29 C
Manado
Selasa, 24 November 2020

Desember, OJK Luncurkan Master Plan SJK 2021-2024

MANADO— Akhir tahun ini, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akan meluncurkan master plan sektor jasa keuangan (SJK) 2021- 2024. Dengan menyiapkan enam inisiatif strategis kebijakan untuk menghadapi berbagai perkembangan dan tantangan di sektor jasa keuangan termasuk mempercepat pemulihan ekonomi nasional, (lihat grafis).

Hal ini dikatakan, Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso saat membuka Rapat Kerja Strategis OJK 2021 yang dilakukan secara virtual di tengah kunjungannya di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, Jumat (6/11), kemarin.

Dia menekankan, enam inisiatif strategis 2021 akan menjadi acuan OJK dalam menjalankan berbagai kebijakan OJK 2021 yang antara lain fokus pada upaya mendorong SJK menjadi katalis percepatan pemulihan ekonomi nasional.

“Saya minta semua kebijakan yang dikeluarkan oleh OJK betul-betul mampu menjadi ‘obat yang mujarab’ bagi terciptanya sektor jasa keuangan yang stabil serta mampu mewujudkan quantum leap dalam proses pemulihan ekonomi,” katanya,

Selain itu, lanjutnya, OJK juga akan mengarahkan kebijakannya untuk memperkuat industri jasa keuangan dengan melakukan desain ulang industri jasa keuangan serta penerapan konsolidasi yang tegas agar pelaku industri keuangan menjadi lebih kokoh dan memiliki daya saing tinggi, baik di industri perbankan, IKNB (Lembaga pembiayaan dan Asuransi) maupun Pasar Modal (Manajer Investasi dan Perusahaan Efek).

Digitalisasi di sektor jasa keuangan yang terintegrasi dengan sektor riil juga akan dipercepat untuk saling menguatkan dan menopang pertumbuhan ekonomi nasional. Begitu pula kebijakan untuk meminimalkan terjadinya regulatory arbitrage antar-sektor di industri jasa keuangan.

OJK juga akan terus meningkatkan kontribusi SJK dalam mendukung tercapainya SDGs melalui Sustainable Finance melalui produk dan layanan keuangan yang ramah lingkungan dan sosial.

“Upaya memperluas akses keuangan dan peningkatan literasi keuangan bagi masyarakat, pelaku usaha ultra mikro dan UMKM akan ditingkatkan secara masif. Berbagai inisiatif OJK dalam meningkatkan akses dan literasi keuangan akan terus didorong, seperti KUR Klaster, Bank Wakaf Mikro, Laku Pandai, Jaring, Kredit/Pembiayaan Melawan Rentenir, Bumdes Center, Perluasan dan Optimalisasi TPAKD serta inisiatif digitalisasinya, di antaranya Digitalisasi BWM, Digitalisasi BPR maupun UMKMMU dan KURBali,” bebernya.

Dia pun optimis, kebijakan dan strategis yang akan diluncurkan tersebut bisa membantu pemulihan ekonomi. (*)

-

Artikel Terbaru

Warga Teteli Ditemukan Mengambang di Pantai Bulo

Sesosok mayat ditemukan mengambang di Pantai Bulo, Kecamatan Mandolang, Minahasa, Selasa (24/11).

Dukung Dunia Pendidikan di Masa Pandemi, PLN Peduli Beri Komputer ke Dua Sekolah di Sulut

Dua sekolah di Sulawesi Utara, yaitu SLB/B GMIM Damai Tomohon dan SMA Negeri 9 Manado, menerima bantuan sarana pendidikan berupa seperangkat peralatan komputer dari PLN UIW Suluttenggo, melalui program CSR PLN Peduli.

DPRD Usulkan Buka Jalur Pelayaran Amurang-Nusa Utara

MANADOPOST.ID--Ketua DPRD Sitaro Djon Pontoh Janis menyampaikan, bahwa pihaknya mengusulkan agar ada jalur pelayaran Amurang ke wilayah Nusa Utara.

Awas! Bakal Dipidana, Buzzer Pilkada Masuk Radar Polda-Bawaslu

MANADOPOST.ID—Dugaan keterlibatan buzzer (penggiring opini negatif) selama tahapan Pilkada 2020 di Provinsi Sulut, dalam sorotan. Semakin dekat hari pencoblosan, terpantau makin banyak berita bohong seliweran di medsos. Menjatuhkan paslon. Disinyalir sengaja dimainkan oknum buzzer yang memakai akun anonim (identitas tak jelas).

Elektabilitas di Angka 60 Persen, CS-WL: Kita Tetap Kerja

MANADOPOST.ID—Survei terbaru Pilwako Tomohon dirilis Indonesian Observer. Hasilnya, paslon nomor urut 2 Caroll Senduk dan Wenny Lumentut (CS-WL) kokoh di angka 60 persen. Survei yang dilakukan 13-15 November itu menemukan jika CS-WL menguasai top of mind pemilih di Kota Tomohon dengan angka 60,8%.