26C
Manado
Senin, 1 Maret 2021

19,2 Miliar Anggaran BPUM Belum Tersalurkan

MANADOPOST.ID—Hingga memasuki pekan kedua Februari 2021, sekira 8.000 pelaku usaha mikro di Sulawesi Utara (Sulut) penerima program Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) belum melakukan penarikan di bank penyalur.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Sulut Ronald Sorongan. “Hingga saat ini, ada 8.000 pelaku usaha mikro yang belum mengambil dana bantuan BPUM, yang masing-masing Rp2,4 juta. Jika ditotal 8.000 pelaku usaha dikali Rp 2,4 juta berarti ada Rp19,2 miliar dana BPUM yang masih mengendap di bank,” sebutnya, kemarin

Sorongan menyebut, hal ini dikarenakan kurangnya informasi yang belum diketahui para penerima. “Mungkin 8.000 pelaku usaha ini belum tahu kalau mereka mendapatkan bantuan dari program BPUM, “katanya.

Dia menyarankan, semua penerima BPUM bisa mengecek langsung status bantuan yang diterima melalui laman https://eform.bri.co.id/bpum.

“Bisa langsung cek di situs. Agar dapat segera ke bank untuk mencairkan bantuan. Tentunya dengan tetap mengikuti protokol kesehatan, ” sarannya.

Terpisah, Kepala Bidang Bina Usaha Yahya Gultom, menambahkan, terkait pencairan dana BPUM, pemerintah telah memperpanjang hingga 18 Februari mendatang.

“Sesuai instruksi, ada perpanjangan waktu penarikan hingga 18 Februari mendatang,” tukasnya.

Sementara itu, terkait perpanjangan proses pencairan, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau Bank BRI, selaku bank penyalur, telah resmi memberitahukan informasi tersebut awal Februari lalu.

Corporate Secretary BRI Aestika Oryza Gunarto mengimbau agar para penerima BPUM yang sudah melakukan pengecekan nama, dapat segera menghubungi Kantor BRI terdekat untuk mengecek waktu atau jadwal pencairan.

“Dengan mempertimbangkan protokol kesehatan dan menghindari terjadinya kerumunan, pencairan BPUM dilakukan secara bertahap sesuai tanggal yang ditentukan,” imbaunya.

Dia menambahkan, penerima BPUM bisa datang mengambil haknya dengan membawa identitas diri.

“BRI memastikan penyaluran BPUM dilakukan sesuai dengan data yang diperoleh dari Kementerian Koperasi dan UKM,” tegasnya.

Dia pun meminta masyarakat agar berhati-hati dan tidak sembarangan memberi data pribadinya pada berbagai tautan (link) atau formulir pendataan yang tidak jelas sumbernya.

“Kehati-hatian harus dimiliki agar data pribadi masyarakat tetap terjaga dan tidak disalahgunakan pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Segala informasi terkait pencairan BPUM dapat diakses oleh masyarakat melalui pengecekan satu pintu yakni melalui e-form BRI (https://eform.bri.co.id/bpum). Dan penyaluran BPUM yang dilakukan perusahaan dijamin gratis atau tanpa biaya apapun,” tutupnya. (ayu)

Artikel Terbaru

Penyebar Foto ETLE Bisa Digugat

CS-WL Gercep Sinkronkan Program Kerja

JG Siapkan Pergeseran Anggaran