30.4 C
Manado
Jumat, 19 Agustus 2022

BBJ Bidik Kopra Sulut Masuk Perdagangan Berjangka

MANADOPOST.ID— Kelapa dan kopra Sulut dibidik PT Bursa Berjangka Jakarta (BBJ) untuk bisa masuk dalam bursa perdagangan berjangka.

Hal ini diungkapkan Direktur Utama BBJ Stephanus Paulus Lumintang. “Kemungkinan besar kami akan proses kontrak kopra dan kelapa ini. Sekarang kami sementara meresearch mengenai hal ini apakah cocok diperdagangkan di bursa berjangka,” ungkapnya dalam media training yang dilakukan di kantor PT Solid Gold Berjangka (SGB) kemarin.

Lanjutnya, dalam kegiatan yang dilakukan, BBJ diawasi langsung oleh badan pengawas perdagangan berjangka komoditi (Bappebti) sebagai pejabat eselon 1 kementerian perdagangan.

“Intinya kami diawasi pemerintah. Kami ingin agar masyarakat Manado tidak menjadi investor perusahaan illegal. Jangan sampai tertipu dengan ketidaklegalan perusahaan memperdagangkan kontrak yang tidak boleh,” jelasnya.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

Pria berdarah Manado ini menambahkan, Sulut masih memiliki potensi yang belum dikembangkan. “Dan ini merupakan tanggung jawab moral saya supaya orang Manado memiliki kesempatan untuk minimal tahu dulu,” bebernya.

Dia melanjutkan untuk berinvestasi dalam perdagangan berjangka dan menjadi anggota bursa memang membutuhkan modal yang cukup.

“Namun saya pastikan pengembaliannya juga akan baik. Intinya, high risk, high return. Di pulau Jawa, meski bisnis yang lain terpuruk karena pandemi Covid-19, namun pertumbuhan ekonomi di bisnis ini sangat positif. Ada over target lot di tahun kemarin,” terangnya.

Sementara itu,  Pimpinan Cabang SGB Manado Alexander Hartono menjelaskan tahun ini pihaknya menargetkan pertumbuhan 50 persen lot.

“Tahun kemarin kami menyentuh 41 ribu lot. Kami pun tahun ini menerapkan upaya zero complain. Sebab nasabah kami dalam bertransaksi akan mendapat pendampingan dari tim konsultan bisnis kami,” ucap dia.

lanjutnya, SGB Manado tahun ini juga menargetkan nasabah baru bisa meningkat 50 persen atau sekira 500 orang nasabah.

“Kami jelaskan, bahwa semua transaksi nasabah dilakukan secara online trading, jadi pastinya aman bagi nasabah dan sewaktu-waktu dananya bisa ditarik nasabah,” timpanya.

Menurut dia, ada beberapa peluang bertransaksi yang ditawarkan, salah satunya dari sisi fluktuasi peluang perhari antara 1 poin sampai 30 poin yang jika dihitung setiap 1 poin pengaruhnya 1 juta rupiah.

“Sistem transaksi kami sama dengan bisnis lainnya saat harga murah kami beli saat naik kami jual. Resikonya simpel kalau dia beli terus harga turun, ini resiko. tapi selama belum lakukan jualan tidak akan rugi,” pungkasnya. (asr/ayu)

MANADOPOST.ID— Kelapa dan kopra Sulut dibidik PT Bursa Berjangka Jakarta (BBJ) untuk bisa masuk dalam bursa perdagangan berjangka.

Hal ini diungkapkan Direktur Utama BBJ Stephanus Paulus Lumintang. “Kemungkinan besar kami akan proses kontrak kopra dan kelapa ini. Sekarang kami sementara meresearch mengenai hal ini apakah cocok diperdagangkan di bursa berjangka,” ungkapnya dalam media training yang dilakukan di kantor PT Solid Gold Berjangka (SGB) kemarin.

Lanjutnya, dalam kegiatan yang dilakukan, BBJ diawasi langsung oleh badan pengawas perdagangan berjangka komoditi (Bappebti) sebagai pejabat eselon 1 kementerian perdagangan.

“Intinya kami diawasi pemerintah. Kami ingin agar masyarakat Manado tidak menjadi investor perusahaan illegal. Jangan sampai tertipu dengan ketidaklegalan perusahaan memperdagangkan kontrak yang tidak boleh,” jelasnya.

Pria berdarah Manado ini menambahkan, Sulut masih memiliki potensi yang belum dikembangkan. “Dan ini merupakan tanggung jawab moral saya supaya orang Manado memiliki kesempatan untuk minimal tahu dulu,” bebernya.

Dia melanjutkan untuk berinvestasi dalam perdagangan berjangka dan menjadi anggota bursa memang membutuhkan modal yang cukup.

“Namun saya pastikan pengembaliannya juga akan baik. Intinya, high risk, high return. Di pulau Jawa, meski bisnis yang lain terpuruk karena pandemi Covid-19, namun pertumbuhan ekonomi di bisnis ini sangat positif. Ada over target lot di tahun kemarin,” terangnya.

Sementara itu,  Pimpinan Cabang SGB Manado Alexander Hartono menjelaskan tahun ini pihaknya menargetkan pertumbuhan 50 persen lot.

“Tahun kemarin kami menyentuh 41 ribu lot. Kami pun tahun ini menerapkan upaya zero complain. Sebab nasabah kami dalam bertransaksi akan mendapat pendampingan dari tim konsultan bisnis kami,” ucap dia.

lanjutnya, SGB Manado tahun ini juga menargetkan nasabah baru bisa meningkat 50 persen atau sekira 500 orang nasabah.

“Kami jelaskan, bahwa semua transaksi nasabah dilakukan secara online trading, jadi pastinya aman bagi nasabah dan sewaktu-waktu dananya bisa ditarik nasabah,” timpanya.

Menurut dia, ada beberapa peluang bertransaksi yang ditawarkan, salah satunya dari sisi fluktuasi peluang perhari antara 1 poin sampai 30 poin yang jika dihitung setiap 1 poin pengaruhnya 1 juta rupiah.

“Sistem transaksi kami sama dengan bisnis lainnya saat harga murah kami beli saat naik kami jual. Resikonya simpel kalau dia beli terus harga turun, ini resiko. tapi selama belum lakukan jualan tidak akan rugi,” pungkasnya. (asr/ayu)

Most Read

Artikel Terbaru

/