23.4 C
Manado
Sabtu, 20 Agustus 2022

Waspada Cuaca Esktrim

MANADOPOST.ID–Kepala Bidang Penanganan Darurat Bencana BPBD Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) Rafik Alamri mengimbau agar masyarakat tetap waspada dengan adanya hujan intensitas sedang hingga lebat yang terjadi.

Imbauan itu dikatakan olehnya menyusul keluarnya peringatan dini cuaca ekstrim di seluruh wilayah Bolmong pada Minggu (13/9) kemarin, di mana dalam peringatan tersebut, hujan yang terjadi dapat disertai kilat/petir dan angin kencang.

“Untuk masyarakat yang tinggal di bantaran sungai, jika hujan sudah terjadi lebih dari 1 jam maka segera menghindar ke tempat yang lebih aman,” ujarnya.

Selain itu, dia pun mengimbau para pengendara agar selalu berhati-hati saat bepergian. “Untuk pengendara, harus selalu waspada tanah longsor dan pohon tumbang,” ujarnya.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

Lanjut dia, saat ini pihaknya bersama dengan Balai Wilayah Sungai (BWS) Provinsi Sulut selalu memantau kondisi terkini, tak terkecuali di wilayah pasca bencana banjir beberapa waktu lalu, yakni Sangtombolang dan Dumoga.

Bahkan, Rafik mengaku dalam waktu dekat pihaknya akan melakukan pengerukan sedimen di wilayah Domisil dan Pangi Timur, Kecamatan Sangtombolang.

“Yang di Domisil saat ini sedang dilaksanakan oleh BWS. Sementara, untuk Pangi Timur akan dilaksanakan oleh BPBD dalam pekan ini,” bebernya.

Hal itu penting dilakukan mengingat saat ini telah menumpuk banyak sedimen material di wilayah sungai yang merupakan sisa-sisa material saat terjadi banjir bandang beberapa waktu lalu di wilayah tersebut. “Sedimen materialnya berupa sirtu, batu-batu besar, dan lumpur,” terangnya.

Selain pengerukan sedimen, pihaknya juga akan membangun tanggul darurat di wilayah itu. “Kita juga akan bangun tanggul darurat karena tanggul darurat yang dibangun lalu sudah rusak kembali,” pungkasnya. (ctr-04/ayu)

MANADOPOST.ID–Kepala Bidang Penanganan Darurat Bencana BPBD Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) Rafik Alamri mengimbau agar masyarakat tetap waspada dengan adanya hujan intensitas sedang hingga lebat yang terjadi.

Imbauan itu dikatakan olehnya menyusul keluarnya peringatan dini cuaca ekstrim di seluruh wilayah Bolmong pada Minggu (13/9) kemarin, di mana dalam peringatan tersebut, hujan yang terjadi dapat disertai kilat/petir dan angin kencang.

“Untuk masyarakat yang tinggal di bantaran sungai, jika hujan sudah terjadi lebih dari 1 jam maka segera menghindar ke tempat yang lebih aman,” ujarnya.

Selain itu, dia pun mengimbau para pengendara agar selalu berhati-hati saat bepergian. “Untuk pengendara, harus selalu waspada tanah longsor dan pohon tumbang,” ujarnya.

Lanjut dia, saat ini pihaknya bersama dengan Balai Wilayah Sungai (BWS) Provinsi Sulut selalu memantau kondisi terkini, tak terkecuali di wilayah pasca bencana banjir beberapa waktu lalu, yakni Sangtombolang dan Dumoga.

Bahkan, Rafik mengaku dalam waktu dekat pihaknya akan melakukan pengerukan sedimen di wilayah Domisil dan Pangi Timur, Kecamatan Sangtombolang.

“Yang di Domisil saat ini sedang dilaksanakan oleh BWS. Sementara, untuk Pangi Timur akan dilaksanakan oleh BPBD dalam pekan ini,” bebernya.

Hal itu penting dilakukan mengingat saat ini telah menumpuk banyak sedimen material di wilayah sungai yang merupakan sisa-sisa material saat terjadi banjir bandang beberapa waktu lalu di wilayah tersebut. “Sedimen materialnya berupa sirtu, batu-batu besar, dan lumpur,” terangnya.

Selain pengerukan sedimen, pihaknya juga akan membangun tanggul darurat di wilayah itu. “Kita juga akan bangun tanggul darurat karena tanggul darurat yang dibangun lalu sudah rusak kembali,” pungkasnya. (ctr-04/ayu)

Most Read

Artikel Terbaru

/