25.4 C
Manado
Kamis, 7 Juli 2022

Warga Keluhkan Traffic Light yang Rusak

MANADOPOST.ID– Warga Kotamobagu eluhkan kerusakan Traffic Light, yang sudah lama belum diperbaiki.  Fahmi,  salah satu pengemudi Becak Motor (Bentor) mengaku, jika kerusakan tersebut  berbahaya bagi pengendara.

“Apalagi kami para pengemudi. Cukup terganggu ketika melintas di lampu merah yang rusak,”akunya.

Menurutnya, adanya Traffic Light sangat dibutuhkan agar pengendara menjadi tertib dan terhindar dari kecelakaan.

“Jika lampu merah berfungsi secara normal, kendaraan menjadi tertib saat berada di simpang empat seperti ini, otomatis tidak ada kekhawatiran soal kecelakaan lagi,” katanya.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

Menanggapi keluhan ini,  Dinas Perhubungan (Dishub) Kotamobagu, memastikan, sudah menganggarkan perbaikan kerusakan Traffic Light, yang berada di simpang empat Kelurahan Mogolaing, Kelurahan Molinow dan Kelurahan Matali tersebut.

Kepala Dinas Perhubungan Kotamobagu, Nasly Paputungan, membeber kerusakan Traffic Light yang berada di tiga titik itu berbeda-beda.

“Ada yang rusak karena alat kontrol, saklar untuk daya listrik sudah lemah dan lainnya. Sempat beberapa hari hidup tetapi mati lagi, ini karena ada alat yang sudah lemah. Kalu tempat lainnya masih normal dan hidup,” bebernya.

Dia juga mengatakan, untuk memperbaiki Traffic Light yang rusak memakan biaya cukup besar. “Kami telah menganggarkan biaya perbaikan dan perawatan traffic light kurang lebih Rp50 juta. InsyaAllah pada triwulan dua akan mulai perbaikan,” sebutnya.

Namun, dia mengatakan anggaran biaya perbaikan dan pemeliharaan belum cukup. “InsyaAllah nanti di APBD perubahan baru ditambah lagi. Sehingga bisa memperbaiki dan merawat di semua titik Kota Kotamobagu,” tutupnya. (*/ayu)

MANADOPOST.ID– Warga Kotamobagu eluhkan kerusakan Traffic Light, yang sudah lama belum diperbaiki.  Fahmi,  salah satu pengemudi Becak Motor (Bentor) mengaku, jika kerusakan tersebut  berbahaya bagi pengendara.

“Apalagi kami para pengemudi. Cukup terganggu ketika melintas di lampu merah yang rusak,”akunya.

Menurutnya, adanya Traffic Light sangat dibutuhkan agar pengendara menjadi tertib dan terhindar dari kecelakaan.

“Jika lampu merah berfungsi secara normal, kendaraan menjadi tertib saat berada di simpang empat seperti ini, otomatis tidak ada kekhawatiran soal kecelakaan lagi,” katanya.

Menanggapi keluhan ini,  Dinas Perhubungan (Dishub) Kotamobagu, memastikan, sudah menganggarkan perbaikan kerusakan Traffic Light, yang berada di simpang empat Kelurahan Mogolaing, Kelurahan Molinow dan Kelurahan Matali tersebut.

Kepala Dinas Perhubungan Kotamobagu, Nasly Paputungan, membeber kerusakan Traffic Light yang berada di tiga titik itu berbeda-beda.

“Ada yang rusak karena alat kontrol, saklar untuk daya listrik sudah lemah dan lainnya. Sempat beberapa hari hidup tetapi mati lagi, ini karena ada alat yang sudah lemah. Kalu tempat lainnya masih normal dan hidup,” bebernya.

Dia juga mengatakan, untuk memperbaiki Traffic Light yang rusak memakan biaya cukup besar. “Kami telah menganggarkan biaya perbaikan dan perawatan traffic light kurang lebih Rp50 juta. InsyaAllah pada triwulan dua akan mulai perbaikan,” sebutnya.

Namun, dia mengatakan anggaran biaya perbaikan dan pemeliharaan belum cukup. “InsyaAllah nanti di APBD perubahan baru ditambah lagi. Sehingga bisa memperbaiki dan merawat di semua titik Kota Kotamobagu,” tutupnya. (*/ayu)

Most Read

Artikel Terbaru

/