alexametrics
32.4 C
Manado
Senin, 23 Mei 2022

Banner Mobile (Anymind)

Dubes Djauhari: Kinerja Perdagangan Indonesia dengan Tiongkok Tahun 2021 Menggembirakan

MANADOPOST.ID – Kinerja perdagangan Indonesia dengan Tiongkok periode Januari – Desember 2021 menggembirakan karena melonjak signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Ini tercermin dari pertumbuhan total nilai perdagangan dan ekspor Indonesia ke Tiongkok tahun 2021 dibandingkan tahun 2020.

Kepabeanan Tiongkok baru saja mengumumkan data yang menyebutkan bahwa total nilai perdagangan Indonesia dengan Tiongkok tahun 2021 mencapai 124,34 miliar dollar Amerika Serikat (AS), dengan angka pertumbuhan mencapai 58.43 persen, dibandingkan capaian tahun lalu.

“Peringkat Indonesia sebagai negara pengekspor ke Tiongkok di antara negara anggota ASEAN lainnya terus menanjak, dari sebelumnya berada di posisi ke-5 pada tahun 2019, naik di posisi ke-4 pada tahun 2020, dan tahun 2021 meningkat lagi menjadi peringkat ke-3. Apresiasi yang tinggi untuk upaya dan kerja keras seluruh eksportir Indonesia, karena di tengah tantangan yang besar, tetap memiliki semangat juang tinggi untuk meningkatkan ekspor. Prestasi ini juga tidak lepas dari koordinasi dan kerja keras Kementerian Perdagangan dan Kementerian/Lembaga terkait di tanah air serta KBRI Beijing yang saling bahu membahu dalam menyelesaikan berbagai hambatan dan mencari terobosan akses pasar produk Indonesia di Tiongkok,” ujar Dubes Djauhari.

“Nilai ekspor Indonesia ke Tiongkok tahun ini mencapai 63,63 miliar dollar Amerika Serikat (AS), tumbuh 70.02 persen dibandingkan dengan total nilai ekspor Indonesia ke Tiongkok tahun 2020. Sementara nilai impor Indonesia dari Tiongkok dalam periode ini juga tumbuh positif sebesar 47.87 persen atau mencapai 60,71 miliar dolar AS dibandingkan total nilai impor tahun lalu, didominasi oleh golongan bahan baku atau penolong yang diperlukan untuk memacu produktivitas industri domestik,” tambah Marina Novira, Atase Perdagangan KBRI Beijing.

Produk unggulan dan potensial Indonesia pada tahun 2021 yang mengalami peningkatan nilai ekspor signifikan di atas 100 persen dalam kode HS dua digit, diantaranya: Bahan bakar mineral dan produk sulingannya (HS 27) meningkat 137.5 persen; Produk turunan nikel (HS 75) meningkat 14795.9 persen; Produk industri penggilingan (HS 11) meningkat 1641.9 persen; Produk keramik (HS 69) meningkat 129.4 persen; Logam tidak mulia lainnya (HS 81) meningkat 8845.1 persen; Olahan dari sayuran, buah, biji/kacang (HS 20) meningkat 133.6 persen; Mutiara alam, mutiara budidaya, logam mulia (HS 71) meningkat 119.7 persen; Produk hewani (HS 05) meningkat 193.9 persen; Olahan dari daging ikan, krustacea, moluska (HS 16) meningkat 357.9 persen; Kendaraan yang bergerak diatas rel dan bagiannya (HS 86) meningkat 2673 persen. Sementara untuk produk kopi (HS 0901) juga mengalami peningkatan sebesar 22.8 persen, begitu pula dengan nilai ekspor kelompok produk makanan dan minuman yang turut meningkat sebesar 80.5 persen di tahun 2021.

“Dengan kerja keras dan upaya terpadu bersama, kiranya kinerja ini tetap meningkat di tahun 2022. Selamat tahun Macan 2022 dan tetap semangat!,” tambah Dubes Djauhari menutup perbincangan.(*)

MANADOPOST.ID – Kinerja perdagangan Indonesia dengan Tiongkok periode Januari – Desember 2021 menggembirakan karena melonjak signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Ini tercermin dari pertumbuhan total nilai perdagangan dan ekspor Indonesia ke Tiongkok tahun 2021 dibandingkan tahun 2020.

Kepabeanan Tiongkok baru saja mengumumkan data yang menyebutkan bahwa total nilai perdagangan Indonesia dengan Tiongkok tahun 2021 mencapai 124,34 miliar dollar Amerika Serikat (AS), dengan angka pertumbuhan mencapai 58.43 persen, dibandingkan capaian tahun lalu.

“Peringkat Indonesia sebagai negara pengekspor ke Tiongkok di antara negara anggota ASEAN lainnya terus menanjak, dari sebelumnya berada di posisi ke-5 pada tahun 2019, naik di posisi ke-4 pada tahun 2020, dan tahun 2021 meningkat lagi menjadi peringkat ke-3. Apresiasi yang tinggi untuk upaya dan kerja keras seluruh eksportir Indonesia, karena di tengah tantangan yang besar, tetap memiliki semangat juang tinggi untuk meningkatkan ekspor. Prestasi ini juga tidak lepas dari koordinasi dan kerja keras Kementerian Perdagangan dan Kementerian/Lembaga terkait di tanah air serta KBRI Beijing yang saling bahu membahu dalam menyelesaikan berbagai hambatan dan mencari terobosan akses pasar produk Indonesia di Tiongkok,” ujar Dubes Djauhari.

“Nilai ekspor Indonesia ke Tiongkok tahun ini mencapai 63,63 miliar dollar Amerika Serikat (AS), tumbuh 70.02 persen dibandingkan dengan total nilai ekspor Indonesia ke Tiongkok tahun 2020. Sementara nilai impor Indonesia dari Tiongkok dalam periode ini juga tumbuh positif sebesar 47.87 persen atau mencapai 60,71 miliar dolar AS dibandingkan total nilai impor tahun lalu, didominasi oleh golongan bahan baku atau penolong yang diperlukan untuk memacu produktivitas industri domestik,” tambah Marina Novira, Atase Perdagangan KBRI Beijing.

Produk unggulan dan potensial Indonesia pada tahun 2021 yang mengalami peningkatan nilai ekspor signifikan di atas 100 persen dalam kode HS dua digit, diantaranya: Bahan bakar mineral dan produk sulingannya (HS 27) meningkat 137.5 persen; Produk turunan nikel (HS 75) meningkat 14795.9 persen; Produk industri penggilingan (HS 11) meningkat 1641.9 persen; Produk keramik (HS 69) meningkat 129.4 persen; Logam tidak mulia lainnya (HS 81) meningkat 8845.1 persen; Olahan dari sayuran, buah, biji/kacang (HS 20) meningkat 133.6 persen; Mutiara alam, mutiara budidaya, logam mulia (HS 71) meningkat 119.7 persen; Produk hewani (HS 05) meningkat 193.9 persen; Olahan dari daging ikan, krustacea, moluska (HS 16) meningkat 357.9 persen; Kendaraan yang bergerak diatas rel dan bagiannya (HS 86) meningkat 2673 persen. Sementara untuk produk kopi (HS 0901) juga mengalami peningkatan sebesar 22.8 persen, begitu pula dengan nilai ekspor kelompok produk makanan dan minuman yang turut meningkat sebesar 80.5 persen di tahun 2021.

“Dengan kerja keras dan upaya terpadu bersama, kiranya kinerja ini tetap meningkat di tahun 2022. Selamat tahun Macan 2022 dan tetap semangat!,” tambah Dubes Djauhari menutup perbincangan.(*)

Most Read

Artikel Terbaru

/