31.4 C
Manado
Jumat, 1 Juli 2022

Suara OD-SK di BMR Alami Peningkatan Dibanding Pilgub 2015

MANADOPOST.ID–Perolehan suara pasangan Olly Dondokambey dan Steven Kandouw (ODSK) di Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) 2020 di wilayah Bolaang Mongondow Raya mengalami kenaikan dibanding capaian perolehan suara pada Pilgub 2015 lalu.

Perbandingan tersebut dilihat dari perolehan  data JDIH KPU Sulut 2015 dan hasil hitung cepat Pilgub 2020. Pada Pilgub 2015, ODSK meraup 104.517 suara pemilih Bolmong Raya, sedangkan untuk Pilgub 2020 tahun ini, pasangan ini meraup suara pemilih sebanyak 145.556, naik 41.039 suara atau 39,27 persen.

“Jika kita lihat untuk Bolmong Raya memang perolehan suaranya terdapat kenaikan yang cukup signifikan, mencapai 39,27 persen dari perolehan suara Pilgub sebelumnya,” ungkap Ketua DPC PDI Kota Kotamobagu, Meiddy Makalalag.

Menurutnya hal tersebut menggambarkan pergeseran persepsi masyarakat Bolmong Raya terhadap pasangan yang diusung PDIP Sulut.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

“Pada pencalonan periode pertama, masyarakat Bolmong Raya mungkin belum terlalu mengenal sosok Olly Dondokambey dan Steven Kandouw, sehingga mempengaruhi tingkat keterpilihan pasangan ini. Periode kedua ini masyarakat sudah bisa dengan objektif dan rasional ketika menilai kinerja mereka. Terlebih  perkembangan Sulawesi Utara ketika Pak Olly dan Pak Steven memimpin daerah ini, peningkatannya cukup pesat dan bisa dirasakan seluruh masyarakat,” Tambahnya.

Untuk target sendiri setiap kabupaten dan kota punya target masing-masing. Untuk Bolmong Raya sendiri penetapan target dilakukan dengan cermat dengan menghitung berbagai kondisi yang ada. Apalagi Bolmong Raya adalah basis Sehan Lanjar.

“Kami cukup objektif dan realistis menetapkan target. Bolmong Raya merupakan daerah basis Sehan Lanjar. Kami harus betul-betul berhitung dengan cermat, terutama menghadapi unsur subjektifitas yang ada. Di Kotamobagu sendiri, meski perolehan suaranya berada di angka 43 persen, tapi itu hasil yang maksimal dan sudah bisa memenuhi target yang ditetapkan. Kami bersyukur dengan pencapaian itu, ditambah di Bolmong Raya kami memenangi pertarungan ini,” jelasnya.

Atas pencapaian ini,  Meiddy juga menyampaikan ucapan khusus kepada Wali Kota Kotamobagu Tatong Bara. “Saya beserta jajaran kader dan simpatisan PDIP Kotamobagu mengucapkan terima kasih yang tulus kepada Ibu Wali Kota Tatong Bara yang telah berjuang bersama-sama dengan saya dan teman-teman. Ibu wali telah sangat banyak membantu dan mendukung semua upaya dan perjuangan kami dalam Pilkada ini. terima kasih Tatong Bara, Syukur Mo’anto,” tutupnya.

Berdasarkan data dihimpun, pada Pilgub 2015 lalu capaian perolehan suara pasangan ODSK di wilayah Bolmong Raya masing-masing untuk Kotamobagu 15.540 suara, Bolmong 36.413 suara, Bolsel 22.258 suara, Bolmut 10.570 suara, dan Boltim 19.736 suara.

Sedangkan pada Pilgub 2020 berdasar data hitung cepat Kotamobagu meraih 27.615 suara, naik sebesar 77,7 persen, Bolmong meraih suara sebanyak 70.259 atau naik sebesar 92,95 persen, Bolsel 17.053 atau turun 23,38 persen, Bolmut 18.895 suara atau naik 78,76 persen, dan Boltim 11.734 suara atau turun 40,55 persen. (ctr-01/ayu)

MANADOPOST.ID–Perolehan suara pasangan Olly Dondokambey dan Steven Kandouw (ODSK) di Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) 2020 di wilayah Bolaang Mongondow Raya mengalami kenaikan dibanding capaian perolehan suara pada Pilgub 2015 lalu.

Perbandingan tersebut dilihat dari perolehan  data JDIH KPU Sulut 2015 dan hasil hitung cepat Pilgub 2020. Pada Pilgub 2015, ODSK meraup 104.517 suara pemilih Bolmong Raya, sedangkan untuk Pilgub 2020 tahun ini, pasangan ini meraup suara pemilih sebanyak 145.556, naik 41.039 suara atau 39,27 persen.

“Jika kita lihat untuk Bolmong Raya memang perolehan suaranya terdapat kenaikan yang cukup signifikan, mencapai 39,27 persen dari perolehan suara Pilgub sebelumnya,” ungkap Ketua DPC PDI Kota Kotamobagu, Meiddy Makalalag.

Menurutnya hal tersebut menggambarkan pergeseran persepsi masyarakat Bolmong Raya terhadap pasangan yang diusung PDIP Sulut.

“Pada pencalonan periode pertama, masyarakat Bolmong Raya mungkin belum terlalu mengenal sosok Olly Dondokambey dan Steven Kandouw, sehingga mempengaruhi tingkat keterpilihan pasangan ini. Periode kedua ini masyarakat sudah bisa dengan objektif dan rasional ketika menilai kinerja mereka. Terlebih  perkembangan Sulawesi Utara ketika Pak Olly dan Pak Steven memimpin daerah ini, peningkatannya cukup pesat dan bisa dirasakan seluruh masyarakat,” Tambahnya.

Untuk target sendiri setiap kabupaten dan kota punya target masing-masing. Untuk Bolmong Raya sendiri penetapan target dilakukan dengan cermat dengan menghitung berbagai kondisi yang ada. Apalagi Bolmong Raya adalah basis Sehan Lanjar.

“Kami cukup objektif dan realistis menetapkan target. Bolmong Raya merupakan daerah basis Sehan Lanjar. Kami harus betul-betul berhitung dengan cermat, terutama menghadapi unsur subjektifitas yang ada. Di Kotamobagu sendiri, meski perolehan suaranya berada di angka 43 persen, tapi itu hasil yang maksimal dan sudah bisa memenuhi target yang ditetapkan. Kami bersyukur dengan pencapaian itu, ditambah di Bolmong Raya kami memenangi pertarungan ini,” jelasnya.

Atas pencapaian ini,  Meiddy juga menyampaikan ucapan khusus kepada Wali Kota Kotamobagu Tatong Bara. “Saya beserta jajaran kader dan simpatisan PDIP Kotamobagu mengucapkan terima kasih yang tulus kepada Ibu Wali Kota Tatong Bara yang telah berjuang bersama-sama dengan saya dan teman-teman. Ibu wali telah sangat banyak membantu dan mendukung semua upaya dan perjuangan kami dalam Pilkada ini. terima kasih Tatong Bara, Syukur Mo’anto,” tutupnya.

Berdasarkan data dihimpun, pada Pilgub 2015 lalu capaian perolehan suara pasangan ODSK di wilayah Bolmong Raya masing-masing untuk Kotamobagu 15.540 suara, Bolmong 36.413 suara, Bolsel 22.258 suara, Bolmut 10.570 suara, dan Boltim 19.736 suara.

Sedangkan pada Pilgub 2020 berdasar data hitung cepat Kotamobagu meraih 27.615 suara, naik sebesar 77,7 persen, Bolmong meraih suara sebanyak 70.259 atau naik sebesar 92,95 persen, Bolsel 17.053 atau turun 23,38 persen, Bolmut 18.895 suara atau naik 78,76 persen, dan Boltim 11.734 suara atau turun 40,55 persen. (ctr-01/ayu)

Most Read

Artikel Terbaru

/