25 C
Manado
Selasa, 1 Desember 2020

Harga Komoditas Naik, Akses Jual Beli Terbatas

MANADOPOST.ID— Penghujung Oktober kemarin, harga komoditas unggulan Sulut seperti cengkih, kopra, pala, dan fanili mengalami kenaikan harga. Namun kenaikan harga ini masih belum memberikan pengaruh besar, karena terbatasanya akses jual- beli.

Hal ini diakui oleh Rizal, salah satu karyawan Toko Ang yang sehari- harinya sebagai pemborong komoditas. “Memang dari segi harga alami kenaikan. Khususnya pada kopra. Tapi bagi kami para pemborong kendalanya itu pada kelancaran pasokan bahan mentahnya. Karena sekarang akses jual beli terbatas akibat pandemi,” akunya, ketika diwawancarai kemarin.

Dia bercerita, sebelum pandemi, pasokan yang masuk sangat banyak. Karena banyak petani yang panen dan juga menjualnya. Tapi saat ini pasokan yang masuk turun drastis. Sehingga untuk dijual pun tidak ada. Padahal toko kami biasanya mengirimkan hasil komoditas ke luar daerah bahkan ke luar negeri,” katanya.

Hal yang sama juga di akui oleh Roy, Karyawan Toko Efrata, pemborong hasil bumi lainnya. Dia mengatakan, jauh sebelum pandemi, pihaknya sering mengirimkan pasokan komoditas antar pulau dengan jumlah yang cukup banyak.

Tapi sepanjang tahun ini tidak lagi, karena banyak petani yang memang tidak melakukan panen. Khususnya fanili dan pala. “Kami sering ekspor ke luar daerah atau antar pulau. Biasa Djarum sama Gudang Garam juga sering ambil pasokan dari toko kami. Tapi saat ini masih belum karena terkendala Covid-19,” bebernya.

Sebelumnya, Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Ronny Erungan, pemerintah terus berupaya mendorong harga komoditi unggulan agar terus naik.

“Kami harap para petani di Sulut terus semangat dalam menjalani profesinya. Harga kopra sebagai komoditi andalan Sulut akan terus naik seiring program pemerintah yang bertujuan mensejahterakan masayarakat,” jelas dia.

Erungan menyebut, kedepan Sulut akan terus menunjukan tren ekspor. “Sulut bakal menjadi sentra bawang dan rica. Jadi kedepan diremcanakan tidak akan lagi mengimport, tapi kita akan terus melakukan ekspor,” tutupnya. (ayu)

-

Artikel Terbaru

Mor-HJP Kantongi 126.124 Suara Kans Menang

Pasangan Calon Wali Kota Manado Mor Dominus Bastiaan dan Wakil Wali Kota Manado Hanny Joost Pajouw (Mor-HJP) kans menang di Pilwako Manado, 9 Desember.

Tetap Sapa Warga Walau Hujan, SGR Banjir Pujian

Calon Bupati Minut Shintia Gelly Rumumpe (SGR), Senin (30/11) menyapa masyarakat yang ada di Kecamatan Likupang Timur. Hujan tak menghalangi SGR bertemu warga. Begitu juga warga yang rela hujan-hujanan demi bertatap muka dengan calon nomor urut 1 itu.

Ingin Bertemu VAP, Ribuan Warga Kotamobagu, Boltim dan Bolmong Turun ke Jalan

Dr (HC) Vonnie A Panambunan STh (VAP), dinilai sosok yang paling pantas dan tepat memimpin Sulawesi Utara (Sulut).

Ini Nih Tips Hadapi Aquaplaning saat Hujan

MANADOPOST.ID—Daihatsu bersama GT Radial kembali selenggarakan acara bertajuk Ngobrol Asik dengan konsep talkshow yang edukatif dan dapat dinikmati oleh Sahabat Daihatsu di seluruh Indonesia. Kali ini, Daihatsu membahas seputar tips teknik berkendara dalam mengantisipasi berbagai kondisi, khususnya saat musim penghujan dan menghadapi kondisi Aquaplaning.

Humiang Lantik Ketua dan Pengurus Karang Taruna 

Pjs Wali Kota Bitung Drs Edison Humiang MSi, melantik pengurus Karang Taruna Bitung masa bakti 2020-2025 di Lantai 4 Kantor Wali Kota Bitung, Senin (30/11).