alexametrics
27.4 C
Manado
Minggu, 22 Mei 2022

Banner Mobile (Anymind)

5 Juta Kilogram Cargo Mendarat di Sulut

MANADOPOST.ID—Selang lima bulan terakhir,  sebanyak 5.091.210 Kilogram (Kg)  Cargo mendarat di Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado. Jumlah tersebut menurun 7 persen dibandingkan tahun lalu dalam periode yang sama (year on year).

Dimana penurunan nampak terjadi pada bulan April, saat pandemik Covid-19 semakin luas penyebarannya, (lihat grafis, red).

General Manager Angkasa Pura Satu Manado Minggus Gandeguai menekankan,  meskipun mengalami penurunan secara tahunan,  namun year to date angkutan Cargo masih menunjukan tren peningkatan yang baik.

Dia tak memungkiri, merambahnya Covid-19 memang ikut berpengaruh pada semua sektor.  Tidak hanya penumpang pesawat tapi juga angkutan logistik. Karena beberapa maskapai menghentikan operasionalnya sementara.

“Jumlah penumpang memang turun drastis.  Karena standar yang diterapkan pada penumpang pesawat sangat ketat. Sehingga beberapa maskapai hanya mengangkut Cargo,” katanya.

Dia pun menyebutkan,  berdasarkan data,  Mei lalu angkutan Cargo mengalami peningkatan. “Mei meningkat.  Karena lebaran pengiriman sangat banyak. Intinya,  meskipun penumpang alami penurunan,  kami berharap Cargo tetap meningkat, ” tukasnya.

Di sisi lain,  Garuda Indonesia Group melalui lini usaha transportasi dan logistik PT Aerojasa Cargo resmi meluncurkan sebuah layanan aplikasi berbasis digital yang diberi nama “KirimAja”. Yang tersedia diseluruh platform mobile device, dan dapat digunakan baik iOS maupun android.

Dengan jangkauan pengiriman barang ke sejumlah destinasi penerbangan yang dilayani oleh seluruh armada Garuda Indonesia dan Citilink Indonesia. Serta pengiriman untuk wilayah Jabodetabek dan wilayah antarkota lainnya.

Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengungkapkan, Pandemik Covid- 19 menuntut pihaknya,  untuk adaptif dan kreatif berakselerasi dalam mengembangkan opportunity bisnis di era new normal. Salah satu buktinya adalah peluncuran ‘KirimAja’. Yang bisa melayani pengiriman barang secara online.

Dia menuturkan, lahirnya ‘KirimAja’ dilatarbelakangi oleh perkembangan pesat industri e-commerce di Indonesia serta munculnya tren baru pada era new normal. “Sehingga menjadikan sektor layanan logistik memiliki peran penting dalam menjembatani kebutuhan masyarakat akan layanan pengiriman barang secara cepat, tepat, dan efisien,” ungkapnya.

Dia berharap ‘KirimAja’ dapat menjadi pilihan tersendiri bagi masyarakat maupun sektor UMKM yang membutuhkan layanan pengiriman barang secara online yang didukung oleh layanan kargo udara yang terpercaya, baik dari sisi akurasi waktu pengiriman, keamanan paket, hingga tarif yang kompetitif. (ayu)

MANADOPOST.ID—Selang lima bulan terakhir,  sebanyak 5.091.210 Kilogram (Kg)  Cargo mendarat di Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado. Jumlah tersebut menurun 7 persen dibandingkan tahun lalu dalam periode yang sama (year on year).

Dimana penurunan nampak terjadi pada bulan April, saat pandemik Covid-19 semakin luas penyebarannya, (lihat grafis, red).

General Manager Angkasa Pura Satu Manado Minggus Gandeguai menekankan,  meskipun mengalami penurunan secara tahunan,  namun year to date angkutan Cargo masih menunjukan tren peningkatan yang baik.

Dia tak memungkiri, merambahnya Covid-19 memang ikut berpengaruh pada semua sektor.  Tidak hanya penumpang pesawat tapi juga angkutan logistik. Karena beberapa maskapai menghentikan operasionalnya sementara.

“Jumlah penumpang memang turun drastis.  Karena standar yang diterapkan pada penumpang pesawat sangat ketat. Sehingga beberapa maskapai hanya mengangkut Cargo,” katanya.

Dia pun menyebutkan,  berdasarkan data,  Mei lalu angkutan Cargo mengalami peningkatan. “Mei meningkat.  Karena lebaran pengiriman sangat banyak. Intinya,  meskipun penumpang alami penurunan,  kami berharap Cargo tetap meningkat, ” tukasnya.

Di sisi lain,  Garuda Indonesia Group melalui lini usaha transportasi dan logistik PT Aerojasa Cargo resmi meluncurkan sebuah layanan aplikasi berbasis digital yang diberi nama “KirimAja”. Yang tersedia diseluruh platform mobile device, dan dapat digunakan baik iOS maupun android.

Dengan jangkauan pengiriman barang ke sejumlah destinasi penerbangan yang dilayani oleh seluruh armada Garuda Indonesia dan Citilink Indonesia. Serta pengiriman untuk wilayah Jabodetabek dan wilayah antarkota lainnya.

Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengungkapkan, Pandemik Covid- 19 menuntut pihaknya,  untuk adaptif dan kreatif berakselerasi dalam mengembangkan opportunity bisnis di era new normal. Salah satu buktinya adalah peluncuran ‘KirimAja’. Yang bisa melayani pengiriman barang secara online.

Dia menuturkan, lahirnya ‘KirimAja’ dilatarbelakangi oleh perkembangan pesat industri e-commerce di Indonesia serta munculnya tren baru pada era new normal. “Sehingga menjadikan sektor layanan logistik memiliki peran penting dalam menjembatani kebutuhan masyarakat akan layanan pengiriman barang secara cepat, tepat, dan efisien,” ungkapnya.

Dia berharap ‘KirimAja’ dapat menjadi pilihan tersendiri bagi masyarakat maupun sektor UMKM yang membutuhkan layanan pengiriman barang secara online yang didukung oleh layanan kargo udara yang terpercaya, baik dari sisi akurasi waktu pengiriman, keamanan paket, hingga tarif yang kompetitif. (ayu)

Most Read

Artikel Terbaru

/