24.4 C
Manado
Sabtu, 13 Agustus 2022

Pertamina MOR VII Pastikan Distribusi BBM Aman

MANADO— Meskipun saat ini sebagian besar wilayah sudah menerapkan new normal, namun konsusmi Bahan Bakar Minyak (BBM) masih belum normal.

Mengutip data hingga akhir bulan Juni, rata- rata konsumsi BBM all product baik Public Service Obligation (PSO) maupun non-PSO di Sulawesi mengalami penurunan sebesar 15 persen, yaitu dari 9.517 Kilo Liter/hari menjadi 8.092 KL/hari. Produk Gasoline (Premium, Pertalite, Pertamax dan Pertamax Turbo) mengalami penurunan yang cukup signifikan yaitu dari 7.041 KL/hari menjadi 5.833 KL/hari atau sebesar 17 persen. Sedangkan produk Gasoil (Solar, Pertamina Dex, dan Dexlite) mengalami penurunan sebesar 9 persen , yaitu dari 2.319 KL/hari menjadi 2.105 KL/hari.

Dengan persentase penggunaan terbesar berada di Sulawesi Selatan. Yakni 2.676 KL/hari untuk Gasoline dan 1.118 KL/hari untuk Gasoil. “Konsumsi Sulawesi Selatan sekitar separuh konsumsi seluruh Sulawesi,” sebut Unit Manager Communication & CSR Pertamina MOR VII, Hatim Ilwan.

Selanjutnya disusul dengan Sulawesi Tengah dengan konsumsi Gasoline sebanyak 948 KL/hari dan Gasoil sebanyak 306/KL/hari. Untuk Sulawesi Utara, jumlah konsumsi Gasoline per harinya sebanyak 836 KL dan Gasoil sebanyak 203 KL. Sementara Sulawesi Tenggara mencatat konsumsi Gasoline sebanyak 718 KL/hari dan Gasoil sebanyak 250 KL/hari.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

“Peningkatan konsumsi Gasoil secara khusus terjadi di Sulawesi Barat dan Gorontalo, masing-masing sebesar 7 persen dan 6 persen. Jumlah konsumsi Gasoil Sulawesi Barat sebesar 134 KL/hari sedangkan Gorontalo sebesar 92 KL/hari. Untuk Gasoline, Sulawesi Barat mencatat konsumsi sebesar 312 KL/hari dan Gorontalo sebesar 341 KL/hari,” bebernya.

Dia pun memastikan pasokan dan distribusi BBM tetap aman. Langkah pengamanan stok dan peningkatan kehandalan distribusi terus dilakulan untuk mengantisipasi peningkatan konsumsi BBM ke depannya.
Meskipun demikian, Hatim memprediksi akan mulai terjadi peningkatan konsumsi BBM dalam beberapa bulan ke depan. “Seiring dengan meningkatnya aktifitas masyarakat, kami prediksi konsumsi BBM juga akan semakin meningkat. Peningkatan konsumsi BBM, Hatim memastikan akan dibarengi dengan upaya Pertamina untuk terus meningkatkan pelayanan dan pasokan BBM. “Kami pastikan pasokan untuk tetap terjaga,” tukasnya, sembari menghimbau agar masyarakat tetap bijak dalam penggunaan BBM untuk aktifitas sehari-hari. “Masyarakat juga dapat turut berperan aktif dalam mengawasi distribusi dan penggunaan BBM dengan melaporkan jika terjadi kecurangan ke Call Center Pertamina 135,” tutupnya.(Ayu)

MANADO— Meskipun saat ini sebagian besar wilayah sudah menerapkan new normal, namun konsusmi Bahan Bakar Minyak (BBM) masih belum normal.

Mengutip data hingga akhir bulan Juni, rata- rata konsumsi BBM all product baik Public Service Obligation (PSO) maupun non-PSO di Sulawesi mengalami penurunan sebesar 15 persen, yaitu dari 9.517 Kilo Liter/hari menjadi 8.092 KL/hari. Produk Gasoline (Premium, Pertalite, Pertamax dan Pertamax Turbo) mengalami penurunan yang cukup signifikan yaitu dari 7.041 KL/hari menjadi 5.833 KL/hari atau sebesar 17 persen. Sedangkan produk Gasoil (Solar, Pertamina Dex, dan Dexlite) mengalami penurunan sebesar 9 persen , yaitu dari 2.319 KL/hari menjadi 2.105 KL/hari.

Dengan persentase penggunaan terbesar berada di Sulawesi Selatan. Yakni 2.676 KL/hari untuk Gasoline dan 1.118 KL/hari untuk Gasoil. “Konsumsi Sulawesi Selatan sekitar separuh konsumsi seluruh Sulawesi,” sebut Unit Manager Communication & CSR Pertamina MOR VII, Hatim Ilwan.

Selanjutnya disusul dengan Sulawesi Tengah dengan konsumsi Gasoline sebanyak 948 KL/hari dan Gasoil sebanyak 306/KL/hari. Untuk Sulawesi Utara, jumlah konsumsi Gasoline per harinya sebanyak 836 KL dan Gasoil sebanyak 203 KL. Sementara Sulawesi Tenggara mencatat konsumsi Gasoline sebanyak 718 KL/hari dan Gasoil sebanyak 250 KL/hari.

“Peningkatan konsumsi Gasoil secara khusus terjadi di Sulawesi Barat dan Gorontalo, masing-masing sebesar 7 persen dan 6 persen. Jumlah konsumsi Gasoil Sulawesi Barat sebesar 134 KL/hari sedangkan Gorontalo sebesar 92 KL/hari. Untuk Gasoline, Sulawesi Barat mencatat konsumsi sebesar 312 KL/hari dan Gorontalo sebesar 341 KL/hari,” bebernya.

Dia pun memastikan pasokan dan distribusi BBM tetap aman. Langkah pengamanan stok dan peningkatan kehandalan distribusi terus dilakulan untuk mengantisipasi peningkatan konsumsi BBM ke depannya.
Meskipun demikian, Hatim memprediksi akan mulai terjadi peningkatan konsumsi BBM dalam beberapa bulan ke depan. “Seiring dengan meningkatnya aktifitas masyarakat, kami prediksi konsumsi BBM juga akan semakin meningkat. Peningkatan konsumsi BBM, Hatim memastikan akan dibarengi dengan upaya Pertamina untuk terus meningkatkan pelayanan dan pasokan BBM. “Kami pastikan pasokan untuk tetap terjaga,” tukasnya, sembari menghimbau agar masyarakat tetap bijak dalam penggunaan BBM untuk aktifitas sehari-hari. “Masyarakat juga dapat turut berperan aktif dalam mengawasi distribusi dan penggunaan BBM dengan melaporkan jika terjadi kecurangan ke Call Center Pertamina 135,” tutupnya.(Ayu)

Most Read

Artikel Terbaru

/