27.4 C
Manado
Minggu, 3 Juli 2022

Ekspor Semester 1 Sulut Komoditi Pertanian dan Perikanan Jadi Primadona

MANADO— Sebanyak 51 negara menjadi tujuan ekspor Sulut pada semester 1 tahun ini. hal ini diungkapkan Kepala Bidang Perdagangan Luar Negeri Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sulut Darwin Muksin. “Benar, ke 51 negara tersebut terdiri dari Negara-negara Eropa dan Asia, dengan volume dan nilai yang berbeda-beda,” jelasnya.

Dia melanjutkan, beberapa komoditi seperti tepung kelapa, fuli, biji pala, cengkeh, semen, minyak kelapa mentah serta ikan, menjadi produk andalan ekspor Sulut pada periode ini. “Semua sangat diminati. Bahkan kami sedang mengupayakan untuk memperluas area ekspor kita dengan potensi komoditi-komoditi yang ada pada kita,” ucapnya.

Dia menambahkan, hal ini merupakan berita positif bagi masyarakat, utamanya petani dan nelayan, sebab produk Sulut bisa dijual keluar negeri. “Artinya komoditi kita bisa diterima dan mereka mau dengan itu, namun yang pasti dengan standar yang ada, tentu harus melalui karantina terlebih dahulu sebelum diekspor keluar,” tandasnya.(asr)

MANADO— Sebanyak 51 negara menjadi tujuan ekspor Sulut pada semester 1 tahun ini. hal ini diungkapkan Kepala Bidang Perdagangan Luar Negeri Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sulut Darwin Muksin. “Benar, ke 51 negara tersebut terdiri dari Negara-negara Eropa dan Asia, dengan volume dan nilai yang berbeda-beda,” jelasnya.

Dia melanjutkan, beberapa komoditi seperti tepung kelapa, fuli, biji pala, cengkeh, semen, minyak kelapa mentah serta ikan, menjadi produk andalan ekspor Sulut pada periode ini. “Semua sangat diminati. Bahkan kami sedang mengupayakan untuk memperluas area ekspor kita dengan potensi komoditi-komoditi yang ada pada kita,” ucapnya.

Dia menambahkan, hal ini merupakan berita positif bagi masyarakat, utamanya petani dan nelayan, sebab produk Sulut bisa dijual keluar negeri. “Artinya komoditi kita bisa diterima dan mereka mau dengan itu, namun yang pasti dengan standar yang ada, tentu harus melalui karantina terlebih dahulu sebelum diekspor keluar,” tandasnya.(asr)

Most Read

Artikel Terbaru

/