29 C
Manado
Rabu, 25 November 2020

Ekslusif, Pegadian Implementasikan `Face Recognition`

Direktur Utama Pegadaian Kuswiyoto dan Dirjen Dukcapil Zudan Arif Fakrulloh melakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama di Kantor Pusat Pegadaian Jakarta Selasa, lalu.  disaksikan oleh Jajaran Direksi Pegadaian serta pejabat Ditjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri.

MANADOPOST.ID—Guna meningkatkan akurasi data nasabah serta menambah kecepatan, keamanan dan kenyamanan transaksi, PT Pegadaian (Persero) menjadi BUMN pertama yang mengimplementasikan sistem pemindai wajah (face recognition sytem). Yang memanfaatkan teknologi Electronic Know Your Customer (e-KYC).

Direktur Utama PT Pegadaian (Persero) Kuswiyoto mengatakan, bahwa kemajuan teknologi informasi saat ini harus dimanfaatkan dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Oleh karena itu Pegadaian mengimplementasikan aplikasi Pegadaian Digital yang membutuhkan identitas nasabah yang benar sesuai data Dukcapil.

“Kerjasama ini dilakukan untuk mengoptimalkan pemanfaatan data melalui pengenalan wajah (face recognition) sebagai bagian dari verifikasi data nasabah dalam pengenalan nasabah (Know Your Customer) secara elektronik,” jelasnya di sela penandatanganan Perjanjian Kerja Sama di Kantor Pusat Pegadaian Jakarta Selasa, lalu.

Lebih lanjut Kuswiyoto mengatakan bahwa program ini dilakukan untuk meningkatkan akurasi data nasabah Pegadaian, mencegah fraud dan pemalsuan data nasabah, serta meningkatkan kecepatan, keamanan dan kenyamanan.

Sementara itu Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri, Zudan Arif Fakrulloh berharap membawa kebaikan dalam membangun peradaban baru melalui penggunaan data administrasi kependudukan yang baik.

“Saya bangga dan berterima kasih Pegadaian menjadi BUMN yang pertama dalam membangun sebuah ekosistem bisnis baru dengan memanfaatkan e-KYC. Dengan membangun sistem Single Identity Number maka upaya membangun peradaban yang baik dapat diwujudkan. Verifikasi keaslian data kependudukan dapat dilakukan dengan cepat dan akurat sehingga tindakan fraud dapat dicegah,” tekannya.

Diketahui, penerapan sistem pemindai wajah dalam registrasi aplikasi Pegadaian Digital prosesnya mudah, cukup dengan  menggunakan foto KTP dan swafoto data langsung dapat diricek dengan sistem Dukcapil. Dengan aplikasi Pegadaian Digital ini masyarakat dapat mengakses produk dan layanan dimana saja tanpa harus datang ke outlet. Proses bisnis pun menjadi lebih cepat, aman dan nyaman. (ayu)

-

Artikel Terbaru

Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo Ditangkap KPK

Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Nawawi Pomolango membenarkan pihaknya melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo.

AHY Hadiri Media Gathering, Lombok Dapat Ucapan Spesial

Ketua Umum Partai Demokrat Sulut Agus Harimurti Yudhoyono kunjungi Kota Manado.

Gokil! BLACKPINK Joget Ampun Bang Jago

Apa jadinya Jennie, Jisoo, Rose dan Lisa joget dengan lagu Ampun Bang Jago? Eits, bukan hoax! Aksi keempat member BLACKPINK tersebut benar nyata terjadi. Ini terlihat lewat potongan klip singkat yang diunggah di akun Instagram Tokopedia kemarin (24/11).

Bersama Mor-HJP, Bahagia Warga Manado

Pasangan Calon (Paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Manado Nomor Urut 3 Mor Dominus Bastiaan-Hanny Jost Pajouw (Mor-HJP) berkomitmen menjadi orang yang paling melayani di Kota Doa dan Berkat.

Foto Simulasi Pencoblosan JPAR-Ai Sarat Rekayasa & Hoax

Wakil Ketua DPD Nasdem Kota Manado Arthur Rahasia secara tegas mengatakan, foto simulasi tatacara pencoblosan kertas suara yang dilakukan calon Wali Kota Manado Julyeta Paulina Amelia Runtuwene (JPAR) pada sesi closing statement acara debat publik yang dilaksanakan KPUD Kota Manado Selasa (24/11) malam yang beredar luas di publik adalah hoax dan sarat dengan rekayasa politik semata.