25.4 C
Manado
Kamis, 7 Juli 2022

PNS Kembali `Libur`, OPD Wajib Berlakukan Sistem Kerja Shift

MANADOPOST.ID— Pemerintah Kotamobagu kembali menerapkan sistem kerja Work From Home (WFH) bagi seluruh Pegawai Negeri Sipil (PNS). Hal ini tertuang dalam surat edaran Wali Kota Kotamobagu nomor 209/W-KK/IX/2020 yang dikeluarkan pada 7 September lalu.

Kepala BKPP Kotamobagu, Sarida Mokoginta, menjelaskan hal ini berdasarkan Surat Edaran Menpan-RB Nomor 58 Tahun 2020 tentang Sistem Kerja Pegawai ASN Dalam Tatanan Normal Baru.

“Menindaklanjuti edaran menteri tersebut, maka perlu dilakukan perubahan sistem kerja seluruh ASN termasuk di Pemkot Kotamobagu. Hal ini bertujuan agar supaya seluruh ASN dapat beradaptasi dengan tatanan normal baru dengan tetap memperhatikan kesehatan dan keselamatan seluruh ASN,” jelasnya

Perubahan sistem kerja mencakup kepatuhan terhadap Protokol Kesehatan. Di antaranya, saat dalam perjalanan dari atau ke tempat kerja, selama berada di tempat kerja, pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi dalam bekerja, dan juga perubahan jadwal kehadiran PNS dan THL.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

“Yang dimaksud dengan perubahan jadwal kerja adalah, dengan mulai  diberlakukannya sistem kerja WFH bagi PNS dan THL Pemkot Kotamobagu mulai tanggal 9 September 2020,” ungkapnya

Ia pun pun mengimbau masing-masing OPD untuk membuat jadwal kerja dengan sistem shift. “Misalnya dalam se-minggu, dibuatkan jadwal masuk kantor bagi PNS dan THL berdasarkan pembagian jumlah hari. Jadi dalam sehari bisa masuk full dan besoknya WFH begitu seterusnya. Khusus yang WFH tetap melaporkan hasil pekerjaannya kepada  kepala OPD masing-masing,” imbaunya.

Sarida menambahkan, sejak ditetapkan pelaksanaan sistem kerja WFH tersebut berlaku bagi seluruh ASN Pemkot Kotamobagu.

“Jadi tidak dibatasi hanya kepada PNS Eselon IV, Pelaksana dan THL akan tetapi berlaku bagi seluruh ASN Pemkot baik Eselon II dan III. Akan tetapi, semua Kembali kepada masing-masing kepala OPD untuk mengatur jadwalnya. Bisa saja ada OPD yang menerapkan WFH hanya bagi eselon IV, Pelaksana dan THL saja, selebihnya yaitu Eselon II dan III tetap masuk kantor seperti biasa.

Dan bagi OPD seperti Dinkes, Satpol PP, Discapilduk, BPKD, Dinsos, BPBD, DPMPTSP, RSUD Pobundayan, UPTD Puskesmas, dan UPTD Instalasi Farmasi dapat menyesuaikan dengan tingkat pelayanannya. Intinya walaupun WFH, akan tetapi pelayanan kepada masyarakat tidak bisa diabaikan dan tetap diutamakan,” tutupnya. (ctr-01/ayu)

MANADOPOST.ID— Pemerintah Kotamobagu kembali menerapkan sistem kerja Work From Home (WFH) bagi seluruh Pegawai Negeri Sipil (PNS). Hal ini tertuang dalam surat edaran Wali Kota Kotamobagu nomor 209/W-KK/IX/2020 yang dikeluarkan pada 7 September lalu.

Kepala BKPP Kotamobagu, Sarida Mokoginta, menjelaskan hal ini berdasarkan Surat Edaran Menpan-RB Nomor 58 Tahun 2020 tentang Sistem Kerja Pegawai ASN Dalam Tatanan Normal Baru.

“Menindaklanjuti edaran menteri tersebut, maka perlu dilakukan perubahan sistem kerja seluruh ASN termasuk di Pemkot Kotamobagu. Hal ini bertujuan agar supaya seluruh ASN dapat beradaptasi dengan tatanan normal baru dengan tetap memperhatikan kesehatan dan keselamatan seluruh ASN,” jelasnya

Perubahan sistem kerja mencakup kepatuhan terhadap Protokol Kesehatan. Di antaranya, saat dalam perjalanan dari atau ke tempat kerja, selama berada di tempat kerja, pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi dalam bekerja, dan juga perubahan jadwal kehadiran PNS dan THL.

“Yang dimaksud dengan perubahan jadwal kerja adalah, dengan mulai  diberlakukannya sistem kerja WFH bagi PNS dan THL Pemkot Kotamobagu mulai tanggal 9 September 2020,” ungkapnya

Ia pun pun mengimbau masing-masing OPD untuk membuat jadwal kerja dengan sistem shift. “Misalnya dalam se-minggu, dibuatkan jadwal masuk kantor bagi PNS dan THL berdasarkan pembagian jumlah hari. Jadi dalam sehari bisa masuk full dan besoknya WFH begitu seterusnya. Khusus yang WFH tetap melaporkan hasil pekerjaannya kepada  kepala OPD masing-masing,” imbaunya.

Sarida menambahkan, sejak ditetapkan pelaksanaan sistem kerja WFH tersebut berlaku bagi seluruh ASN Pemkot Kotamobagu.

“Jadi tidak dibatasi hanya kepada PNS Eselon IV, Pelaksana dan THL akan tetapi berlaku bagi seluruh ASN Pemkot baik Eselon II dan III. Akan tetapi, semua Kembali kepada masing-masing kepala OPD untuk mengatur jadwalnya. Bisa saja ada OPD yang menerapkan WFH hanya bagi eselon IV, Pelaksana dan THL saja, selebihnya yaitu Eselon II dan III tetap masuk kantor seperti biasa.

Dan bagi OPD seperti Dinkes, Satpol PP, Discapilduk, BPKD, Dinsos, BPBD, DPMPTSP, RSUD Pobundayan, UPTD Puskesmas, dan UPTD Instalasi Farmasi dapat menyesuaikan dengan tingkat pelayanannya. Intinya walaupun WFH, akan tetapi pelayanan kepada masyarakat tidak bisa diabaikan dan tetap diutamakan,” tutupnya. (ctr-01/ayu)

Most Read

Artikel Terbaru

/