alexametrics
24.4 C
Manado
Selasa, 17 Mei 2022

Banner Mobile (Anymind)

Masih Surplus, Nilai Ekspor Sulut Periode Maret Sentuh 1,2 Triliun

MANADOPOST-ID— Badan Pusat Statistik (BPS) kembali merilis perkembangan neraca perdagangan Sulut periode Maret 2021.

Dimana, berdasarkan data yang dibeberkan, Senin (3/5) siang tadi, realisasi ekspor Sulut berada di angka 88,25 juta USD, atau setara dengan
Rp1.276.253.850.000. Sementara nilai impornya tertahan di angka 10,02 USD atau setara dengan Rp144.909.240.000. (Kurs, Senin (3/5).

Angka tersebut mengindikasikan, jika periode Maret, neraca perdagangan Sulut tetap mengalami surplus sekira 78,22 USD atau sekira Rp1.131.344.610.00.

Kepala BPS Sulut Asim Saputra MEc Dev, menyebutkan, komoditas ekspor nonmigas terbesar pada Maret 2021 masih didominasi Lemak dan Minyak Hewan/Nabati (HS 15). Dengan nilai 27,98 juta USD. Atau 31,71 perse dari total ekspor.

Sedangkan untuk komoditas impor terbesar adalah Bahan Bakar Mineral (HS 27), senilai 3,83 juta USD , atau 38,23 persen dari total impor.

“Negara tujuan ekspor nonmigas terbesar Sulut adalah Singapura sebesar 21,35 juta USD. Dengan persentase 24,20 persen dari total ekspor. Sedangkan Australia menjadi negara pemasok terbesar pada bulan Maret 2021 sebesar 3,22 juta USD atau 32,14 persen dari total impor,” tutupnya.

Simak, ulasan lengkapnya di Manado Post Cetak, edisi Selasa (4/6) esok.
(ayurahmi)

 

MANADOPOST-ID— Badan Pusat Statistik (BPS) kembali merilis perkembangan neraca perdagangan Sulut periode Maret 2021.

Dimana, berdasarkan data yang dibeberkan, Senin (3/5) siang tadi, realisasi ekspor Sulut berada di angka 88,25 juta USD, atau setara dengan
Rp1.276.253.850.000. Sementara nilai impornya tertahan di angka 10,02 USD atau setara dengan Rp144.909.240.000. (Kurs, Senin (3/5).

Angka tersebut mengindikasikan, jika periode Maret, neraca perdagangan Sulut tetap mengalami surplus sekira 78,22 USD atau sekira Rp1.131.344.610.00.

Kepala BPS Sulut Asim Saputra MEc Dev, menyebutkan, komoditas ekspor nonmigas terbesar pada Maret 2021 masih didominasi Lemak dan Minyak Hewan/Nabati (HS 15). Dengan nilai 27,98 juta USD. Atau 31,71 perse dari total ekspor.

Sedangkan untuk komoditas impor terbesar adalah Bahan Bakar Mineral (HS 27), senilai 3,83 juta USD , atau 38,23 persen dari total impor.

“Negara tujuan ekspor nonmigas terbesar Sulut adalah Singapura sebesar 21,35 juta USD. Dengan persentase 24,20 persen dari total ekspor. Sedangkan Australia menjadi negara pemasok terbesar pada bulan Maret 2021 sebesar 3,22 juta USD atau 32,14 persen dari total impor,” tutupnya.

Simak, ulasan lengkapnya di Manado Post Cetak, edisi Selasa (4/6) esok.
(ayurahmi)

 

Most Read

Artikel Terbaru

/