Dengan pencapaian ini, Hyundai membukukan total delapan penghargaan IIHS TSP+ 2025 meliputi Elantra 2025, Sonata, IONIQ 5, IONIQ 6, KONA, TUCSON, SANTA FE, dan IONIQ 9 2026 serta satu penghargaan TSP 2025 melalui SANTA CRUZ 2026. Secara keseluruhan, Hyundai memimpin industri otomotif dengan sembilan kendaraan penerima penghargaan TSP/TSP+ 2025.
Tahun ini, IIHS menerapkan standar pengujian yang lebih ketat, terutama pada aspek keselamatan penumpang baris kedua. Untuk meraih predikat TOP SAFETY PICK, kendaraan harus memiliki rating Acceptable pada uji tabrak depan terbaru, sementara TOP SAFETY PICK+ mewajibkan rating Good. Selain itu, seluruh trim harus memiliki lampu depan berkualitas Acceptable atau Good serta sistem pencegah tabrakan pejalan kaki yang efektif pada siang dan malam.
Cole Stutz, Chief Safety Officer Hyundai Motor North America, menyampaikan kebanggaannya atas raihan tersebut. Ia menegaskan bahwa pencapaian ini adalah bukti komitmen Hyundai dalam menghadirkan standar keselamatan global yang tinggi serta inovasi berkelanjutan pada seluruh lini produknya.
Untuk meraih penghargaan, setiap kendaraan harus memenuhi penilaian Good pada uji tabrak depan dan samping yang telah diperbarui, serta performa optimal dalam evaluasi pencegahan tabrakan terhadap pejalan kaki. Informasi lengkap mengenai metodologi pengujian dan kriteria penghargaan dapat dilihat di laman resmi IIHS.
Berikut daftar model Hyundai Motor penerima penghargaan IIHS TSP+/TSP 2025:
Rating TSP+ (8 model):
IONIQ 5, IONIQ 6, IONIQ 9 (penambahan terbaru), KONA, TUCSON, SANTA FE (diproduksi setelah November 2024), ELANTRA/AVANTE (diproduksi setelah Oktober 2024), SONATA (diproduksi setelah November 2024)
Rating TSP (1 model):
SANTA CRUZ (penambahan terbaru)
Hyundai Motor America terus memperkuat posisinya di industri otomotif Amerika Serikat melalui investasi fasilitas produksi, pusat penelitian dan pengembangan, serta jaringan 850 dealer independen. Operasi Hyundai di AS berkontribusi sekitar US$20,1 miliar per tahun dan mendukung lebih dari 190.000 lapangan kerja.(ame)
Editor : Amelia Beatrix