, Operator SIMDA PBB P2, Operator Kasda Online, Operator Keuangan Rekon Pendapatan, Operator Komisi, Operator SIK, dan lain sebagainya), tenaga teknis pada UPTD Puskesmas dan Rumah Sakit, Tenaga Administrasi dan Front Office.

Hal ini dibenarkan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Boltim Rezha Mamonto saat dihubungi via WhatsApp.

“Hal ini dilakukan karena keterbatasan anggaran disebabkan oleh dampak Covid-19. Namun Pada bulan April nanti Pemkab akan kembali melakukan perekrutan THL dengan mempertimbangkan kemampuan keuangan daerah, kompetensi, disiplin dan kebutuhan organisasi,” jelas Rezha.

Rezha mengatakan, jabatan yang diisi honorer tersebut akan digantikan dengan memberdayakan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).

“Ke depan nanti berdasarkan penyampaian dari Menpan THL sudah tidak ada lagi, karena akan diganti dengan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja,” jelasnya. (Buyung Potabuga/can)

MANADOPOST.ID – Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Sulawesi Utara (Sulut), ‘memecat’ atau merumahkan ratusan tenaga harian lepas (THL).

Pemberitahuan ini disampaikan Pemkab Boltim melalui surat edaran Nomor: 800/setdkab/0326/I/2022 kepada masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang ditandatangani Sekretaris Daerah Ir J Sonny Warokka PhD atas nama Bupati Boltim.

“Terhitung mulai Januari tahun 2022 sampai dengan Maret 2022 untuk sementara Pemerintah Daerah tidak akan melakukan pengangkatan Tenaga Harian Lepas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Boltim,” demikian bunyi surat edaran poin pertama, Rabu (19/1/2022).

Isi surat edaran kemudian dilanjutkan dengan poin kedua yang berisi jenis jabatan yang dimaksud pada poin pertama di atas yaitu Operator komputer (Operator SIMDA, Operator SIMDA Aset, Operator SIMDA Gaji, Operator SIMDA SP2D, Operator SIMDA PBB P2, Operator Kasda Online, Operator Keuangan Rekon Pendapatan, Operator Komisi, Operator SIK, dan lain sebagainya), tenaga teknis pada UPTD Puskesmas dan Rumah Sakit, Tenaga Administrasi dan Front Office.

Hal ini dibenarkan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Boltim Rezha Mamonto saat dihubungi via WhatsApp.

“Hal ini dilakukan karena keterbatasan anggaran disebabkan oleh dampak Covid-19. Namun Pada bulan April nanti Pemkab akan kembali melakukan perekrutan THL dengan mempertimbangkan kemampuan keuangan daerah, kompetensi, disiplin dan kebutuhan organisasi,” jelas Rezha.

Rezha mengatakan, jabatan yang diisi honorer tersebut akan digantikan dengan memberdayakan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).

“Ke depan nanti berdasarkan penyampaian dari Menpan THL sudah tidak ada lagi, karena akan diganti dengan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja,” jelasnya. (Buyung Potabuga/can)

Most Read

Artikel Terbaru

/