Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Lewat GENCARKAN, BSG Edukasi Santri Kotamobagu Soal Tabungan dan Investasi Aman untuk Masa Depan

Ayurahmi Rais • Senin, 9 Maret 2026 | 13:26 WIB

 

Kegiatan edukasi keuangan bagi anak santri.
Kegiatan edukasi keuangan bagi anak santri.

 

MANADOPOST.ID —  PT Bank Pembangunan Daerah Sulut dan Gorontalo (BSG) terus meningkatkan literasi keuangan di kalangan generasi muda. 

Pekan lalu, BSG bersama OJK dam BCA menggelar kegiatan edukasi keuangan melalui program GENCARKAN (Gerakan Nasional Cerdas Keuangan) di Pondok Pesantren PKPPS Tahfidz Alquran Markaz Tidzkar, Kota Kotamobagu.

Program tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman mengenai pengelolaan keuangan yang bijak serta mengenalkan layanan perbankan yang aman dan berada di bawah pengawasan negara.

Kehadiran Bank SulutGo menjadi salah satu bagian penting dalam kegiatan tersebut. Sebagai bank daerah, BSG menunjukkan komitmennya dalam memperluas literasi dan inklusi keuangan, khususnya di kalangan pelajar dan santri di Sulawesi Utara.

Dalam kesempatan itu,  Sekretaris Dinas Pendidikan Kotamobagu, Kusnadi Pobela, menyampaikan apresiasi atas sinergi yang dilakukan BSG, BCA dan OJK dalam memberikan edukasi kepada para santri.

“Literasi keuangan merupakan kecakapan hidup yang sangat penting di era digital saat ini. Kami mengapresiasi langkah BSG, BCA, dan OJK yang hadir langsung di lingkungan pesantren. Ilmu mengelola keuangan sama pentingnya dengan ilmu akademik lainnya agar para santri tidak terjebak dalam praktik keuangan ilegal di masa depan,” ujar Kusnadi.

Materi literasi keuangan dalam kegiatan tersebut disampaikan oleh Megawati, perwakilan OJK Sulawesi Utara, Gorontalo, dan Maluku Utara (SulutGoMalut). Ia menjelaskan berbagai aspek penting terkait perlindungan konsumen serta cara mengelola keuangan secara bijak sejak usia muda.

Dalam pemaparannya, Megawati juga mengingatkan para santri untuk lebih waspada terhadap maraknya penipuan investasi yang sering muncul melalui media sosial.

“Kami mengajak para santri untuk memahami ciri-ciri investasi bodong, membangun kebiasaan menabung sejak dini, serta memanfaatkan layanan keuangan digital secara aman,” jelasnya.

Selain edukasi mengenai kewaspadaan terhadap investasi ilegal, para santri juga diperkenalkan dengan budaya menabung melalui produk tabungan pelajar serta cara menggunakan layanan perbankan digital secara aman.

Kegiatan berlangsung interaktif melalui sesi tanya jawab antara pemateri dan para santri. Beberapa santri yang mampu menjawab pertanyaan seputar dunia perbankan juga mendapatkan apresiasi dari panitia.

Melalui kegiatan ini, BSG bersama BCA dan OJK berharap para santri tidak hanya menjadi generasi penghafal Al-Qur’an, tetapi juga memiliki pemahaman yang baik mengenai pengelolaan keuangan sehingga mampu menjadi generasi yang cerdas secara finansial.

Editor : Ayurahmi Rais