alexametrics
25.4 C
Manado
Sabtu, 28 Mei 2022

Banner Mobile (Anymind)

2020, DJBC Sulbagtara Kumpulkan Penerimaan 267 Miliar

MANADOPOST.ID—Meski menjadi tahun yang penuh tantangan, namun 2020 ditutup dengan manis oleh Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC) Wilayah Sulawesi Bagian Utara (Sulbagtara).

Pasalnya, setahun berjalan, intansi di bawah naungan Kementrian Keuangan tersebut berhasil mengumpulkan penerimaan sebesar Rp267.357.790.903 atau 120,67 persen dari target sebesar Rp221.554.726.000.

Dengan rincian,  Bea Masuk senilai Rp223.527.573.503 ,  Bea Keluar sebesar Rp 30.544.751.000, dan Cukai sebanyak Rp 13.285.466.400.

Kepala Kantor Wilayah DJBC Sulbagtara Dr Cerah Bangun,  bersyukur,  sepanjang 2020 pihaknya mampu menjalankan tugas dan fungsinya baik sebagai pemungut penerimaan negara (revenue collector), pengawasan dalam rangka perlindungan masyarakat (community protector), menfasilitasi perdagangan (Trade facilitator), maupun assistensi terhadap industri (industrial assistance).

Tidak hanya itu, lanjutnya, DJBC Sulbagtara pun turut berperan terhadap upaya pencegahan dan penanggulangan penyebaran Covid-19 serta berpartisipasi aktif dalam program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Dia menjelaskan, penerimaan negara yang menjadi tanggung jawab Bea dan Cukai meliputi  Bea Masuk, Cukai dan Bea Keluar.

“Penerimaan Bea Masuk memberikan kontribusi tertinggi dibanding Cukai dan Bea Keluar. Bea masuk diperoleh dari aktifitas impor barang dari luar negeri yang masuk ke dalam negeri. Komoditas impor tersebut diantaranya bahan bakar mineral, barang modal seperti mesin-mesin /spare part mesin, besi baja, bahan kimia dan komoditas lainnya,” jelasnya.

Sementara itu, lanjutnya,  penerimaan cukai diperoleh dari cukai hasil tembakau/rokok dan Minuman Mengandung Ethil Alkohol. Sedangkan Bea Keluar berasal biji coklat,  Minyak Kelapa Sawit (CPO) dan turunannya.

Dia pun berharap, dengan tercapainya target penerimaan Bea dan Cukai Sulbagtara dapat membantu meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan mendorong pemulihan ekonomi serta dapat memberikan kepuasan layanan dan kesejahteraan bagi masyarakat khususnya di Sulawesi Utara.

“Kami memberikan apresiasi dan ucapan terimakasih kepada seluruh pihak yang telah bersama sama membantu dan mendukung keberhasilan tugas Bea dan Cukai “ pungkasnya. (ayu)

MANADOPOST.ID—Meski menjadi tahun yang penuh tantangan, namun 2020 ditutup dengan manis oleh Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC) Wilayah Sulawesi Bagian Utara (Sulbagtara).

Pasalnya, setahun berjalan, intansi di bawah naungan Kementrian Keuangan tersebut berhasil mengumpulkan penerimaan sebesar Rp267.357.790.903 atau 120,67 persen dari target sebesar Rp221.554.726.000.

Dengan rincian,  Bea Masuk senilai Rp223.527.573.503 ,  Bea Keluar sebesar Rp 30.544.751.000, dan Cukai sebanyak Rp 13.285.466.400.

Kepala Kantor Wilayah DJBC Sulbagtara Dr Cerah Bangun,  bersyukur,  sepanjang 2020 pihaknya mampu menjalankan tugas dan fungsinya baik sebagai pemungut penerimaan negara (revenue collector), pengawasan dalam rangka perlindungan masyarakat (community protector), menfasilitasi perdagangan (Trade facilitator), maupun assistensi terhadap industri (industrial assistance).

Tidak hanya itu, lanjutnya, DJBC Sulbagtara pun turut berperan terhadap upaya pencegahan dan penanggulangan penyebaran Covid-19 serta berpartisipasi aktif dalam program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Dia menjelaskan, penerimaan negara yang menjadi tanggung jawab Bea dan Cukai meliputi  Bea Masuk, Cukai dan Bea Keluar.

“Penerimaan Bea Masuk memberikan kontribusi tertinggi dibanding Cukai dan Bea Keluar. Bea masuk diperoleh dari aktifitas impor barang dari luar negeri yang masuk ke dalam negeri. Komoditas impor tersebut diantaranya bahan bakar mineral, barang modal seperti mesin-mesin /spare part mesin, besi baja, bahan kimia dan komoditas lainnya,” jelasnya.

Sementara itu, lanjutnya,  penerimaan cukai diperoleh dari cukai hasil tembakau/rokok dan Minuman Mengandung Ethil Alkohol. Sedangkan Bea Keluar berasal biji coklat,  Minyak Kelapa Sawit (CPO) dan turunannya.

Dia pun berharap, dengan tercapainya target penerimaan Bea dan Cukai Sulbagtara dapat membantu meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan mendorong pemulihan ekonomi serta dapat memberikan kepuasan layanan dan kesejahteraan bagi masyarakat khususnya di Sulawesi Utara.

“Kami memberikan apresiasi dan ucapan terimakasih kepada seluruh pihak yang telah bersama sama membantu dan mendukung keberhasilan tugas Bea dan Cukai “ pungkasnya. (ayu)

Most Read

Artikel Terbaru

/