27 C
Manado
Jumat, 12 Agustus 2022

Menko Perekonomian Resmikan Atap Panel Surya Terbesar di Asia Tenggara Milik Coca Cola

MANADOPOST.ID—Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto meresmikan proyek atap panel surya terbesar di Indonesia, bahkan Asia Tenggara milik PT Coca Cola Amatil (CCA) Indonesia. Panel tersebut memiliki luas 72.000 meter persegi dengan nilai investasi Rp87 miliar. Peresmian yang dihelat di fasilitas produksi PT CCA di Cikarang Barat ini dihadiri juga oleh President Director Coca-Cola Amatil Indonesia Kadir Gunduz, Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum serta sejumlah pejabat daerah dan petinggi PT CCA.

Kadir Gunduz dalam sambutannya mengatakan, panel ini dapat menghasilkan daya listrik sebesar 9,6 juta kWh per tahun. Jumlah yang dibutuhkan untuk mengurangi emisi karbon sebesar 8,9 juta kilogram per tahun. “Keberlanjutan merupakan bagian inti model bisnis kami. Dimulai dari cara kami mendapatkan bahan baku dan produk manufaktur hingga cara kami berkomunikasi sebagai brand dan dalam mengelola karyawan kami,” ujar Gunduz.

Inisiatif ini lanjutnya, mendukung ambisi pemerintah Indonesia dalam mengurangi emisi rumah kaca sebanya 29 persen atau setara 314 juta ton karbondioksida hingga 2030, juga kontribusi terhadap pencapaian sustainable development goals (SDG’s). “Dengan ini kami akan dapat meninggalkan warisan positif dan memastikan dampak minimal terhadap lingkungan dan dunia yang kita tinggali,” pungkas Gunduz.

Sementara, Managing Director Coca Cola Amatil Alison Watkins mengatakan, CCA semakin dekat dengan tujuan keberlanjutan tahun 2020 dan berharap pencapaian ini akan menjadi isnpirasi bagi bisnis lain di Indonesia untuk melanjutkan atau memulai energi terbarukan dan tujuan efisiensi energi mereka sendiri.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

Kemudian, Menko Airlangga Hartarto dalam penyampaiannya mengatakan, mengapresiasi pembangunan atap panel surya tersebut. “Penggunaan solar panel di fasilitas pabrik Coca Cola Amatil Indonesia ini menjadi salah satu bentuk pemanfaatan sumber energi terbarukan yang akan mendukung perwujudan komitmen pemerintah yang telah dituangkan melalui kebijakan energi nasional tersebut,” kata Airlangga.

Proyek energi terbarukan lainnya yang didukung oleh Amatil Indonesia termasuk pengadaan 243.383 mesin pendingin hemat energi (cooler). Yang dapat menghemat hingga 178 juta kWh energi per tahun. Instalasi LED sebagai sumber pencahayaan alternatif di seluruh pabrik. Konversi dari solar, gas alam dan gas alam terkonversi untuk pemanas, pembangkit listrik dan forklift. (*)

MANADOPOST.ID—Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto meresmikan proyek atap panel surya terbesar di Indonesia, bahkan Asia Tenggara milik PT Coca Cola Amatil (CCA) Indonesia. Panel tersebut memiliki luas 72.000 meter persegi dengan nilai investasi Rp87 miliar. Peresmian yang dihelat di fasilitas produksi PT CCA di Cikarang Barat ini dihadiri juga oleh President Director Coca-Cola Amatil Indonesia Kadir Gunduz, Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum serta sejumlah pejabat daerah dan petinggi PT CCA.

Kadir Gunduz dalam sambutannya mengatakan, panel ini dapat menghasilkan daya listrik sebesar 9,6 juta kWh per tahun. Jumlah yang dibutuhkan untuk mengurangi emisi karbon sebesar 8,9 juta kilogram per tahun. “Keberlanjutan merupakan bagian inti model bisnis kami. Dimulai dari cara kami mendapatkan bahan baku dan produk manufaktur hingga cara kami berkomunikasi sebagai brand dan dalam mengelola karyawan kami,” ujar Gunduz.

Inisiatif ini lanjutnya, mendukung ambisi pemerintah Indonesia dalam mengurangi emisi rumah kaca sebanya 29 persen atau setara 314 juta ton karbondioksida hingga 2030, juga kontribusi terhadap pencapaian sustainable development goals (SDG’s). “Dengan ini kami akan dapat meninggalkan warisan positif dan memastikan dampak minimal terhadap lingkungan dan dunia yang kita tinggali,” pungkas Gunduz.

Sementara, Managing Director Coca Cola Amatil Alison Watkins mengatakan, CCA semakin dekat dengan tujuan keberlanjutan tahun 2020 dan berharap pencapaian ini akan menjadi isnpirasi bagi bisnis lain di Indonesia untuk melanjutkan atau memulai energi terbarukan dan tujuan efisiensi energi mereka sendiri.

Kemudian, Menko Airlangga Hartarto dalam penyampaiannya mengatakan, mengapresiasi pembangunan atap panel surya tersebut. “Penggunaan solar panel di fasilitas pabrik Coca Cola Amatil Indonesia ini menjadi salah satu bentuk pemanfaatan sumber energi terbarukan yang akan mendukung perwujudan komitmen pemerintah yang telah dituangkan melalui kebijakan energi nasional tersebut,” kata Airlangga.

Proyek energi terbarukan lainnya yang didukung oleh Amatil Indonesia termasuk pengadaan 243.383 mesin pendingin hemat energi (cooler). Yang dapat menghemat hingga 178 juta kWh energi per tahun. Instalasi LED sebagai sumber pencahayaan alternatif di seluruh pabrik. Konversi dari solar, gas alam dan gas alam terkonversi untuk pemanas, pembangkit listrik dan forklift. (*)

Most Read

Artikel Terbaru

/