22.4 C
Manado
Jumat, 19 Agustus 2022

Manado Alami Deflasi 0,30 Persen

MANADOPOST.ID—Setelah mengalami inflasi di beberapa bulan, Mei lalu berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik (BPS), Kota Manado mengalami deflasi sebesar 0,30 persen.

Deflasi tersebut dikarenakan, adanya penurunan indeks harga konsumen dari 107,61 pada April 2021 menjadi 107,29 pada Mei 2021.

“Bulan Mei Kota Manado alami deflasi, karena terjadi penurunan indeks harga konsumen dibanding April,” sebut Kepala BPS Sulut Asim Saputra, Selasa (2/6).

Asim menyebutkan, beberapa komoditas yang memberikan sumbangan terbesar terhadap inflasi di Kota Manado adalah ikan oci sebesar 0,0328 persen. Lalu rokok putih, biskuit, daging ayam ras, emas perhiasan, telur ayam ras, bawang putih, teh, minyak goreng, dan ayam hidup.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

“Komoditas yang memberikan sumbangan deflasi terbesar adalah ikan cakalang, tomat, tarif kendaraan roda 2 online, tarif kendaraan roda 4 online, ikan malalugis, angkutan udara, lemon, bawang merah, cabai rawit dan ikan deho,” bebernya.

Lanjutnya, dari sebelas kelompok pengeluaran di Kota Manado, tiga kelompok pengeluaran mengalami penurunan indeks, yaitu kelompok transportasi, kelompok makanan, minuman dan tembakau dan kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga. Satu kelompok yang mengalami peningkatan indeks, yaitu kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya.

Kelompok yang tidak mengalami perubahan yaitu kelompok pakaian dan alas kaki, kelompok perumahan, air, listrik dan bahan bakar rumah tangga, kelompok kesehatan, kelompok infromasi, komunikasi, dan jasa keuangan, kelompok rekreasi, olahraga dan budaya, kelompok pendidikan dan kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran.

“Kota Manado, pada Mei 2021 mengalami inflasi secara tahun kalender sebesar 1,45 persen dan inflasi year on year sebesar 2,54 persen,” tukasnya

Diketahui, di Pulau Sulawesi, menurut Asim dua belas kota mengalami inflasi dan satu kota mengalami deflasi.

“Inflasi tertinggi terjadi di Kota Mamuju sebesar 1,36 persen dan inflasi terendah terjadi di Kota Makassar sebesar 0,26 persen,” tutupnya.

(ayu)

 

MANADOPOST.ID—Setelah mengalami inflasi di beberapa bulan, Mei lalu berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik (BPS), Kota Manado mengalami deflasi sebesar 0,30 persen.

Deflasi tersebut dikarenakan, adanya penurunan indeks harga konsumen dari 107,61 pada April 2021 menjadi 107,29 pada Mei 2021.

“Bulan Mei Kota Manado alami deflasi, karena terjadi penurunan indeks harga konsumen dibanding April,” sebut Kepala BPS Sulut Asim Saputra, Selasa (2/6).

Asim menyebutkan, beberapa komoditas yang memberikan sumbangan terbesar terhadap inflasi di Kota Manado adalah ikan oci sebesar 0,0328 persen. Lalu rokok putih, biskuit, daging ayam ras, emas perhiasan, telur ayam ras, bawang putih, teh, minyak goreng, dan ayam hidup.

“Komoditas yang memberikan sumbangan deflasi terbesar adalah ikan cakalang, tomat, tarif kendaraan roda 2 online, tarif kendaraan roda 4 online, ikan malalugis, angkutan udara, lemon, bawang merah, cabai rawit dan ikan deho,” bebernya.

Lanjutnya, dari sebelas kelompok pengeluaran di Kota Manado, tiga kelompok pengeluaran mengalami penurunan indeks, yaitu kelompok transportasi, kelompok makanan, minuman dan tembakau dan kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga. Satu kelompok yang mengalami peningkatan indeks, yaitu kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya.

Kelompok yang tidak mengalami perubahan yaitu kelompok pakaian dan alas kaki, kelompok perumahan, air, listrik dan bahan bakar rumah tangga, kelompok kesehatan, kelompok infromasi, komunikasi, dan jasa keuangan, kelompok rekreasi, olahraga dan budaya, kelompok pendidikan dan kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran.

“Kota Manado, pada Mei 2021 mengalami inflasi secara tahun kalender sebesar 1,45 persen dan inflasi year on year sebesar 2,54 persen,” tukasnya

Diketahui, di Pulau Sulawesi, menurut Asim dua belas kota mengalami inflasi dan satu kota mengalami deflasi.

“Inflasi tertinggi terjadi di Kota Mamuju sebesar 1,36 persen dan inflasi terendah terjadi di Kota Makassar sebesar 0,26 persen,” tutupnya.

(ayu)

 

Most Read

Artikel Terbaru

/