alexametrics
24.4 C
Manado
Jumat, 27 Mei 2022

Banner Mobile (Anymind)

Gubernur Olly Dondokambey Proyeksikan Ekspor 2022 Capai 15 Triliun, Ini Alasannya!

MANADOPOST. ID—2022 mendatang Gubernur Sulut Olly Dondolambey (OD) memproyeksikan devisa yang dihasilkan dari Ekspor Sulut mencapai Rp15 triliun.

Proyeksi ini buka tanpa alasan. OD mengacu dari data ekspor tahun ini, dimana selang Januari hingga September kemarin nilai ekspor Sulut sudah mencapai Rp11 triliun.

Angka ini pun dipastikan bertambah seiring hasil rekapan ekspor Oktober, November dan Desember yang sementara on progres.

“Kita harus optimis capai. Karena itu saya akan menggerakkan semua potensi yang ada untuk meningkatkan ekspor. Sehingga uang dari luar (negara lain), banyak yang masuk dan berputar di torang punya daerah ini. Kuncinya kan itu. Kalau banyak duit dari luar yang masuk ke daerah, maka akan mempercepat perputaran ekonomi di dalam daerah. Ekspor harus jauh lebih banyak dari impor, “tegasnya.

Bendahara Umum PDI-P ini pun menilai, bahwa peran ekspor sangat penting untuk Sulut. Sehingga hal ini menjadi fokus utamanya. OD menekankan, komoditi ekspor telah disiapkan untuk menunjang gerakan tiga kali ekspor. Dirinya juga menyatakan telah meminta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait mempersiapkan komoditi yang akan diekspor.

“Bukan hanya perikanan saja. Tapi sampai pertanian dan perkebunan. Semua akan disiapkan guna menunjang ekspor daerah. Kita sangat siap dan memiliki potensi dalam melakukan ekspor,” ungkapnya.
Dia menegaskan, pertanian dan perkebunan akan menjadi andalan dalam kegiatan ekspor Sulut tahun ini.

“Saya sudah sampaikan, kegiatan sentuh tanah harus tetap jalan. Karena kegiatan tersebut tepat sasaran. Kan terbukti, bahwa pertanian dan perkebunan juga perikanan memberikan kontribusi aktif dimasa pandemik Covid-19. Pasar internasional menginginkan sekali komoditi kita. Karena produksi kita sudah mampu memenuhi kebutuhan lokal, maka kita ekspor. Agar pendapatan petani dan nelayan juga terdongkrak,” tutupnya.

(ayu)

MANADOPOST. ID—2022 mendatang Gubernur Sulut Olly Dondolambey (OD) memproyeksikan devisa yang dihasilkan dari Ekspor Sulut mencapai Rp15 triliun.

Proyeksi ini buka tanpa alasan. OD mengacu dari data ekspor tahun ini, dimana selang Januari hingga September kemarin nilai ekspor Sulut sudah mencapai Rp11 triliun.

Angka ini pun dipastikan bertambah seiring hasil rekapan ekspor Oktober, November dan Desember yang sementara on progres.

“Kita harus optimis capai. Karena itu saya akan menggerakkan semua potensi yang ada untuk meningkatkan ekspor. Sehingga uang dari luar (negara lain), banyak yang masuk dan berputar di torang punya daerah ini. Kuncinya kan itu. Kalau banyak duit dari luar yang masuk ke daerah, maka akan mempercepat perputaran ekonomi di dalam daerah. Ekspor harus jauh lebih banyak dari impor, “tegasnya.

Bendahara Umum PDI-P ini pun menilai, bahwa peran ekspor sangat penting untuk Sulut. Sehingga hal ini menjadi fokus utamanya. OD menekankan, komoditi ekspor telah disiapkan untuk menunjang gerakan tiga kali ekspor. Dirinya juga menyatakan telah meminta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait mempersiapkan komoditi yang akan diekspor.

“Bukan hanya perikanan saja. Tapi sampai pertanian dan perkebunan. Semua akan disiapkan guna menunjang ekspor daerah. Kita sangat siap dan memiliki potensi dalam melakukan ekspor,” ungkapnya.
Dia menegaskan, pertanian dan perkebunan akan menjadi andalan dalam kegiatan ekspor Sulut tahun ini.

“Saya sudah sampaikan, kegiatan sentuh tanah harus tetap jalan. Karena kegiatan tersebut tepat sasaran. Kan terbukti, bahwa pertanian dan perkebunan juga perikanan memberikan kontribusi aktif dimasa pandemik Covid-19. Pasar internasional menginginkan sekali komoditi kita. Karena produksi kita sudah mampu memenuhi kebutuhan lokal, maka kita ekspor. Agar pendapatan petani dan nelayan juga terdongkrak,” tutupnya.

(ayu)

Most Read

Artikel Terbaru

/