MANADOPOST.ID— Setelah melakukan tahapan pengujian, akhirnya proses Co-Firing Biomass yang dilakulan oleh PLN UPDK Minahasa telah mencapai 100 persen, atau sesuai dengan target yang ditentukan pada KPI 2022.
Pada tanggal 3 September lalu, PLTU Amurang telah melaksanakan Go Live co-Firing jenis Biomass Sekam Padi. Sejak saat itu, rata-rata pasokam Sekam Padi ke PLTU Amurang mencapai 10 MT per hari. Sehingga, dalam waktu dekat PLN UPDK Minahasa masih akan melakukan pengujian untuk biomass lain, yaitu sabut kelapa dan SRF (Solid Recovered Fuel/pemanfaatan sampah organik), sebagai langkah diversifikasi biomass sebagai penguatan pasokan. Yang nantinya akan berkolaborasi dengan PT. PJBS. PLN UPDK Minahasa memastikan, akan terus mengaplikasikan biomass pada PLTU Amurang untuk mensupport target bauran energi biomass dan mendukung pilar green dalam transformasi PT. PLN (Persero).(ayu) Editor : Tanya Rompas