Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Dari Sawah Maros ke Al-Azhar Kairo: Energi Kebaikan YBM PLN Menguatkan Langkah Muhaimin

Ayurahmi Rais • Kamis, 26 Februari 2026 | 09:22 WIB

Ketua YBM PLN UIP3B Sulawesi, Anwaruddin, menyerahkan bantuan pendidikan secara simbolis kepada Muhaimin, disaksikan Sekretaris YBM PLN UIP3B Sulawesi.
Ketua YBM PLN UIP3B Sulawesi, Anwaruddin, menyerahkan bantuan pendidikan secara simbolis kepada Muhaimin, disaksikan Sekretaris YBM PLN UIP3B Sulawesi.

MANADOPOST.ID– Di balik hamparan sawah di Kabupaten Maros, lahir sebuah mimpi besar yang kini menembus batas benua. Muhaimin, putra kedua dari tiga bersaudara dari keluarga petani sederhana, tengah menapaki perjalanan ilmiahnya di Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir—salah satu pusat peradaban dan keilmuan Islam dunia.

 

Di tengah keterbatasan ekonomi keluarga, Muhaimin menjadi satu-satunya yang melanjutkan pendidikan hingga jenjang perguruan tinggi. Tekadnya untuk memperdalam kajian fiqh kontemporer bukan sekadar demi gelar akademik, tetapi sebagai ikhtiar untuk kelak kembali mengabdi sebagai ulama yang membawa maslahat bagi masyarakat, khususnya di tanah kelahirannya.

 

Perjalanan itu tentu tidak mudah. Menempuh studi di luar negeri membutuhkan keteguhan mental, kesiapan akademik, serta dukungan finansial yang tidak sedikit. Namun langkah Muhaimin kini semakin kokoh berkat dukungan Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN Unit Induk Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban (UIP3B) Sulawesi, yang menyalurkan bantuan pendidikan untuk mendukung penyelesaian tugas akhirnya di Mesir.

Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis di Kantor YBM PLN UIP3B Sulawesi oleh Ketua YBM PLN UIP3B Sulawesi, Anwaruddin, disaksikan Sekretaris YBM PLN UIP3B Sulawesi, Aksal Jamal. Momentum tersebut bukan sekadar seremoni, melainkan simbol gotong royong dan kepedulian insan PLN terhadap masa depan generasi bangsa.

 

General Manager PLN UIP3B Sulawesi sekaligus Pembina YBM PLN UIP3B Sulawesi, Fermi Trafianto, menegaskan bahwa dukungan terhadap pendidikan merupakan bagian dari kontribusi nyata PLN dalam membangun peradaban.

“YBM PLN hadir sebagai wujud kepedulian dan gotong royong insan PLN dalam membantu saudara-saudara kita yang memiliki semangat besar untuk menempuh pendidikan, namun menghadapi keterbatasan ekonomi. Kami berharap dukungan ini menjadi wasilah lahirnya ulama muda yang berilmu, berintegritas, serta mampu menjawab tantangan zaman dengan perspektif keislaman yang moderat dan solutif,” ujarnya.

Menurut Fermi, energi yang dihimpun dari para muzakki dan donatur YBM PLN bukan sekadar dana bantuan, tetapi energi kebaikan yang menggerakkan perubahan sosial.

“Energi kebaikan inilah yang menjadi kekuatan utama YBM PLN untuk terus menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. Semoga setiap kontribusi yang diberikan menjadi amal jariyah dan membawa keberkahan bagi semua,” tambahnya.

Bagi YBM PLN UIP3B Sulawesi, pendidikan bukan sekadar bantuan finansial, tetapi investasi jangka panjang dalam membangun peradaban. Setiap rupiah yang dihimpun dari para muzakki merupakan wujud kepedulian kolektif insan PLN untuk menghadirkan perubahan nyata di tengah masyarakat. Melalui program pendidikan ini, YBM PLN tidak hanya membantu individu, tetapi juga menanam benih kebermanfaatan yang kelak akan tumbuh dan dirasakan oleh banyak orang.

Perjalanan Muhaimin ke Al-Azhar Kairo menjadi simbol bahwa keterbatasan ekonomi bukanlah penghalang bagi cita-cita besar. Dengan dukungan dan doa dari berbagai pihak, langkahnya kini semakin mantap menyelesaikan studi dan memperluas wawasan keilmuan di pusat kajian Islam dunia. Harapannya, ilmu fiqh kontemporer yang ia dalami dapat menjadi solusi atas dinamika sosial dan tantangan keumatan di era modern.

 

Di sela-sela sesi bincang bersama jajaran YBM PLN UIP3B Sulawesi, Muhaimin menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas dukungan yang diterimanya.

“Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada YBM PLN dan seluruh muzakki atas bantuan ini. Dukungan ini sangat berarti bagi saya dalam menyelesaikan tugas akhir di Al-Azhar Kairo. Insya Allah, ilmu yang saya peroleh akan saya abdikan untuk kemaslahatan umat dan pembangunan moral generasi muda di daerah,” ungkapnya penuh haru.

Kisah Muhaimin adalah satu dari sekian banyak cerita tentang bagaimana listrik tidak hanya menerangi rumah dan industri, tetapi juga menerangi masa depan. Di sisi lain, kisah ini menjadi pengingat bahwa energi terbaik PLN tidak hanya hadir dalam bentuk daya listrik yang mengalir melalui jaringan transmisi, tetapi juga dalam bentuk kepedulian yang menyalakan harapan.

Melalui YBM PLN UIP3B Sulawesi, semangat berbagi dan gotong royong insan PLN terus mengalir—menguatkan mimpi dari sawah Maros hingga ruang-ruang ilmu di Al-Azhar Kairo, menumbuhkan harapan, dan menghadirkan maslahat yang berkelanjutan bagi generasi penerus bangsa.

Editor : Ayurahmi Rais