23.4 C
Manado
Senin, 4 Juli 2022

Kualitas Sungai di Kotamobagu Terus Membaik

MANADOPOST.ID— Dinas Lingkungan Hidup (DLH) bekerjasama dengan PT Water Laboratory Nusantara Indonesia, melakukan penelitian pada 16 sungai yang ada di Kotamobagu. Hasilnya, mendapatkan nilai 80 atau masuk dalam kategori baik.

“Setelah dianalisa, secara garis besar Nilai Indeks Kualitas Air Sungai di Kotamobagu tahun ini berada pada nilai 80 atau kategori baik,” ungkap Kabid Pencegahan Pencemaran Lingkungan, Indrawan Mokoginta,

Menurutnya, dibandingkan dengan 2019 lalu terjadi peningkatan. “Jadi nilai indeks kualitas air dari angka sebelumnya yaitu 60 menjadi 80 pada tahun ini, artinya terus membaik,” tambahnya

Dia menjelaskan, kegiatan pemantauan kualitas air sungai bertujuan untuk mengetahui Indeks Kualitas Air Sungai (IKA), dan sebagai bahan pengambilan kebijakan instansi lain seperti Bappelitbangda dan Dinas PUPR, serta sebagai persyaratan untuk mengikuti Sanitasi Award.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

“Beberapa faktor yang mempengaruhi perubahan kualitas Air Sungai seperti Usaha/Kegiatan,semisal peternakan hewan yang berlokasi di sekitar sungai, bengkel dan lainnya,” jelasnya

Dia menyebutkan, ada beberapa cara yang dilakukan untuk memperbaiki kualitas air sungai. Diantaranya melakukan pembinaan terhadap usaha, kegiatan masyarakat yang berlokasi bermukim di sekitar sungai.

Diketahui, 16 sungai yang diperiksa, antara lain, Sungai Bilalang Hilir, sungai Dayanan Hilir, sungai Bilalang Hulu, sungai Dayanan Hulu, sungai Kotobangon Hulu, Sungai Bonodon Moyag Hulu, sungai Bonodon Moyag Hilir, sungai Kotobangon Hilir, sungai Yantaton Hulu, sungai Yantaton II Hulu, sungai Kopek Hulu, wungai Kopek Hilir, sungai Ongkag Hulu, sungai Yantaton II Hilir, sungai Yantaton Hilir, sungai Ongkag Hilir. (ctr-01/ayu)

MANADOPOST.ID— Dinas Lingkungan Hidup (DLH) bekerjasama dengan PT Water Laboratory Nusantara Indonesia, melakukan penelitian pada 16 sungai yang ada di Kotamobagu. Hasilnya, mendapatkan nilai 80 atau masuk dalam kategori baik.

“Setelah dianalisa, secara garis besar Nilai Indeks Kualitas Air Sungai di Kotamobagu tahun ini berada pada nilai 80 atau kategori baik,” ungkap Kabid Pencegahan Pencemaran Lingkungan, Indrawan Mokoginta,

Menurutnya, dibandingkan dengan 2019 lalu terjadi peningkatan. “Jadi nilai indeks kualitas air dari angka sebelumnya yaitu 60 menjadi 80 pada tahun ini, artinya terus membaik,” tambahnya

Dia menjelaskan, kegiatan pemantauan kualitas air sungai bertujuan untuk mengetahui Indeks Kualitas Air Sungai (IKA), dan sebagai bahan pengambilan kebijakan instansi lain seperti Bappelitbangda dan Dinas PUPR, serta sebagai persyaratan untuk mengikuti Sanitasi Award.

“Beberapa faktor yang mempengaruhi perubahan kualitas Air Sungai seperti Usaha/Kegiatan,semisal peternakan hewan yang berlokasi di sekitar sungai, bengkel dan lainnya,” jelasnya

Dia menyebutkan, ada beberapa cara yang dilakukan untuk memperbaiki kualitas air sungai. Diantaranya melakukan pembinaan terhadap usaha, kegiatan masyarakat yang berlokasi bermukim di sekitar sungai.

Diketahui, 16 sungai yang diperiksa, antara lain, Sungai Bilalang Hilir, sungai Dayanan Hilir, sungai Bilalang Hulu, sungai Dayanan Hulu, sungai Kotobangon Hulu, Sungai Bonodon Moyag Hulu, sungai Bonodon Moyag Hilir, sungai Kotobangon Hilir, sungai Yantaton Hulu, sungai Yantaton II Hulu, sungai Kopek Hulu, wungai Kopek Hilir, sungai Ongkag Hulu, sungai Yantaton II Hilir, sungai Yantaton Hilir, sungai Ongkag Hilir. (ctr-01/ayu)

Most Read

Artikel Terbaru

/